
Pagi yang cerah , embun pagi mulai menetes ketika mentari mulai menunjukkan sinarnya. Bunga mulai bermekaran seperti hati dua manusia yang tadi malam memadu kasih penuh kehangatan.
Sinar matahari menerobos masuk lewat celah jendela membuat mata Mila mengerjap.Tubuhnya terasa berat seperti ada seseorang yang menindihnya.
"Hem berat sekali ". Mila sambil mencoba menyingkirkan sesuatu yang menindihnya.
Telinga nya terasa sedang di tiup oleh seseorang dan membuat Mila merinding .Dia perlahan membuka mata dan menoleh ke arah sampingnya.
"Ya Tuhan , tuan Edvan ". Mila terkejut namun dia tidak berani bersuara keras sehingga menutup mulutnya dengan kedua tangan.
"Dasar bodoh kenapa aku melakukan hal itu tadi malam? . Dan kenapa tiba- tiba aku sudah berada di kamar ?" . gumam Mila.
"Memang kamu bodoh ". jawab Edvan lirih sambil membuka sebelah matanya dan tangan Edvan semakin mengerat di perut Mila.
"Hah...maksud tuan ?".
"Kamu bodoh karena tidak melakukan nya dari awal ".
"Maksud tuan dari awal ?".
Edvan tersenyum kemudian mengelus pipi Mila dengan lembut .
"Karena kamu bodoh selalu menolak ku ,dan ternyata kamu tadi malam menikmatinya . Hingga meresapi tiap sentuhan dan juga setiap goyangan yang aku berikan ".
"Apa kamu mau lagi ".Sambil menciumi leher jenjang Mila.
"Maaf tuan saya harus mandi ". sambil membuang muka dan menyingkirkan tangan Edvan dari perutnya.
"Ayo kita mandi bersama !". Lebih mengeratkan pelukannya
" Ah tuan ini sudah pagi apa anda tidak ke kantor ?".
Edvan tidak perduli dengan pertanyaan Mila. Dia makin memeluk erat Mila memberi tanda merah di leher Mila membuat Mila menggeliat geli.
" Tuan ..".
" Mendesah lah lagi aku menyukai ******* mu yang lembut!".
" Tuan ...".
Mila menggeliat dengan nafasnya yang sulit dikendalikan.Tubuhnya mulai bergetar ketika tangan Edvan sudah bermain dengan jelly kenyal nya.
" Ah..tuan ".
__ADS_1
"Apa kamu menyukai sentuhan ini ? ,katakan sentuhan apa yang kamu suka ? ".
Edvan mulai menyentuh bagian pertahanan Mila ,memasukan perlahan dan mengeluarkan perlahan .Edvan terus bermain di area pertahanan membuat Mila bergetar hebat .
"Sudah tuan..saya sudah tidak tahan ! ".
"Apa kamu menyukai nya ?".
Mila tidak mampu menjawab pertanyaan Edvan tubuhnya semakin bergetar . Nafasnya berkejaran dengan desahannya. Tempo gerakan nya semakin cepat membuat Mila mengerang dan membuat area pertahanan nya basah.
Edvan tersenyum puas ,dan menghentikan tempo gerakan nya.
"Apakah kau menyukai nya ?".tanya Edvan sambil mencium kening Mila.
Mila tak mampu menjawab dia hanya menggigit bibir bawahnya menahan rasa nikmat yang sebenarnya belum usai namun dia malu untuk mengatakan nya. Mila mulai menikmati setiap permainan yang dilakukan Edvan .
Ternyata memang aku bodoh. Sungguh aku malu pada diriku sendiri . Dulu aku begitu memperjuangkan harga diri ini namun sekarang aku harus mempermainkan nya demi uang .
Batin Mila matanya mulai berkaca-kaca namun sentuhan lembut Edvan membuat dia lupa lagi.
" Tubuhmu sangat indah aku menyukainya". Kata Edvan sambil mengelus lembut tubuh Mila yang sudah bulat sempurna.
Mila hanya bisa pasrah dengan semua sentuhan Edvan.
" Maaf tuan aku harus mandi ". Mila bergegas turun dari ranjang dan menuju kamar mandi.
Aku benar-benar bodoh . Sekarang aku menjadi wanita simpanan dan juga akan menjadi pelakor . Benar - benar dua hal yang sangat aku benci namun dua hal ini yang aku lakukan sekarang .
Mila terkejut ketika dua tangan sudah mengerat di perutnya. Edvan memeluknya dari belakang.
"Kamu kenapa ? jangan kuatir aku tidak akan meninggalkan mu ".
Mila hanya diam dia menelan ludahnya dengan kasar . Ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan nya dan tidak mampu dia telan. Air matanya Makin deras meluncur.
Apa benar aku akan menjadi pelakor ?. Tidak...!.
"Apa kau takut dengan Steffi ? ".
Pertanyaan Edvan semakin membuat tenggorokan Mila tidak mampu menelan ludahnya .
" Aku tidak akan membiarkan Steffi menyakitimu !. Kau tenang saja !. ". Edvan membalikkan tubuh Mila dan meraih wajah Mila mengelus nya dengan lembut .
Mila tersenyum getir sungguh dia tidak percaya apa yang dia lakukan .
__ADS_1
####
"Nona aku sudah mengirimkan beberapa file ke email nona ".
" Baiklah aku akan membukanya nanti . Terimakasih atas kerja kerasmu aku akan mentransfer sisa uang mu nanti setelah aku melihat hasilnya ".
" Baik nona ,saya harap anda menepati janji !".
"Tenang saja aku bukan orang yang licik ".
"Baik terimakasih ,saya undur diri".
Setelah orang suruhan salsa pergi Salsa mulai membuka file yang di berikan oleh orang suruhannya.
Mata salsa membelalak ketika melihat foto dan juga video yang dia lihat di laptopnya. Dadanya terasa penuh matanya mulai berkaca-kaca.Dia menggenggam erat mouse laptopnya.
Tanpa disadari air mata nya menetes mengalir membasahi pipi. Dia tidak mampu berkata apa-apa setelah melihat kenyataan yang ada didepan matanya. Dia menutup mulutnya dengan kedua tangan dan menangis tersedu-sedu.
"Ternyata dia adalah adik kandung ku yang selama ini aku cari ". Salsa sambil menangis dan menutup mulutnya .
"Aku benar-benar kakak yang jahat yang telah menjual adik nya sendiri kepada orang lain . Maafkan aku Mila !!".
####
Edvan duduk di bangku kebanggaan nya dengan wajah yang berbinar cerah dengan senyuman yang selalu tersungging di bibirnya.
" Tuan apa hari ini ada yang beda ?". Tanya Riko heran melihat Edvan yang nampak ceria tidak seperti biasanya yang selalu memancarkan aura horor.
" Beda??? Tidak ..".
" Oh.. okay ..". Riko tidak mau aura bahagia nya pudar sehingga dia tidak berani bertanya macam-macam lagi .
"Setelah pulang dari kantor aku ingin kau memesan bunga paling indah untuk ku dan juga antar aku ke tempat perhiasan terbaik di kota ini ".
" Baik tuan ". lagi-lagi Riko tidak berani bertanya macam-macam untuk siapa bunga itu dan untuk apa perhiasan tersebut.
"Mungkin untuk nyonya Steffi ". Gumam Riko pelan
Edvan sedikit mendengar gumaman Riko " Apa??? kau bilang apa ?".
"Tidak tuan .. tidak bilang apa -apa . Hanya saja perutku sakit karena lapar ". pura-pura meringis kesakitan sambil memegang perutnya .
###
__ADS_1
Bersambung
selamat membaca para readers jangan lupa like komentar dan vote nya ya 😘😘