Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2
Berkumpul di keluarga Hillatop


__ADS_3

H-1 7 bulan Ayana dan Gao


Mansion utama All zigra Hillatop.


Hayat terlihat menatap sejenak bangunan rumah megah yang ada di hadapannya tersebut tanpa banyak bicara.


"Gugup?." Ahem bicara, meraih telapak tangan istrinya dan mmbiarkan diri menggenggam erat telapak tangan lembut tersebut.


"Apa daddy tidak akan mengusir ku?." Agak khawatir sebenarnya, tapi dia tetap nekat hadir di antara semuanya.


"Daddy tidak sekejam itu hmmm." Bisik Ahem pelan.


"Ohhh kalian sudah datang sayang?." Suara mommy Nadya memecah keadaan, wanita paruh baya lebih tersebut berdiri di depan pintu mansion, menyambut kedatangan Ahem dan Hayat dengan penuh antusias, dia memeluk menantunya erat begitu mendekati Hayat, menyentuh lembut perut Hayat secara perlahan.


Wanita itu mengajak menantunya untuk masuk ke dalam tapi Hayat belum berani menginjakkan kakinya ke dalam sana.

__ADS_1


"Kenapa sayang?." nyonya Nadya bertanya sembari mengernyitkan keningnya.


"Bagaimana jika-?,"


"No sayang, daddy All tidak seburuk itu, mana Hayat kami yang penuh percaya diri dan agak-agak gesrek?." Tanya mommy Nadya kemudian.


Mendengar apa yang diucapkan oleh wanita tersebut seketika membuat Hayat tersipu-sipu malu.


"Daddy All jatuh cinta pada gadis penuh semangat itu, dia sangat suka anak-anak yang begitu energik sayang." lanjut wanita tersebut lagi kemudian sembari dia menyentuh wajah Hayat dengan lembut disertai tatapan hangatnya.


mereka saling menetap antara satu dengan yang lainnya di mana mommy Nadya terus berusaha untuk meyakinkan Hayat, hingga pada akhirnya secara perlahan Hayat melangkahkan kakinya kedalam, mencoba meyakinkan diri agar dia kembali menjadi Hayat yang penuh percaya diri.


Didalam bisa dilihat bagaimana keramaian terjadi, besok adalah hari di mana perayaan 7 bulanan bayi Gao dan Ayana, semua orang jelas menyambut dengan sukacita.


"Oh my god." Nadine yang melihat kehadiran Hayat jelas aja begitu antusias langsung menyerbu sahabat nya tersebut.

__ADS_1


"aku menunggumu sejak kemarin, aku pikir apakah kamu tidak datang tapi ayah nabilang dia mengundangmu bersama kak Ahem." gadis itu terlihat sangat welcome menyambut kedatangannya, bukan lagi sepertinya Nadia sama sekali tidak mempermasalahkan hubungan dirinya dan juga Ahem kakak laki-lakinya.


sebenarnya saya belum tahu apakah adik-adik lain telah mengetahui pernikahan mereka karena sejauh ini yang mengetahui pernikahan mereka hanya mommy Nadya di keluarga Hillatop. Batu disusul kakek buyut Hillatop, bibi bon cabe level 50, kakak tua Ibra dan Grandma Hessa.


mendapat sambutan hanya dari sang adik ipar nya jelas saja membuatnya bahagia, Hayat langsung mendapatkan kembali semangat 45 nya, mereka berpelukan bahkan bercerita tentang beberapa hal di mana Nadine membawa dirinya menuju ke arah kursi sofa.


Hayat dan Ahem belum membicarakan soal kehamilan mereka juga jadi tidak ada yang tahu hingga hari ini jika dia tengah mengandung.


"tunggu dulu di mana Freya, dia pasti senang melihatmu di sini." Nadine meneliti seluruh ruangan dia mencari saudara kembarnya tersebut.


"mereka baru pulang dari Dubai dan sepertinya dia cukup kelelahan karena baru tiba kemarin." Lanjut Nadine lagi.


"tunggu di sini aku akan mencari diri nya." setelah berkata seperti itu Nadine beranjak pergi meninggalkan Hayat.


Bola mata Hayat sejenak mengikuti arah ke mana Nadine beranjak hingga pada akhirnya tanpa sengaja pandangan nya bertemu dengan seseorang.

__ADS_1


__ADS_2