
Dengan mengendap - endap salsa masuk kedalam rumah . Dia pelan - pelan menutup pintu berharap penghuni rumah tidak akan tahu kedatangan nya . Namun beberapa langkah Salsa terhenti karena dihadang oleh sosok yang membuatnya terkejut .
" Aduh... ". kata salsa sedikit berteriak karena terkejut .
" Ada apa kak ? ada hantu ya ?". jawab Raisya sambil menengok ke kanan dan ke kiri .
" Kamu hantunya ". batin Salsa .
"Tidak hanya terkejut saja , kenapa kamu ada disini ? ". sambil mengusap dadanya .
" Menunggu kakak".
" Kenapa ?".
" Karena takut terjadi sesuatu dengan kakak jadi aku menunggu kakak pulang ". jawab Raisya dengan polosnya .
" Oh begitu , sekarang sudah tahu kan kakak tidak apa-apa sebaiknya kamu tidur ya !". kata Salsa dengan lembut sambil mengelus punggung Raisya dan juga menebarkan senyum di bibirnya.
" Baiklah kak aku tidur dulu ya , kakak juga jangan lupa cepat tidur . Besok kakak kan harus kerja !".
" Iya .. iya .. ini kakak juga mau langsung ke kamar ".
" Ok kak. Raisya tidur dulu ya ,selamat malam".
" Selamat malam Raisya ".
Raisya menuju kamarnya sedangkan Salsa menghela nafas panjang sambil mengelus dadanya merasa lega .
####
Hari Minggu
Pagi yang cerah Salsa bangun dengan malas dia memang sudah berniat untuk malas - malasan hari ini karena hari Minggu dia ingin bersantai dengan adik-adiknya dan ingin mengajak mereka jalan-jalan.
Salsa menuruni tangga dengan baju tidurnya , rambut yang masih berantakan dan juga wajah yang masih malas .
" Mbk . masak apa hari ini ? ". tanya salsa sambil menguap .
" Pagi ..". sahut Brian yang sedang duduk di meja makan dengan Raisya dan juga Mila .
" Hah... " Salsa terkejut dan sontak menutup wajahnya dan berlari kembali ke kamar.
" Kenapa dia ada disini sepagi ini sih ?". tanya salsa sendiri sambil bersandar di pintu .
" Oh iya aku lupa dia kemarin bilang akan mengajak ku kerumah tuan besar . Aduh bagaimana ini ".Salsa panik sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"Huft.. tenang ...tenang kita mulai dengan memilih baju kemudian mandi dan make up ". Salsa menarik nafas nya dalam - dalam dan mengeluarkan nya mencoba menenangkan kepanikannya
" Kenapa kak salsa panik ketika melihat kakak?". tanya Raisya dengan polosnya .
Brian hanya tersenyum manis tanpa menjawab pertanyaan Raisya .
" Mungkin dia terkejut , sudah kamu habiskan sarapan nya kemudian belajarlah besok kamu kan ada test". Sahut Mila .
" Oh besok kamu ada test masuk kuliah ya ?". tanya Brian
__ADS_1
" Iya kak". jawab Raisya.
" Belajar yang rajin ya biar lolos !".
" Siap kak ".
" Hari ini akan pergi kemana kak dengan kak salsa ?". tanya Mila .
" Oh itu , kemarin aku sudah janjian dengan kakek ku untuk mengajak Salsa bertemu untuk membicarakan beberapa pekerjaan ". jawab Brian sedikit gugup .
" Oh begitu ".
" Oh iya besok kamu kontrol ke rumah sakit ya ? ". tanya Brian mengalihkan pembicaraan agar mereka tidak curiga .
" Iya benar kak".
" Siapa yang akan mengantarkan, sepertinya besok salsa ada rapat dan Raisya ada test ?".
" Saya bisa sendiri kak di dampingi oleh mbak dan juga sopir kak Salsa ".
" Baiklah kalau kamu bisa sendiri . Kalau kamu perlu bantuan jangan sungkan telepon aku jika salsa atau yang lain sibuk , aku usahakan untuk datang membantu ".
" Terima kasih kak . Kak Brian sama kak Salsa sudah banyak membantu . Aku dan juga Raisya tidak tahu harus bagaimana untuk membalas semua kebaikan kalian ".
" Sudah lah tidak perlu di pikirkan lebih baik kamu pikirkan kesembuhan mu dan juga pendidikan untuk Raisya . Sudah .. sudah ayo kita lanjutkan makan . Tidak usah menunggu Salsa mungkin dia sibuk memilih baju hahaha... ". canda Brian sedikit mencairkan suasana.
" Iya kak benar kak Salsa lama kalau pilih baju hahaha.. ". sahut Raisya yang setuju dengan candaan Brian .
-----
Dia memilih baju yang sederhana dan casual karena melihat acaranya berkunjung kerumah kakek di hari Minggu yang tidak terlalu formal jadi dia memakai baju santai .
" Baiklah kita mandi sekarang ".
Salsa menuju kamar mandi , namun melihat keadaan kamarnya berantakan karena baju - baju yang berserakan karena dia membongkar semua koleksi bajunya .
Sesuai mandi dia duduk didepan cermin untuk memoles wajah nya . Dia memakai riasan yang tidak terlalu tebal namun masih terlihat cantik dan anggun .
" Kak Salsa lama sekali ya , hampir satu jam belum keluar kamar ". Raisya.
" Masih pake make up kali , sudah kamu masuk kekamar saja belajar !". suruh Mila .
"Baiklah kak. Kak Brian aku kekamar dulu ya . sabar ya nungguin kak salsa hehehe... ". canda Raisya menggoda Brian .
" Hahaha... kamu bisa aja Raisya ".
Raisya tersenyum lepas lagi kemudian berjalan menuju kamarnya .
" Kak apa perlu aku panggilkan kak salsa ? ". tanya Mila .
" Tidak .. tidak perlu aku tunggu saja tidak apa-apa".
" Baiklah kak, aku tinggal ke taman belakang ya ada sesuatu yang harus aku kerjakan".
" Baik ...baik .. Mila . kamu tidak perlu kuatir".
__ADS_1
Mila meninggalkan Brian yang masih duduk dengan santai di meja makan .
Beberapa menit kemudi Brian sepertinya sudah tidak sabar hingga dia berpindah tempat di ruang tengah .
" Lama sekali dia ?".
-_------_--
" Baiklah sudah selesai ". kata Salsa sambil berdiri di depan cermin memutar badannya dan mengambil tas jinjing dan juga sepatu .
Dia pelan - pelan menuruni tangga dan mencari sosok yang membuatnya gugup .
" Oh .. ternyata dia ada diruang tengah ". gumam Salsa ketika mengetahui Brian sedang duduk santai di ruang tengah .
" Ayo ..!". ajak Salsa berdiri di samping Brian .
"Hah.. Aku kira siapa ternyata bidadari ku sudah siap ". Jawab Brian sambil menoleh ke arah salsa .
" Heeeeemmmm.... ". salsa sambil mencibirkan bibirnya .
" Baiklah ayo kita berangkat ". Jawab Brian sambil mengulurkan tangan memberi sambutan kepada Salsa .
" Kamu ini .. sudah ayo berangkat ". kata Salsa sambil mencubit pinggang Brian .
" Aduh sakit .. ". Brian meringis kesakitan .
Salsa tidak perduli dengan rintihan Brian dia langsung saja berjalan didepan menuju mobil Brian .
." Sebentar - sebentar ".
" Apaan sih ?". jawab salsa sewot ketika dia mau membuka pintu mobil .
Brian berlari kecil dan membukakan pintu mobil untuk salsa .
" Silahkan tuan putri ". Brian mempersilahkan masuk .
" Ikh... kamu ya .".
Brian tersenyum kemudian menyusul masuk kedalam mobil .
" Kamu kenapa pagi sekali jemput aku . Dan juga nekad banget jemput ke rumah kenapa tidak menunggu didepan ?". tanya salsa kesal
" Memang kenapa? ". tanya Brian seolah tidak bersalah .
" Kenapa .. kenapa ? memangnya kamu tidak takut mereka curiga ?".
" Mereka siapa ? ".
" Salsa sama Mila ".
" Memang kenapa kalau mereka curiga dan kalau mereka tahu ?".
" Tapi kan aku belum siap ".
" Sudahlah kamu tenang saja , aku yakin mereka akan menerima kamu . Dan aku yakin mereka setuju . Lagi pula kamu berhak menentukan kebahagiaan kamu dan pilihan kamu . Untuk masalah yang lain aku pasti akan membantu menyelesaikan semua . Ok ..? ". kata Brian sambil tersenyum dan membuat salsa sedikit lega
__ADS_1