
Ustad Farid pun akhirnya memutuskan untuk berangkat, jika di bilang sakit ya sakit tapi ia juga tidak bisa menyalahkan budhenya Anin. Budhe Anin hanya tengah mengungkapkan rasa kecewanya pada Anin karena lebih memilih dirinya.
Karena hari ini ia tidak punya jadwal di sekolah, ustad Farid pun memilih langsung ke ruko yang baru ia sewa. Rencananya hari ini beberapa baju busana muslim akan di datangkan ke ruko, beruntung di dalam ruko sudah ada beberapa rak baju yang di tinggalkan penyewa sebelumnya.
Sedangkan Anin, ia terpaksa menunda rencananya untuk ke tempat produksi kripik, ia menghubungi karyawannya untuk mehandle selama ia belum datang.
"Budhe tadi nggak ke rumah bapak dulu?" tanya Anin sambil meletakkan Secangkir kopi di atas meja.
Budhe Anin tengah menyandarkan punggungnya di sandara kursi sambil memijat pelipisnya,
"Kenapa? Nggak suka budhe ke sini?" tanya snab budhe sambil melirik sinis pada Anin.
Anin pun menghela nafas dan berdiri di belakang budhenya,
"Bukan begitu budhe. Biar Anin pijat budhe."
"Budhe tambah pusing lihat rumah kamu, kamu ini kok ya nggak pikir-pikir. Harusnya kalau beli rumah itu rundingan dulu, jangan langsung mau."
"Budhe sudah seneng pas bapakmu bilang kalau suami kamu yang ustad itu beli rumah, budhe kira nggak sekecil ini."
"Segini Anin sudah bersyukur, budhe. Anin dan mas Parid bisa tidur dengan nyenyak."
"Memang dengan bersyukur rumah bisa jadi besar, coba di pikir nanti kalau kalian sudah punya anak, memang mereka mau tidur di mana? Tadi budhe sudah keliling, kamarnya cuma satu yang satu malah di buat tempat komputer. Memang buat apa komputer, sok kaya saja. Barang nggak penting gitu nggak usah di beli, buang-buang uang saja."
"Itu buat kerja mas Parid budhe."
__ADS_1
"Ya ampuuun, jadi guru aja pakek komputer, pakek nyalur wifi segala, nggak ngerti aku mikirnya anak jaman sekarang."
"Itu buat live nya mas Parid, budhe." Anin hanya bisa menjawab sekenanya, mau ngotot sama budhenya, budhenya juga tidak akan mengerti.
"Alahhhhh, jadi mau jadi artis to? Wong nggak terkenal aja mana ada uangnya. Mending yang sudah kelihatan,"
"Maksud budhe apa?"
"Ya maksud budhe, coba kalau kamu nikahnya sama David. Di itu nggak perlu live live kayak Farid, toh dia juga sudah terkenal."
"Astaghfirullah hal azim, budhe. Sudah cukup budhe membandingkan mas Parid sama mas Dapid, nggak akan ada gunanya. Mau sekaya apapun mas Dapid, Anin tetaplah istri mas Parid. Anin harap budhe bisa terima ini."
"Yo wes lah mboh, sak karepmu. Wes Kono budal o, budhe mau istirahat."
Walaupun kesal akhrinya Anin meninggalkan budhenya sendiri di rumah. Ia juga akan semakin kesal kalau berlama-lama di rumah berdua dengan budhenya.
"Budhe tidur di sini?" Anin begitu tercengang saat budhenya sudah masuk ke dalam kamarnya.
"Memang kenapa? Memang kamu tiga kalau budhe tidur di luar. Ya biar suami kamu itu yang di luar." ucap budhe sambil merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
"Nggak pa pa dek, biar mas tidur di luar." ucap ustad Farid merelakan tempat tidurnya.
"Eh kamu mau ke mana?" tanya budhe lagi saat melihat Anin hendak ikut keluar.
"Tidur di luar sana mas Parid budhe."
__ADS_1
"Nggak sopan sekali, ada budhe di sini, memang kalian man ngapain?"
"Ya ti_dur budhe." jawab Anin ragu.
"Tidur sama budhe, budhe pengen di pijik kakinya."
Anin pun menoleh pada ustad Farid yang sudah berada di ambang pintu dan ustad Farid pun mengangukkan kepalanya.
"Mas keluar ya." pamitnya kemudian, dan ustad Farid pun benar-benar keluar.
Anin terpaksa kembali menghampiri sang budhe dan mulai memijit kakinya.
Setiap waktu Anin terus melihat ke arah jam, ia berharap budhenya segara tidur dan ia bisa meninggalkannya. Tapi budhenya terus saja bicara kesana kemari, meskipun tidak membicarakan tentang David lagi tetap saja membuat telinga Anin panas.
Hehhhhh ....
Anin menghela nafas lega saat memastikan jika budhenya sudah tidur lelap, jam sudah menunjuk ke angka sebelas.
Perlahan Anin keluar dari kamar dan mencari keberadaan sang suami. Ternyata sang suami tengah terlelap di depan tv, dengan beralaskan sebuah busa lipat.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar bisa up tiap hari
Follow akun Ig aku ya
__ADS_1
Ig @tri.ani5249
...Happy Reading 🥰🥰🥰...