Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Pertemuan Erwin dan Steffi


__ADS_3

Saat nya acara yang sangat di tunggu dan menebarkan. Erwin mengumumkan bahwa pemenang projects ini ada perusahaan Edvan di lihat dari point saat menebak makna lukisan dan juga banyak point' yang lebih unggul daripada perusahaan Steffi .


Steffi benar-benar kecewa dia merasa bahwa mereka bersekongkol untuk membuat steffi kalah dan malu .


" Dasar brengsek!! , ini benar - benar tidak adil mungkin mereka bersekongkol". Gerutu Steffi kemudian dengan raut wajah marah dan jengkel Steffi meninggalkan ruangan .


Saat dia keluar dia berpapasan dengan Mila .


" Apa ini rencana kalian ?". tanya Steffi dengan tatapan tajam penuh amarah .


" Hah... apa kamu selemah ini hingga tidak mampu mengalahkan suami kamu sendiri ?. Dan apakah kalian memang bermusuhan hingga menuduh kita semua bersekongkol ?". Jawab Mila tidak kalah sengitnya .


" Dasar wanita licik !". Kata steffi sambil melayangkan tangan nya untuk menampar Mila . Serasa tidak pernah kapok Steffi ingin menyakiti Mila .


Namun tangan Steffi tidak jadi mendarat di pipi Mila karena tangan Steffi di tahan oleh Erwin.


" Erwin ??".


" Mila sebaiknya kamu pergi , aku ingin bicara dengan Steffi ".


" Baiklah aku harap kamu bisa mengatasi wanita ini ". Jawab Mila dengan ketus.


" Apa ?? , dasar kau wanita ****** !". Maki steffi namun Mila tidak memperdulikan makian Steffi dan meninggalkan Steffi bersama Erwin .


" Steffi .. ".


" Apa yang kamu inginkan ?. Apa yang kamu rencanakan Erwin ?". tanya Steffi


Namun Erwin hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari Steffi . Ada sedikit sedih ,luka dan kecewa di hati Erwin yang ingin dia ungkapkan.Apalagi rindunya yang menggebu ingin dia utarakan namun rasanya tak sanggup saat melihat mata Steffi .


Steffi pun sama ada rasa benci ,marah dan kecewa yang ingin dia ungkapkan. Begitupun dengan rasa rindu yang selama ini dia pendam untuk Erwin ingin dia ungkapkan namun rasa kecewanya lebih besar dari pada rindunya .

__ADS_1


" Jawab aku Erwin apa mau kamu ?, kamu menyamar menjadi assisten ku dan melakukan hubungan itu dengan ku dan sekarang kamu muncul dengan jati dirimu yang asli dan ingin menghancurkan aku . Apa yang kamu inginkan Erwin ?". tangis Steffi pecah dia benar - benar tidak bisa menahan rasa marah dan kecewanya .


Erwin sungguh tidak tega melihat mata Steffi yang berlinang airmata dengan cepat dia memeluk Steffi .


" Steffi kamu harus tahu aku mencintaimu".kata Erwin sambil memeluk Steffi dan mengusap lembut rambut Steffi .


" Cinta ? Apa kau bilang cinta ?. Apa kamu sudah gila ?". Kata steffi sambil berusaha lepas dari pelukan Erwin .


" Kamu bilang mencintai ku ? Apa aku tidak salah dengar Erwin ?. Apa ini yang dinamakan cinta ?. Dimana kamu saat aku butuh kamu ? . Saat aku dalam keterpurukan ?".


" Steffi dengarkan aku !". Erwin meraih wajah Steffi dan mengusap lembut airmata Steffi .


" Apa yang perlu aku dengar saat ini Erwin ?. Aku sudah muak !". Steffi menipis tangan Erwin yang mengelus lembut pipi Steffi .


Steffi ingin pergi meninggalkan Erwin namun dengan kuat Erwin menariknya dan kembali lagi Steffi ada di pelukan Erwin . Karena Erwin yang benar - benar tidak tahan menahan gejolak rindunya dia meraih wajah Steffi dan ******* Cherry kecil nan lembut dan merah milik Steffi dia begitu menikmati setelah sekian lama dia menahan nya .


Begitupun Steffi dia sungguh terbawa dalam hangatnya sentuhan Erwin dan hanyut dalam setiap ******* hingga dia menikmatinya . Benar - benar kedua kekasih yang sedang meluapkan rasa rindunya hingga mereka lupa tentang rasa marah dan kecewanya .


" Erwin sudah lepaskan aku !". Steffi mencoba paksa dari perasaan nya yang telah hanyut.


Seperti sedang di hipnotis Steffi pun ikut bersama Erwin ke dalam ruangan nya .


" Duduklah Steffi !". Suruh Erwin.


" Apa yang kau rencanakan Erwin ?. Dan apa yang kamu mau dari ku ?".


" Tenang lah Steffi aku tidak akan menyakitimu karena aku mencintaimu!".


" Sudah cukup dengan kata cinta Erwin . Aku sudah muak !".


" Baiklah aku melakukan ini demi kebaikanmu".

__ADS_1


" Kebaikan ku ?". Apa kamu kira ini baik bagi ku ?. Kamu tahu jika aku tidak mendapatkan project ini aku akan di jodohkan dengan orang yang tidak aku cintai . Jika aku tidak mau maka aku siap-siap menjadi miskin . Dan kamu tahu aku tidak bisa seperti itu ?".


" Itu yang aku inginkan ".


" Apa kau bilang itu yang kamu inginkan ? , apa kau ingin aku hancur . Apa ini yang dinamakan cinta ?" .


" Ya inilah cinta Steffi . Aku benci kamu yang selalu menuruti semua keinginan papa kamu yang selalu menjadi bidak caturnya . Dan selalu menjadikan keinginan kamu yang harus terpenuhi dan kamu tidak pernah memikirkan perasaan orang lain . Apa kamu pernah berpikir untuk tidak menjadi bidak catur papamu dan hidup dengan seperti yang kamu inginkan ?. Apa kamu pernah berpikir bahwa keinginan kamu bukanlah yang terbaik untuk mu dan harus kamu dapatkan bagaimana pun caranya. Apa kamu pernah memikirkan perasaan orang lain saat kamu menyakiti mereka. Steffi ?". cecar Erwin


Dan membuat Steffi terdiam , dia tidak bisa menjawab satu pertanyaan pun dari Erwin .


" Apa kamu bisa menjawab pertanyaan ku Steffi ?,jika kamu bisa menjawab nya aku akan menjawab pertanyaan mu ".


Steffi diam dan dia duduk termenung di kursi entah sekarang yang ada didalam pikiran Steffi .


" Apa kamu pernah berpikir bahwa Edvan juga tersiksa harus menuruti kemauan kamu dan juga papa kamu menjadi suamimu ? . Dan apakah kamu pernah berpikir bagaimana keadaan Mila saat kamu menabraknya. Apa kamu puas dengan semua yang kamu lakukan Steffi ?. Apa kamu tidak pernah merasa bersalah dengan mereka ?".


" Mila yang telah merebut Edvan dari ku ?".


"Apa kau yakin dia yang telah merebut nya dan apakah kamu yakin kamu mencintainya bukan hanya keinginan mu untuk memiliki Edvan Steffi ?".


" Hah... Diam.. !". Teriak Steffi dia merasa frustasi sambil bercucuran airmata .


" Coba pikirkan lagi apa yang telah kamu perbuat steffi hingga saat ini dan alasan ku kenapa melakukan hal ini ?. Aku berharap kamu sadar Steffi dengan semua perbuatan kamu !".


" Sudah cukup Erwin !. Aku akan pergi ". Teriak Steffi sambil meninggalkan Erwin yang juga menangis .


" Aku akan tetap menunggu mu Steffi , karena aku mencintaimu".


Steffi terhenti sejenak kemudian kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan ruangan Erwin . Dan di setiap langkah dia teringat dengan perkataan Erwin yang membuat Steffi bingung . Hingga dia terus mengurung diri didalam kamar meresapi setiap perkataan Erwin .


####

__ADS_1


Happy reading


semoga suka dengan cerita nya 😘


__ADS_2