Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Bekerja di klab part 2


__ADS_3

" Kamu cantik Mila ,tapi sayang ada yang kurang nih .. ayo ikut aku akan aku buat kamu lebih sempurna !". Ajak Lola sambil menggeret Mila pelan masuk dalam kamarnya .


" Kamu duduk disitu !". suruh Lola mendudukkan Mila di bangku depan meja rias .


Mila hanya melongo mendapat perlakuan dari Lola . Lola mengambil alat make up nya dan melukis wajah Mila dengan lembut dan perlahan dan Mila hanya menurut saja .


Lola nampak tersenyum sendiri menatap riasan yang dia torehkan di wajah Mila. Sedangkan Mila sedikit kuatir dengan senyum Lola dia takut kalau Lola akan merias nya dengan riasan yang tebal karena Mila lebih suka natural dan juga Mila sangat polos hingga merasa risih jika harus berdandan berlebihan .


" Kak bisa kah kakak merias ku dengan sederhana saja? ". pinta Mila


." Kamu tenang saja Mila kamu pasti akan terlihat sangat cantik malam ini ". jawab Lola dengan senyumnya yang nampak bahagia


" Tapi buat apa kakak merias ku kita kan hanya bekerja tidak perlu lah kita berdandan?". tanya Mila sedikit curiga .


" Tenang saja Mila kamu akan baik-baik saja karyawan disini sudah terbiasa memakai make up saat bekerja jadi kamu tidak usah kuatir dan risih ini sudah biasa disini ". jawab Lola membuat Mila sedikit tenang .


" Oh baiklah kak". jawab Mila dengan polosnya .


.


" Sudah selesai , wah kamu cantik sekali Mila ". kata Lola sambil menatap wajah Mila dengan penuh kekaguman kemudian berdiri di samping Mila dan membiarkan cermin besar ini memberitahu Mila yang sebenarnya.


Mila sangat terkejut ketika menatap pantulan wajahnya di cermin dan dia merasa tidak mengenali dirinya karena sangat cantiknya . Riasan nampak natural namun membuat Mila tampak elegan dan sangat cantik. Tatapan mila tampak berbinar bahagia .


Lola tidak berhenti di situ saja dia menata rambut Mila yang di ikat dengan melepas ikatannya dan mengurainya dengan sentuhan jepit mutiara kecil yang diselipkan di rambut Mila membuat mila nampak sangat anggun .


Lola tersenyum bahagia lagi karena tatanan rambutnya berhasil lagi membuat Mila mempesona .


" Kamu tambah cantik Mila ". kata Lola sambil menatap pantulan wajah Mila di cermin besar.


Mila nampak senang melihat penampilan barunya yang nampak sangat berbeda .

__ADS_1


"terimakasih kak ". jawab Mila sambil tersenyum manis .


" Baiklah mari kita bekerja Mila !". ajak Lola


Mila beranjak dari duduknya , namun ketika Mila berdiri dan akan melangkahkan kakinya Lola menyuruh Mila berhenti .


." Tunggu !". kata Lola kemudian dia menuju rak sepatu dan sandal yang berada disisi pintu nampak dia sedang memperhatikan sepatu dan juga sandal yang cocok untuk Mila .


Tatapan Lola tertuju kesebuah sandal berwarna putih tulang dengan hak yang tidak begitu tinggi namun nampak cocok dan juga pas di kaki Mila . Lola mengambilnya dan menaruh sandal itu di depan kaki mila .


." Pakailah itu Mila, ambil saja anggap hadiah dari ku ".


"Terimakasih kak ".


Mila mencoba sandal itu dan memang benar dugaan Lola pas dan sangat cocok dipakai Mila . .


." Wah. .. cocok sekali Mila ". Lola memuji Mila


" Ayo Mila ..! ". ajak Lola dan memperlakukan Mila sangat baik bagaikan seorang putri .


🌼🌼🌼


Edvan yang sudah berencana untuk ke klab malam ini sudah bersiap-siap dengan masker hitam topi hitam dan juga kacamata hitamnya ,dia melakukan penyamaran karena. dia adalah tuan muda yang sangat terpandang dia tidak mau publik mengekspos perilaku yang suka ke klab malam maka dari itu jika dia ingin ke klab malam pasti dia akan memesan VVIP yang di jaga ketat dari sorotan publik .


Edvan sudah memasuki klab yang bising dengan musik dan juga lampu malam yang menari-nari di ruangan ini . Nampak pengunjung yang sedang berjoget ria membuat Edvan sangat risih .


" Tuan kita duduk disana ". ajak Riko duduk disebuah sofa di ujung ruangan yang sedikit pencahayaan nya .


Edvan kemudian mengikuti arahan yang diberikan oleh Riko dia melangkahkan kakinya tepat ke arah sofa tersebut . Nampak disebelah mereka ada sebuah gerombolan para lelaki yang nampak terlihat kaya dengan didampingi gadis penghibur di samping mereka . Dengan disertai minuman dan juga beberapa makanan di meja nampak mereka sedang berpesta dan menikmati nya .


Terlihat pak Soni selaku pengelola tempat dan juga manager tempat itu menghampiri mereka . Sedangkan Edvan sangat curiga terhadap pak Soni hingga Edvan lebih mendekatkan dirinya ke posisi mereka yang sedang berbincang-bincang.

__ADS_1


" Tuan .. apa tuan ingin memesan wanita untuk menemani tuan malam ini ? ". tanya pak Soni kepada tamu di depannya dan nampak tamu itu adalah bos diantara mereka semua .


"Apa ada yang baru malam ini ?". tanya tuan tersebut dengan senyum sinis nya yang sombong sambil mengunyah sesuatu di mulutnya .


Sedangkan Edvan tetap fokus mencuri dengar pembicaraan mereka dengan berpura -pura meminum minumannya dan berpura-pura menikmati lantunan musik yang menggema di rungan ini.


" Tentu saja ada yang baru dan juga menarik tuan dia sangat polos dan cantik ,pasti anda akan sangat suka bermain-main dengannya ". kata pak Soni dengan rayuan manisnya .


" Baiklah bawa dia kesini aku ingin melihat dia , apakah dia sangat cantik seperti apa yang kau katakan ". Kata tuan tersebut sambil merangkul wanita di sampingnya dan menghisap rokok yang berada didepannya .


" Baiklah tuan. Tapi aku akan menawarkan dia dengan harga lima puluh juta tuan ,jika tuan bisa menawar lebih aku akan memberikan malam ini kepada tuan ". kata pak Soni dengan senyum nya yang manis mencoba merayu dan juga bernegosiasi harga dengan tuan tersebut .


" Hahaha.. baiklah aku akan melihat dia dulu kalau cocok aku akan memberikan lebih untuk mu ". jawab tuan tersebut dengan tertawanya yang meledek .


" Baiklah tuan saya jamin pasti anda akan menyukai nya ". pak Soni terus menjilat tuan tersebut kemudian dia berbalik badan memanggil seseorang.


" Apa yang dia maksud itu Mila ? ". gumam Edvan pelan dan nampak dia melirik ke arah Riko yang juga sedang memperhatikan mereka dan mencoba mencuri dengar pembicaraan mereka.


🌼🌼🌼


Mila dan Lola masuk kedalam klab ,nampak Mila sangat canggung dan risih karena baru pertama dia berada di klab malam. Dia berjalan di belakang Lola nampak dia sedikit takut dan juga was-was melihat sekeliling nya. Para pengunjung dan juga karyawan nampak memperhatikan Mila dengan kekaguman karena Mila nampak sangat cantik dan sangat polos hingga menarik mata untuk terus memperhatikan gerak - gerik mila.


Seseorang menghampiri Lola dan berbisik kepadanya ,Sedangkan mila nampak risih dengan pandangan mereka yang sedang memperhatikan nya dia bersembunyi dibelakang tubuh Lola .


Lola nampak santai menanggapi perilaku Mila dan memegang tangan Mila agar dia tidak merasa takut lagi. Lola membawa Mila ke arah pak Soni yang sedang melambaikan tangannya ke arah Lola untuk memberitahu keberadaannya.


🌼🌼🌼


wah tambah seru ya .. bagaimana kelanjutannya apakah Edvan bisa menyelamatkan Mila dari jeratan buaya ganas ?


Yuk komen dibawah ya dan jangan lupa dukung terus author ya biar tambah semangat up lagi πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ™

__ADS_1


salam semangat πŸ’ͺπŸ’ͺ


__ADS_2