
" Nona kita mendapat undangan penentuan penerima project itu nona ?"
" Benarkah?". Tanya steffi tidak percaya dia terlihat bahagia namun beberapa detik kemudian wajahnya berubah menjadi sedih dan marah karena dia takut bertemu dengan Mila lagi .
" Apakah kita mendapatkan project itu ?".
" Belum pasti nona ada dua perusahaan yang terpilih ".
" Siapa saja ?".
" Perusahan kita dan juga perusahaan tuan Edvan ".
" Edvan lagi ?, kenapa kita harus bertemu lagi dalam satu pekerjaan yang sebenarnya aku tidak ingin lakukan . Tapi bagaimana lagi aku butuh project ini ,jika tidak papa akan menjodohkan aku dan membuang ku begitu saja . Aku tidak mau itu terjadi ".
" Jadi bagaimana nona apa kita akan datang dalam acara tersebut?".
..
" Tentu saja ".
" Baik nona aku akan mengatur nya ".
****
" Tuan kita mendapatkan undangan penentuan penerima project baru tersebut ". tutur Riko
" Kapan acaranya?".
" Besok tuan ".
" Siapa saja perusahan yang menjadi pesaing kita?".
" Cuma dua perusahaan. Perusahaan kita dan juga nona Steffi ,".
.
" Jadi perusahaan dia terpilih juga ?".
." Iya tuan ".
" Baiklah siapkan semuanya !".
" Baik tuan ".
__ADS_1
****
Di suatu cafe
" Bagaimana Mila apa kamu sudah bertemu dengan Steffi ?". Tanya Erwin
" Sudah , aku sudah melakukan semua rencana kita ".
" Baiklah terimakasih Mila ".
" Tapi Mila besok kita akan menghadapi situasi yang akan lebih sulit lagi untukmu , apakah kamu sanggup ?".
" Semoga aku bisa mengatasinya "..
" Baiklah akan aku atur semua . Aku harap kamu bisa menguatkan dirimu karena besok kamu akan bertemu kedua orang yang telah melukai hati kamu ".
" Aku akan mencobanya. Dan saya harap kamu menempati janjimu !".
" tentu aku akan menepati janjiku , tapi sebelumnya aku akan tanyakan lagi kepadamu apa itu adalah keputusan yang terbaik untukmu ?".
" Aku sudah memikirkan baik-baik. Sebaiknya aku pergi dari kehidupan mereka agar batinku tidak tersiksa " .
" Apakah kamu sudah melupakan perasaan kamu terhadap Edvan ?, Apa kamu sudah tidak mencintai Edvan lagi ?".
" Entahlah aku tidak bisa menjawabnya saat ini , yang aku inginkan saat ini adalah ketenangan dan juga jauh dari mereka ".
" Aku meminta tolong kepadamu agar kamu tetap membantu menjaga adikku dan juga kakak ku".
" Tentu Mila aku akan menjaga mereka , Brian pun tidak akan tinggal diam jika terjadi apa-apa kepada mereka ".
" Terimakasih, aku percaya padamu juga kak Brian . Aku serahkan mereka pada mu !".
" Kamu tenang saja Mila aku akan menjaga mereka baik-baik sampai kamu siap kembali bersama kami ".
" Ok . Aku harus pergi dan akan aku siapkan besok bertemu mereka ".
" Ok Mila ".
*****
Keesokan harinya .
Pertemuan yang di adakan Erwin dalam rangka pemilihan untuk menerima project dihadiri dua perusahaan dan juga staf dari perusahan Erwin . Mila dan juga Rena datang sebagai perwakilan dari galeri .
__ADS_1
Identitas Mila pun sudah di ungkapkan ke publik.Beberapa orang yang kenal dengan Mila pun sangat terkejut karena mereka tidak menyangka bahwa Mila akan menjadi pelukis terkenal .
" Bukan kah itu Mila " . kata Tina saat melihat Mila di televisi dan beberapa surat kabar .
..
" Wah sekarang dia menjadi terkenal , sungguh beruntung nasib kamu Mila . Semoga kamu selalu sehat dan baik-baik saja ". Doa Tina
Dan beberapa orang yang dulu mencelakai Mila di cafe sangat terkejut dan takut mereka akan di laporkan atas perlakuan mereka terhadap Mila . Saat di cafe dan akan menjadikan dia wanita penghibur di klab malam .
Namun Mila bukanlah orang yang pendendam Mila lebih baik melupakan luka lama daripada harus mengungkit dan balas dendam . Hal itu malah membuatnya sakit hati.
Erwin ,Edvan ,Mila dan Steffi berada dalam satu ruangan dan satu meja dalam acara ini .
" Erwin ". Batin Steffi . Steffi sangat kaget dan ingin pingsan saat melihat Erwin ada dalam acara yang sama dengan nya apalagi saat assisten Erwin memperkenalkan bahwa dia adalah direktur utama perusahaan yang mempunyai projects
Steffi benar - benar tidak bisa berpikir lagi dia merasa terjebak dengan semua ini .
" Erwin apakah kamu menjebakku dan membohongi ku ?. Kenapa kamu berpura-pura menjadi miskin dihadapan ku ?. Apa mau kamu Erwin ?" gerutu Steffi dalam hati dia ingin memaki Erwin namun karena ini dalam publik Steffi hanya bisa menahannya.
Sedangkan edvan sudah tahu semua tapi dia tidak tahu siapa yang akan menerima project ini .
Mila merasa canggung berada diantara mereka namun Mila mencoba mengendalikan dirinya . Mencoba bersikap baik-baik saja walaupun dia merasa tidak enak berada diantara Edvan dan juga Steffi .
Sebenarnya dia tidak tahu harus berbuat apa , namun dia berusaha bersikap sewajarnya .
Erwin berusaha menahan rasa rindu dan juga rasa cintanya kepada Steffi dia bersikap biasa-biasa saja dan berpura-pura dia tidak mengetahui bahwa mereka adalah peserta dalam projects ini .
Erwin benar-benar berusaha sebaik mungkin berpura - pura baik-baik saja padahal dia ingin menangis dan memeluk Steffi . Namun demi untuk menyadarkan Steffi dia mencoba menahan sekuat tenaga . Mengabaikan semua perasaannya dan bekerja seprofesional mungkin .
" Baiklah karena hasil voting dan juga melihat dari jawaban kedua belah pihak maka kami akan memutuskan perusahaan siapa yang akan maju ke tahap kontrak ". Kata Erwin memulai acara ini
Mereka yang berada disana harap-harap cemas berharap perusahan nya yang terpilih. Mereka mendengarkan dengan tenang pengumuman yang di bacakan oleh Erwin selaku direktur utama .
Wajah mereka terlihat sangat cemas . Apalagi Steffi dia sangat berharap dia mendapatkan projects ini agar terlepas dari perintah sang ayah untuk menikahi orang yang tidak dia cintai. Dan bisa membantu perusahaan nya dalam status mendekati kebangkrutan .
Edvan juga berharap dia mendapatkan projects ini agar perusahaan nya lebih terkenal dan juga mendapatkan kesuksesan.
****
#
Siapa ya yang mendapatkan projects ini ? penasaran yuk ikuti episode berikutnya.
__ADS_1
salam hangat dari aku
semoga kalian suka dengan cerita .