
Edvan sudah sampai di bandara dan segera bergegas menemui pak Richard.
" Tuan anda sudah pulang?". tanya sekretaris pak Richard ketika Edvan sudah berada di depan ruangan pak Richard.
" Iya .. papa ada didalam ?".
" Iya tuan , Pak Richard sedang menunggu anda . silahkan masuk ?".
" Ok ". Edvan segera masuk kedalam ruangan pak Richard.
Nampak pak Richard sedang fokus dengan laptopnya .
" Pa ... ". Sapa Edvan .
" Edvan .. duduk lah aku ingin bicara dengan mu !".
Edvan duduk di sofa di sebelah meja pak Richard . Kemudian pak Richard menyusul duduk di sofa bersebrangan dengan Edvan .
" Apa kamu ingin menceraikan Steffi ? ".
" Papa sudah tahu?. Darimana papa tahu rencana Edvan ?". alis Edvan sedikit menyatu menandakan dia penasaran darimana papa nya tahu tentang rencananya.
" Steffi menelepon papa . Kenapa Edvan?. Apa kurangnya Steffi . Dia beautiful, smart ,elegan apa lagi yang kurang dari dia . Dia juga baik ingin berbagi project dengan mu , menolong perusahaan kita disaat keadaan sulit seperti ini , apalagi yang kurang dengan dia ? . Papa tidak akan mengizinkan kamu bercerai dengan dia , titik ".
" Tapi pa ..".
" Tapi apa lagi Edvan ?".
" Steffi bukan seperti yang ayah kira ,dia adalah wanita licik ".
" Licik kenapa Edvan ?. Dia melakukan nya demi mendapatkan perhatian mu . Dan satu lagi papa tidak mau kamu membicarakan rencana cerai mu lagi ,papa tidak akan setuju ".
" Papa sudah tahu tentang kelakuan Steffi di luar negeri yang dengan licik mendapat kan project kita ?, dan papa membiarkan semua ini terjadi ?".
" Papa sudah tahu Steffi sudah menjelaskan semuanya dan dia lakukan demi kamu demi. mendapatkan perhatian mu dan buktinya dia berbagi project dengan kita ".
" Pa ini tidak benar cara dia sudah salah ingin mendapatkan perhatian ku tapi dia merebut semua project kita dan seolah -olah menjadi seorang pahlawan dan berbagi project dengan kita. Aku tidak menyukai caranya . Mungkin jika ini tidak ketahuan maka dia akan melanjutkan aksinya perlahan - lahan merebut semuanya dari kita ".
__ADS_1
" Edvan stop . Jangan negatif thinking berpikirlah jernih dia istrimu buat apa dia merebut semua dari suaminya . Jika kamu miskin dia juga akan miskin kan ".
" Pa please dengar Edvan kali ini !".
" No, keputusan papa sudah bulat dan kamu wajib mematuhinya !".
" Baik .. baik pa satu kali ini saja Edvan akan mematuhi nya namun jika terbukti satu kali lagi maka Edvan tidak akan mematuhi papa lagi . Dan jika papa memaksa maka papa akan kehilangan Edvan selamanya ". tatapan Edvan tajam penuh ancaman yang sepertinya bukan main - main .
..
Kemudian Edvan berdiri dan bergegas meninggalkan pak Richard . sedangkan pak Richard masih tertegun dengan perilaku Edvan yang tiba-tiba berani mengancamnya .
###
Sementara Steffi bergegas pulang dan sudah sampai di bandara . Sedangkan Erwin tetap setia mendampingi Steffi ,Erwin kuatir Steffi melakukan hal-hal yang tidak bisa di kendalikan.
"Aku akan membuat perhitungan dengan mu wanita ****** ". umpat Steffi di sepanjang jalan .
Steffi melajukan mobilnya dengan kencang menuju apartemen Edvan .
" Nyonya anda mau kemana ?". tanya Erwin kuatir
" Nyonya jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan nyonya ,sebaiknya nyonya pikirkan baik - baik !".
" Diam ". sentak Steffi dan membuat Erwin terdiam .
####
" Non , bibi keluar sebentar ya mau beli sesuatu ".
"Biar saya saja Bi yang keluar aku juga ingin membeli sesuatu . Bibi lanjutkan memasaknya ya !".
" Tapi non , saya kuatir jika nona harus keluar sendiri ".
" Tidak apa-apa Bi. Cuma didepan apartemen saja supermarket nya tidak jauh-jauh dan Mila janji segera pulang ". Mila sambil tersenyum manis merayu Bi inem .
" Baiklah non. hati-hati ya !".
__ADS_1
" Ok Bi ".
Mila bergegas keluar dan menuju ke supermarket di depan apartemen .Setelah mendapat keperluannya semua Mila pun bergegas menuju kasir dan membayarnya .
" Sudah dapat semua , baiklah sekarang kita balik ke apartemen ". Mila berbisik sendiri .
Namun di tengah jalan ketika Mila menyeberang Mila terkejut ada satu mobil yang melaju dengan kencang menuju kearahnya .
" Wanita ****** itu, akan aku tabrak dia ". Gerutu Steffi kita dia melihat Mila yang sedang menyeberang.
" Nyonya kendalikan emosi nyonya .jangan lakukan itu nyonya . " Larang Erwin yang sudah berkeringat dingin.
Steffi tidak perduli dengan larangan Erwin dia sudah di butakan oleh api kemarahan hingga dia tidak mampu mengendalikan emosinya . Dia menancapkan gas nya .
Braaakkkk...
Barang Mila tercecer dijalan , tubuh Mila terlempar dan terkulai bersimbah darah .
Tangan Steffi gemetar mobilnya terhenti dia sedikit ketakutan dan tidak bisa mengendalikan diri nya.
" Nyonya , apa yang kau lakukan ?". Erwin kalut ,cemas ,campur aduk.
Steffi terdiam dia menatap tangannya .
" Nyonya cepat pergi , sebelum ada orang yang mengetahuinya!".
Steffi masih shock dia masih kalut .
" Nyonya ayo pergi! ".
Steffi kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .Mereka meninggalkan Mila yang terkapar bersimbah darah yang tergeletak di jalanan. Sementara suasana sepi dan tidak ada seseorang pun yang melihatnya .
####
Ih.. ngeri ya ..bagaimana dengan keadaan Mila selanjutnya ya ??..
Penasaran dong ..???
__ADS_1
yuk ikutin terus part selanjutnya ya !!