Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Kehampaan Edvan


__ADS_3

Sementara Edvan yang masih bingung mencari keberadaan mila. Dia mencari informasi kemana-mana namun masih belum mendapatkan apa-apa.


Pikiran nya kacau sehingga dia tidak begitu fokus dalam pekerjaan nya . Setelah pulang kerja dia menghabiskan banyak waktu di apartemen duduk di balkon sambil mengamati lukisan Mila .


Dengan hanya menatap lukisan Mila dia bisa mengobati rasa rindunya kepada Mila . Dia juga mengurus semua tanaman Mila yang ada di balkon.


Untuk mengobati rasa rindunya kepada Mila dan juga mama Leticia ,Edvan sering take away dari rumah makan mamanya dan terkadang dia melewati rumah makan mamanya hanya untuk menatap sekilas wajah mamanya .


Edvan juga tidak pernah lagi Bermain dengan perempuan - perempuan malam dia hanya datang ke klab malam hanya untuk minum kemudian pulang dan tidur .


"Pagi tuan". sapa Bi inem


"Pagi Bi ". jawab Edvan dengan raut wajah yang masih mengantuk.


"Tuan hari ini mau di masakan apa ?"


" Tidak usah masak Bi. Riko sudah saya suruh pesan makanan di rumah makan langganan saya !". Sambil menutup mulutnya karena menguap


" Baik tuan ".


" Oh iya Bi . tolong bantu saya menyirami bunga di balkon karena hari ini saya akan sibuk di kantor dan pulang larut malam ".


" Baik tuan ".


Edvan kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya . Setelah keluar dari kamar mandi Setelan baju kerjanya sudah siap di tempat tidur .Bi inem sudah menyiapkan semuanya .


Ting .. tong .. Ting . tong..


suara bel berbunyi Bi inem bergegas membukakan pintu .


" Pagi Bi ". Sapa Riko sambil membawa bungkusan makanan yang di pesan oleh Edvan .


" Pagi tuan ".


" Tuan sudah bangun Bi ?".


" Sudah tuan dia sedang Mandi ".


" Baik Bi , tolong siapkan makanan nya !".Riko menyerahkan bungkusan itu kepada Bi inem .


" Siap tuan ". Bi inem mengambil bungkusan tersebut dan segera membawanya ke dapur menyiapkan di atas meja makan .


Setelah berganti pakaian Edvan segera keluar dari kamarnya .

__ADS_1


" Pagi tuan " . sapa Riko .


Edvan hanya tersenyum sedikit kemudian menuju ke meja makan .


" Apa kamu sudah makan Riko ? , makanlah bersama ku !". Ajak Edvan .


Tidak biasanya Edvan mengajak seseorang makan bersama . Biasanya dia akan menghabiskan makanannya sendiri tanpa di temani siapapun kecuali dengan Mila .


Riko tertegun mendengar ajakan Edvan namun dia tidak berani menerima , dia juga baru selesai sarapan di depan apartemen tadi . Dia makan soto ayam langganan nya saat dia ke apartemen.


" Maaf tuan saya sudah sarapan di bawah ". Jawab Riko sedikit tidak enak .


" Baiklah tidak apa-apa".


Edvan mulai memakan sarapannya, namun dia merasa sangat hampa dua orang yang dia rindu mama dan juga Mila tidak bersamanya untuk menemaninya sarapan .


Edvan menghela nafas panjang , namun dia paksakan menelan makanan walaupun dia tidak mampu menelan makanan karena rasa rindunya .


" Apa kamu sudah mendapatkan informasi terbaru tentang dia ?" tanya Edvan .


" Maaf tuan masih belum ada ".


" Segera kau dapatkan informasi itu , cari dimana pun dia berada . Dan tangkap hidup - hidup orang yang telah menculik Mila ! ". Edvan berhenti mengunyah makanannya dia menatap tajam ke depan penuh amarah dan dendam membuat Riko merinding .


Setelah selesai sarapan Edvan pergi kekantor bersama Riko . Suasana di kantor terasa mencekam Edvan hanya banyak berdiam . Biasanya ketika ada meeting dia paling banyak memberi kritik pedas untuk pegawai nya .Dan tak segan-segan memarahi pegawainya jika usulannya tidak sesuai dengan keinginannya.


Namun hari-hari ini dia lebih banyak diam dalam meeting . Setelah meeting dia cuma bilang lakukan yang terbaik menurut kalian setelah itu dia pergi begitu saja .


Entah apa yang dipikirkan Edvan saat ini . Mereka sulit menebaknya . Edvan seperti kehilangan semangat hidup dan juga semangat dalam menjalankan bisnisnya .


" Tuan apa yang terjadi dengan tuan ? ini adalah meeting penting kita hari ini . Besok ada event untuk peluncuran produk baru kita tuan ". Riko mengikuti langkah kaki Edvan


" Aku sudah bilang lakukan yang terbaik , aku sudah memberikan kepercayaan kepada kalian jadi lakukan lah !". jawab Edvan begitu entengnya .


" Tapi ..tuan ?".


" Lakukan yang terbaik dan aku tunggu hasilnya . Paham !". Edvan sambil terus berjalan sedangkan Riko sudah capek mengikuti langkah kaki Edvan yang cepat dan memutuskan berhenti karena perkataan Edvan yang membuat dia kecewa .


Riko kemudian kembali ke tempat meeting memberi arahan kepada semua anggota meeting dan juga penjelasan.


" Memangnya ada masalah apa dengan tuan Edvan ?" tanya salah satu pegawai .


" Kalian tidak perlu tahu lakukan saja tugas kalian lakukan yang terbaik jangan ada kesalahan. Kita lakukan sesuai rencana tadi dan jangan sampai mengecewakan, Paham kalian semua ".

__ADS_1


" Baik pak ". mereka serentak menjawab Riko .


Setelah mengurus meeting Riko mengarahkan orang suruhan untuk lebih teliti lagi mencari informasi keberadaan mila . Riko kuatir tuannya akan kehilangan akal dan perusahaan akan menjadi tidak baik jika dia tetap seperti itu .


####


" Nyonya apa anda ingin keluar jalan - jalan ". tanya Erwin kepada Steffi saat melihat Steffi sudah berpakaian rapi .


" Tidak aku akan pergi kekantor karena sudah beberapa hari aku tidak ke kantor, aku harus menyelesaikan tugas ku . Dan aku juga ingin melihat keadaan Edvan setelah kepergian wanita itu " . Jawab Steffi sambil merapikan penampilan nya .


" Anda masih mengkuatirkan tuan Edvan ?".


" Tidak aku tidak kuatir aku hanya ingin melihat keadaannya setelah di tinggal wanita kesayangannya ". Steffi sambil tersenyum sinis tanpa rasa bersalah .


Erwin menghela nafas panjang dia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya bisa mencintai orang seperti Steffi.


" Apa kamu sudah membereskan semua bukti nya ?". tanya Steffi nampak serius .


" Sudah nyonya aku sudah membereskan semuanya ".


" Bagus , kamu adalah orang terbaik ku ". Steffi sambil menepuk pundak Erwin .


Mungkin kamu cuma menganggap ku bawahan yang perhatian terhadapmu nyonya namun aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan balasan cinta dari mu


Batin Edvan sambil menghela nafas panjang.


" Steffi... sayang ku ". sapa papa Steffi ketika melihat Steffi datang ke kantornya .


Kemudian mereka berpelukan dan papa Steffi mencium kening Steffi .


" Bagiamana keadaan kamu sayang ?". tanya papa Steffi sambil menuntun dia duduk di sofa .


" Baik pa ".


" Kamu adalah anak kebanggaan papa. Dan yang membuat papa bahagia kamu telah memberikan hasil yang memuaskan dan membuat perusahan Richard sedikit lagi ada ditangan kita ,hahhha... ".


Steffi hanya tersenyum sedikit .


" Setelah ini apa rencanamu sayang ?".


" Tidak ada papa, aku hanya akan melakukan rencana papa agar papa bahagia . Memang seperti itu kan aku di lahir kan untuk membahagiakan papa dan melakukan apa pun keinginan papa ". senyum tipis tersungging di bibir sensual Steffi .


Kata- kata yang sedikit namun mempunyai makna yang benar-benar menuju tujuan yang tepat .

__ADS_1


####


__ADS_2