
" Tuan saya menemukan hal yang mencurigakan". Riko sambil memberi berkas kepada Edvan .
Edvan menerimanya dan meneliti berkas tersebut.
" Saya menemukannya ketika tadi bertabrakan dengan asisten nyonya Steffi dan berkas ini sengaja saya tukar dengan berkas kosong ".
Edvan masih serius meneliti berkas dan matanya mulai membulat raut wajahnya memerah penuh kemarahan .
" Dasar brengsek... mereka mempermainkan kita ". Edvan meremas berkas tersebut dan membawa nya pergi .
Steffi yang sedang berbahagia karena berhasil mendapatkan project dan juga kepercayaan papa nya sedang berpesta dan minum-minum dengan asistennya.
" Nyonya .. anda sudah mabuk sebaiknya anda berhenti minum ". Erwin yang diam-diam mengikuti Steffi segera menghentikan Steffi yang nampak mabuk berat karena dia sangat kuatir dan menyayangi Steffi .
"Kamu siapa ?.. Oh kamu Erwin haha..haha.. kenapa kamu ada disini kamu kangen sama aku ya ..hahaha..". Dengan keseimbangan tubuhnya yang sudah tidak bisa dikendalikan Steffi berdiri dan mengelus pipi Erwin
" Nyonya mari saya antar ke kamar ". ajak Erwin
" Tidak..tidak aku masih ingin minum dan bersenang - senang". Masih dengan sempoyongan dia kembali ke mejanya.
Sedangkan assisten nya hanya tersenyum dan lemas di kursinya karena mabuk dan tidak menyadari bahwa berkas itu tertukar.
Edvan datang dengan membawa berkas tersebut dan melempar ke atas meja Steffi .
" Steffi kenapa kamu lakukan ini kepadaku ?".
" Oh ..sayang ku datang , kenapa sayang ..?". Dengan manjanya dia bergelayutan di tangan Edvan dengan keseimbangan tubuhnya yang tidak bisa di kendalikan.
" Dasar brengsek... pergi dari ku dan lihat kamu akan menerima akibat dari perbuatan mu Steffi !". Edvan menyeringai dan melepas tangan Steffi dengan kasar kemudian pergi .
__ADS_1
" Edvan ...Edvan .. tunggu sayang".
Asisten Steffi membuka berkas tersebut dan dia langsung terkejut . " astaga...". dia menutup mulutnya dengan tangan.
" Ada apa ? ,apa yang terjadi ? Steffi merebut berkas tersebut". masih dengan keseimbangan tubuhnya yang tidak bisa di kendalikan.
" Astaga ..apa ini ?". mata Steffi membulat tajam menatap ke arah asistennya.
" Maaf nyonya sungguh saya minta maaf saya tidak tahu dan tidak sengaja nyonya!". Asistennya sedikit sadar dan meraih kaki Steffi untuk memohon ampunan.
" Dasar tidak berguna , enyah kau brengsek ..!". sambil menendang asistennya.
Erwin segera menyuruh pelayan membawa assisten tersebut yang tergeletak di lantai ke kamarnya .
Sedangkan Steffi masih duduk di kursinya sambil memegangi kepalanya dia nampak frustasi dan kesal .
" Nyonya sebaik anda istirahat kita cari jalan keluar nya besok !". bujuk Erwin .
Erwin menghampiri Steffi ingin menenangkan nya namun Steffi segera berdiri dan tiba-tiba dia terjatuh dan pingsan .Erwin segera menangkap tubuh seksi nan mempesona itu dan membawanya ke kamarnya.
####
Edvan sedang membereskan semua barangnya pagi ini dia berniat akan pulang dan memberitahukan semua kepada pak Albert tentang kecurangan Steffi dan juga papa nya.
Tiba-tiba Steffi masuk kedalam kamar dan meminta maaf kepada Edvan .
" Edvan dengar kan aku ini salah paham ,aku bisa jelasin semuanya ".
" Semua sudah jelas Steffi tidak perlu di jelaskan lagi ".
__ADS_1
" Tunggu Edvan !, aku .. aku .. melakukan ini demi kamu ".
" Demi aku ..? ". mata Edvan membulat dan menatap tajam Steffi
" Iya Edvan aku butuh perhatian kamu dan kasih sayang kamu aku melakukan ini untuk merebut hati kamu dan kemudian kita kerjakan project ini bersama ". Steffi mengelus bahu Edvan
Edvan menepis tangan Steffi
" Ini bukan cara yang benar Steffi dan aku akan menceraikan kamu saat aku pulang nanti ". sambil menunjuk ke Steffi kemudian pergi .
" Edvan tunggu jangan ceraikan aku ..! ". Steffi mengejar Edvan dan menghalangi dia pergi dan melipat kedua tangannya untuk memohon .
Namun Edvan tidak perduli kembali dia menepis Steffi dan pergi begitu saja .
" Edvan... Edvan... tunggu ". teriak Steffi .
Steffi menangis dan meringkuk dilantai meratapi nasibnya .
Erwin yang melihat kejadian itu segera mendekati Steffi dan mengangkat nya serta memeluk nya .
" Nyonya tenanglah , sebaiknya kita pulang dan mencari jalan keluar lagi nyonya ".
" Tidak.. tidak ...ini gara-gara wanita ****** itu .Aku akan membuat dia menyesal telah merebut Edvan dari tangan ku ". Steffi melotot dan giginya gemertakan dia bangkit berdiri dan berjalan cepat menuju kamarnya.
Erwin membuntuti nya dia takut Steffi melakukan hal yang berbahaya .
Edvan langsung ke bandara dan terbang pulang untuk menemui pak Richard dan ingin mengutarakan keinginannya untuk bercerai dengan Steffi setelah dia membongkar semua kebusukan Steffi dan papanya . Meraka hanya berniat menguasai semua perusahan Pak Richard dan juga Edvan .
###
__ADS_1
Hai readers selamat membaca ya 😘😘
jangan lupa dukung author ya biar semangat terus 🤭🤭