Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Hari Minggu


__ADS_3

Dengan mengendap - endap salsa masuk kedalam rumah . Dia pelan - pelan menutup pintu berharap penghuni rumah tidak akan tahu kedatangan nya . Namun beberapa langkah Salsa terhenti karena dihadang oleh sosok yang membuatnya terkejut .


" Aduh... ". kata salsa sedikit berteriak karena terkejut .


" Ada apa kak ? ada hantu ya ?". jawab Raisya sambil menengok ke kanan dan ke kiri .


" Kamu hantunya ". batin Salsa .


"Tidak hanya terkejut saja , kenapa kamu ada disini ? ". sambil mengusap dadanya .


" Menunggu kakak".


" Kenapa ?".


" Karena takut terjadi sesuatu dengan kakak jadi aku menunggu kakak pulang ". jawab Raisya dengan polosnya .


" Oh begitu , sekarang sudah tahu kan kakak tidak apa-apa sebaiknya kamu tidur ya !". kata Salsa dengan lembut sambil mengelus punggung Raisya dan juga menebarkan senyum di bibirnya.


" Baiklah kak aku tidur dulu ya , kakak juga jangan lupa cepat tidur . Besok kakak kan harus kerja !".


" Iya .. iya .. ini kakak juga mau langsung ke kamar ".


" Ok kak. Raisya tidur dulu ya ,selamat malam".


" Selamat malam Raisya ".


Raisya menuju kamarnya sedangkan Salsa menghela nafas panjang sambil mengelus dadanya merasa lega .


####


Hari Minggu


Pagi yang cerah Salsa bangun dengan malas dia memang sudah berniat untuk malas - malasan hari ini karena hari Minggu dia ingin bersantai dengan adik-adiknya dan ingin mengajak mereka jalan-jalan.


Salsa menuruni tangga dengan baju tidurnya , rambut yang masih berantakan dan juga wajah yang masih malas .


" Mbk . masak apa hari ini ? ". tanya salsa sambil menguap .


" Pagi ..". sahut Brian yang sedang duduk di meja makan dengan Raisya dan juga Mila .


" Hah... " Salsa terkejut dan sontak menutup wajahnya dan berlari kembali ke kamar.


" Kenapa dia ada disini sepagi ini sih ?". tanya salsa sendiri sambil bersandar di pintu .


" Oh iya aku lupa dia kemarin bilang akan mengajak ku kerumah tuan besar . Aduh bagaimana ini ".Salsa panik sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Huft.. tenang ...tenang kita mulai dengan memilih baju kemudian mandi dan make up ". Salsa menarik nafas nya dalam - dalam dan mengeluarkan nya mencoba menenangkan kepanikannya


" Kenapa kak salsa panik ketika melihat kakak?". tanya Raisya dengan polosnya .


Brian hanya tersenyum manis tanpa menjawab pertanyaan Raisya .


" Mungkin dia terkejut , sudah kamu habiskan sarapan nya kemudian belajarlah besok kamu kan ada test". Sahut Mila .


" Oh besok kamu ada test masuk kuliah ya ?". tanya Brian

__ADS_1


" Iya kak". jawab Raisya.


" Belajar yang rajin ya biar lolos !".


" Siap kak ".


" Hari ini akan pergi kemana kak dengan kak salsa ?". tanya Mila .


" Oh itu , kemarin aku sudah janjian dengan kakek ku untuk mengajak Salsa bertemu untuk membicarakan beberapa pekerjaan ". jawab Brian sedikit gugup .


" Oh begitu ".


" Oh iya besok kamu kontrol ke rumah sakit ya ? ". tanya Brian mengalihkan pembicaraan agar mereka tidak curiga .


" Iya benar kak".


" Siapa yang akan mengantarkan, sepertinya besok salsa ada rapat dan Raisya ada test ?".


" Saya bisa sendiri kak di dampingi oleh mbak dan juga sopir kak Salsa ".


" Baiklah kalau kamu bisa sendiri . Kalau kamu perlu bantuan jangan sungkan telepon aku jika salsa atau yang lain sibuk , aku usahakan untuk datang membantu ".


" Terima kasih kak . Kak Brian sama kak Salsa sudah banyak membantu . Aku dan juga Raisya tidak tahu harus bagaimana untuk membalas semua kebaikan kalian ".


" Sudah lah tidak perlu di pikirkan lebih baik kamu pikirkan kesembuhan mu dan juga pendidikan untuk Raisya . Sudah .. sudah ayo kita lanjutkan makan . Tidak usah menunggu Salsa mungkin dia sibuk memilih baju hahaha... ". canda Brian sedikit mencairkan suasana.


" Iya kak benar kak Salsa lama kalau pilih baju hahaha.. ". sahut Raisya yang setuju dengan candaan Brian .


-----


Dia memilih baju yang sederhana dan casual karena melihat acaranya berkunjung kerumah kakek di hari Minggu yang tidak terlalu formal jadi dia memakai baju santai .


" Baiklah kita mandi sekarang ".


Salsa menuju kamar mandi , namun melihat keadaan kamarnya berantakan karena baju - baju yang berserakan karena dia membongkar semua koleksi bajunya .


Sesuai mandi dia duduk didepan cermin untuk memoles wajah nya . Dia memakai riasan yang tidak terlalu tebal namun masih terlihat cantik dan anggun .


" Kak Salsa lama sekali ya , hampir satu jam belum keluar kamar ". Raisya.


" Masih pake make up kali , sudah kamu masuk kekamar saja belajar !". suruh Mila .


"Baiklah kak. Kak Brian aku kekamar dulu ya . sabar ya nungguin kak salsa hehehe... ". canda Raisya menggoda Brian .


" Hahaha... kamu bisa aja Raisya ".


Raisya tersenyum lepas lagi kemudian berjalan menuju kamarnya .


" Kak apa perlu aku panggilkan kak salsa ? ". tanya Mila .


" Tidak .. tidak perlu aku tunggu saja tidak apa-apa".


" Baiklah kak, aku tinggal ke taman belakang ya ada sesuatu yang harus aku kerjakan".


" Baik ...baik .. Mila . kamu tidak perlu kuatir".

__ADS_1


Mila meninggalkan Brian yang masih duduk dengan santai di meja makan .


Beberapa menit kemudi Brian sepertinya sudah tidak sabar hingga dia berpindah tempat di ruang tengah .


" Lama sekali dia ?".


-_------_--


" Baiklah sudah selesai ". kata Salsa sambil berdiri di depan cermin memutar badannya dan mengambil tas jinjing dan juga sepatu .


Dia pelan - pelan menuruni tangga dan mencari sosok yang membuatnya gugup .


" Oh .. ternyata dia ada diruang tengah ". gumam Salsa ketika mengetahui Brian sedang duduk santai di ruang tengah .


" Ayo ..!". ajak Salsa berdiri di samping Brian .


"Hah.. Aku kira siapa ternyata bidadari ku sudah siap ". Jawab Brian sambil menoleh ke arah salsa .


" Heeeeemmmm.... ". salsa sambil mencibirkan bibirnya .


" Baiklah ayo kita berangkat ". Jawab Brian sambil mengulurkan tangan memberi sambutan kepada Salsa .


" Kamu ini .. sudah ayo berangkat ". kata Salsa sambil mencubit pinggang Brian .


" Aduh sakit .. ". Brian meringis kesakitan .


Salsa tidak perduli dengan rintihan Brian dia langsung saja berjalan didepan menuju mobil Brian .


." Sebentar - sebentar ".


" Apaan sih ?". jawab salsa sewot ketika dia mau membuka pintu mobil .


Brian berlari kecil dan membukakan pintu mobil untuk salsa .


" Silahkan tuan putri ". Brian mempersilahkan masuk .


" Ikh... kamu ya .".


Brian tersenyum kemudian menyusul masuk kedalam mobil .


" Kamu kenapa pagi sekali jemput aku . Dan juga nekad banget jemput ke rumah kenapa tidak menunggu didepan ?". tanya salsa kesal


" Memang kenapa? ". tanya Brian seolah tidak bersalah .


" Kenapa .. kenapa ? memangnya kamu tidak takut mereka curiga ?".


" Mereka siapa ? ".


" Salsa sama Mila ".


" Memang kenapa kalau mereka curiga dan kalau mereka tahu ?".


" Tapi kan aku belum siap ".


" Sudahlah kamu tenang saja , aku yakin mereka akan menerima kamu . Dan aku yakin mereka setuju . Lagi pula kamu berhak menentukan kebahagiaan kamu dan pilihan kamu . Untuk masalah yang lain aku pasti akan membantu menyelesaikan semua . Ok ..? ". kata Brian sambil tersenyum dan membuat salsa sedikit lega

__ADS_1


__ADS_2