Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Steffi di penjara


__ADS_3

" Edvan bolehkan aku bicara sebentar?". tanya Erwin saat datang ke kantor Edvan .


" Apa ini tentang steffi ?". Edvan malah balik bertanya kepada Erwin


" Jadi kamu sudah melihat berita itu ?".


" Iya aku sudah melihat nya , Apa rencana kamu ? ".


" Aku masih belum punya rencana apapun ".jawab Erwin sambil menghela nafas panjang sedikit merasa kecewa dan juga sedih karena dia tidak bisa membantu Steffi walaupun ini memang yang dia inginkan .


" Ada sesuatu untuk mu , ini diberikan oleh Steffi kepada Mila malam tadi sebelum dia menyerahkan diri dan dia meminta maaf kepada Mila ". Ucap Erwin sambil memberikan bukti yang diberikan Steffi


" Steffi minta maaf kepada Mila ?.Apa aku tidak salah dengar ?. Padahal Steffi adalah orang yang pantang minta maaf lebih dahulu apalagi kepada Mila ". Edvan terkejut dengan kelakuan Steffi yang tidak terduga


" Iya benar dia datang menemui Mila ".


" Wah gila !!. Mungkin dia benar - benar sudah berubah ".


" Iya mungkin saja . Dia juga memberikan bukti perebutan perusahan kamu yang dilakukan pak Pongky papa Steffi ".


" Wah .. ini benar - benar sudah gila sampai dia berani mengkhianati papanya sendiri . Apa Pongky sudah tahu tentang ini semua ? Jika dia tahu pasti habis Steffi . Apa kamu bisa melindungi Steffi?". tanya edvan mengkhawatirkan tentang Steffi karena dia tahu pak Pongky akan melakukan apapun demi melindungi dirinya sendiri .


" Aku masih belum tahu soal itu karena aku juga belum menemui Steffi ".


" Gawat ini, sebaiknya kita temui dia !". Edvan nampak panik karena khawatir hingga dia lupa menanyakan tentang Mila .

__ADS_1


#####


" Steffi apa kamu sudah tidak waras ?". Tanya pak Pongky saat menjenguk Steffi di kantor polisi .


.


Steffi tidak menjawab pak Pongky dia hanya terduduk lemas dan malas untuk berkata-kata.


" Aku sudah menyiapkan beberapa pengacara untuk mu ,jangan lakukan apapun tanpa perintah ku dan jangan katakan apapun,biarkan mereka yang mengurusnya . Kamu cukup menurut saja . Mengerti !!". tutur pak Pongky dengan tegas dan penuh amarah.


" Sudah lah papa tidak usah membawa pengacara untuk aku . Buat apa ? . Aku sudah menyerahkan diriku atas semua kesalahan ku kenapa aku harus menerima pembelaan . Aku sudah muak hidup dalam rasa bersalah. Menyakiti dan merebut milik orang lain yang bukan milik kita . Aku sudah muak dengan semua itu . Papa tahu aku hidup dalam penderitaan selalu di hantui rasa bersalah setiap malam karena apa yang sudah aku lakukan pada mereka yang telah aku sakiti . jadi aku mohon biarkan aku menebus semua ini !". Ungkap Steffi dengan tatapan penuh kesedihan dan juga menyedihkan penuh rasa bersalah .


" Apa kamu sudah gila !Semua pengakuan kamu hanya akan membuat nama baik kamu hancur,nama keluarga dan juga perusahan. Apa kamu akan menghancurkan semua . Dan satu hal lagi yang perlu kamu ingat , aku tidak akan membiarkan itu semua . Siapa pun penghalang nya akan aku singkirkan termasuk kamu !". Ancam pak Pongky dengan tatapan penuh amarah . Kemudian meninggalkan Steffi yang menatap dia penuh kekecewaan karena papanya tidak pernah mau berubah .


" Bukan kah dia Erwin assisten Steffi ? Kenapa dia bersama dengan Edvan ?". tanya pak Pongky kepada asisten nya saat melihat mereka berdua juga ada di kantor polisi.


" Jadi dia adalah orang kaya . kenapa dia menyamar jadi orang miskin dan menjadi asisten Steffi ?. Selidiki dia !". perintah pak Pongky sambil memakai kaca mata hitamnya kemudian masuk kedalam mobilnya.


" Baik tuan !". Jawab assisten pak Pongky sambil membukakan pintu mobil untuk nya .


Singkat cerita mereka berdua sudah menemui Steffi dan mereka tidak tahu bahwa pak Pongky melihat mereka disini ,dan sudah menyuruh orang untuk memperhatikan mereka .


"Steffi apa keputusan kamu sudah bulat ?". Tanya Erwin sedikit khawatir.


" Bukan kah ini yang kamu inginkan ?. Aku sadar dengan kesalahan ku . Dan kamu tidak usah kuatir aku tidak akan mengatakan bahwa aku sedang bersama kamu saat itu ".

__ADS_1


" Bukan seperti itu yang aku maksud Steffi . Aku sangat kuatir kepada mu aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan kamu ". elak Erwin yang sebenarnya dia tidak mau Steffi berada di penjara walaupun sudah seharusnya dia bertanggung jawab. Yang Erwin inginkan adalah Steffi meminta maaf kepada Mila dan merubah semua sifat serakah nya dan sadar atas kesalahannya,tidak mengulangi lagi dan menjadi orang yang bertaubat atau baik .


" Kamu tidak perlu kuatir aku merasa senang karena aku bisa mempertanggung jawabkan semua kesalahan ku ". Jawab Steffi dengan senyum kecut di bibirnya .


" Steffi aku juga harus bertanggung jawab dan salah karena telah membiarkan mu menabrak Mila dan menemani mu waktu itu ,aku kan menyerah diri juga ". .


" Apa kamu sudah gila !, itu hanya akan membuat kamu hancur dan kehilangan semuanya .biarkan aku yang menanggungnya karena aku yang menabrak nya dan waktu itu kamu sudah melarang ku ".cegah Steffi saat Erwin juga ingin menyerahkan diri.


" Sudah jangan berdebat !. Ini bukan saatnya kalian berebut untuk masuk penjara dan bertanggungjawab. Yang harus kita pikirkan adalah solusi terbaik untuk kita semua . Aku juga merasa salah karena membuat Steffi cemburu waktu itu dan membuat Steffi ingin membunuh Mila. Disini kita semua bersalah . Jadi bukan saatnya kita berebut tapi bagaimana kita mendapatkan solusi terbaik dan jalan yang tebaik untuk kita ". Tutur Edvan menengah i mereka yang merebutkan masuk penjara.


"Apakah kamu punya solusi ?". tanya Erwin sambil melirik ke arah Edvan .


" Aku belum menemukan solusi yang tepat tapi untungnya bukti rekaman itu masih ada ditangan kamu kan ?". tanya edvan sambil menatap Erwin .


" Iya masih ada. Mila memberikan lagi kepadaku tadi siang sebelum dia ...". Jawab erwin namun kemudian katanya terpotong karena teringat janjinya tidak akan mengatakan kepada siapapun kalau dia akan pergi .


" Sebelum dia .. Apa.. ?". Edvan penasaran .


" Oh . Maksud aku sebelum dia memberikan bukti itu dia menyerahkan rekaman yang aku berikan padanya ". elak Erwin dengan sedikit gugup karena berbohong .


" Oh jadi begitu ".


" Lalu sekarang kita harus bagaimana?". Tanya Erwin sedikit frustasi memikirkan keadaan Steffi didalam penjara.


#####

__ADS_1


happy reading


semoga suka dengan cerita nya 😘😘


__ADS_2