
Mila berangsur membaik dan di izinkan untuk pulang dan berobat jalan .
" Saya periksa dulu ya kemajuannya,kalau hari ini kemajuannya sudah sangat pesat hari ini bisa pulang". kata dokter yang membuat Mila Raisya dan juga Salsa tersenyum bahagia .
Begitupun dengan Brian nampak begitu bahagia mendengar berita baik ini .
" Yang benar dokter ?". tanya Mila tidak percaya
" Iya benar tapi tetap setiap Minggu kontrol dan minum obat setiap hari !" pesan dokter .
" Siap dok !". jawab Mila
" Saya yang akan mengawasi dokter ". sahut Raisya .
Dokter tersenyum mendengar semangat mereka kemudian melanjutkan memeriksanya .
" Kemajuan nya sangat pesat dan keadaan kesehatan cukup lumayan bagus , jadi hari ini sudah boleh pulang ". kata dokter sambil tersenyum setelah menyelesaikan tugasnya memeriksa.
" Beneran dok ?". tanya mila masih belum percaya .
" Iya benar ". jawab dokter meyakinkan
" Horeee... Kak Mila sudah boleh pulang ". teriak Raisya sambil memeluk Mila .
" Ya sudah saya pergi dulu untuk memeriksa pasien lain , jangan lupa tiap Minggu kontrol ya !". perintah pak dokter .
" Tenang dok nanti biar saya yang antar tiap Minggu kontrol ". Sahut Brian dengan yakin membuat salsa semakin kagum dengan semua perhatian Brian selama ini .
" Ok saya pergi dulu ya " pamit dokter sambil menepuk bahu Brian .
" Siap dok , terimakasih!". jawab Brian .
Salsa kemudian mendekati Brian " Terimakasih ya ,atas bantuan nya selama ini mungkin jika tidak ada kamu aku tidak tahu akan bertemu mereka atau tidak ". sambil tersenyum malu - malu .
" Tidak perlu sungkan. Tapi itu tidak gratis lho!". kata Brian yang membuat Salsa menatap Brian tajam penuh dengan sebuah kecurigaan.
" maksudnya ?".
" Untuk membayar semua ini kamu harus kencan sama aku selama satu bulan kalau kita cocok bagaimana kalau kita menikah ?". tanya Brian dengan tatapan genit ke arah salsa .
Salsa pun tersenyum malu dengan perkataan Brian .
" Bagiamana apa kamu setuju ?".tanya Brian lagi menunggu jawaban.
__ADS_1
Salsa tersenyum malu-malu kucing tapi dia menganggukkan kepalanya menandakan dia setuju .
" Yess.. berarti nanti malam kita mulai kencan pertama ya . Aku jemput kamu nanti malam untuk makan malam !". kata Brian dengan semangat.
lagi - lagi salsa tidak menjawab hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya. Brian yang menerima isyarat pun kegirangan hingga meloncat sambil berkata " yess ..yes..".
Mila dan Raisya yang melihat kelakuan Brian tertegun mereka masih belum mengerti apa yang mereka rundingkan . Namun dibalik kebahagiaan mereka ada sebuah kesedihan . Karena mereka tidak tahu akan tinggal dimana .
" Kita akan pulang kemana dek ? apa kita harus ke kampung itu lagi ? ". tanya Mila kepada Raisya .
" Jangan kak aku takut anak buah para komplotan itu masih mengincar kita karena ingin balas dendam!". jawab Raisya .
" Lalu kita tinggal dimana dek ?". tanya Mila dengan raut wajah yang sedih .
" Tinggal di rumahku ".sahut Salsa " Kan kemaren aku sudah bilang tinggal bersamaku!". tambah salsa.
" Tapi kak kami sudah banyak merepotkan kakak, apalagi biaya rumah sakit ini tidak lah sedikit ". jawab Mila .
" kalian tidak usah kuatir karena kalian adalah adik kandungku .. eh .. maksudku kalian sudah aku anggap adik kandungku sendiri ,jadi kalian tidak perlu sungkan ". jawab salsa mendekati mereka berdua dan mengelus punggung Mila .
" Yang benar kak? , tenang Kak Raisya janji akan membantu kak Salsa mulai hari ini dan akan mencari pekerjaan untuk membalas semua kebaikan kak salsa ". sahut Raisya .
" Kamu bisa aja dek , hahaha ". kata salsa sambil tertawa kecil karena Raisya sangat polos. " Kamu tidak perlu melakukan itu semua cukup janji sama kak salsa untuk melanjutkan sekolah dan meraih semua cita-cita kamu , bagiamana?".
" maksudnya kakak Salsa akan menyekolahkan kamu dan kamu tidak boleh menolak ,jika kamu menolak berarti kamu tidak mau membantu kakak salsa ". tutur Salsa sambil memegang bahu Raisya .
" Ya Allah kak sungguh mulia kakak ,sudah membantu kakak ku Mila sekarang mau menyekolahkan aku ". kata Raisya terharu .
Salsa hanya tersenyum dan memegang kedua bahu adiknya .
" Terimakasih kak ". kata Mila kepada salsa
Salsa tidak menjawab hanya tersenyum mendengar ucapan terima kasih dari Mila. Salsa masih belum bisa dan belum berani mengatakan bahwa mereka adalah adik kandungnya.Karena keadaan mereka yang masih tidak memungkinkan,salsa mencari waktu yang tempat untuk mengatakan yang sebenarnya.
Sementara Brian selalu mendukung semua yang dilakukan Salsa demi kebaikan bersama. Sedangkan pak Albert masih belum berani menemui salsa dan kedua adiknya karena dia belum mampu menemukan bukti orang yang telah merebut perusahaan papa mereka.
Setelah mereka berbenah kemudian mereka pulang menuju rumah salsa .
" Wah besar sekali rumahnya kakak ". kagum Raisya ketika sampai didepan rumah Salsa .
Salsa hanya tersenyum saja melihat kekaguman Raisya . " ayo masuk Raisya!".ajak salsa.
Sambil menuntun Mila Raisya masuk dan masih berdecak kagum dengan rumah Salsa yang tidak pernah dia lihat dikampung nya . Begitupun juga saat masuk kedalam rumah dia tidak berhenti mengagumi semua interior dan juga perabotan yang dimiliki oleh Salsa.
__ADS_1
" Wah .. benar - benar bagus rumah kakak ". puji Raisya lagi .
Salsa tersenyum lagi dan tidak menjawab komentar dari Raisya .
" Bi.. tolong siapkan kamar mereka . Dan bawa barang mereka ke kamarnya ".perintah Salsa kepada asisten rumah tangga nya .
" Baik non !".
" Tidak .. tidak perlu saya akan membawanya sendiri ". tolak Raisya ketika assisten Raisya ingin membawa barangnya ke kamar .
Salsa tersenyum dan menyuruh assisten nya menurut saja kepada Raisya.
" Baiklah non,mari saya antar ke kamar!". ajak asisten Salsa di ikuti oleh Raisya .
" Terimakasih kak," Mila tak henti-henti nya mengucapkan terimakasih.
" Sudah lah Mila kamu tenang saja !". jawab salsa sambil tersenyum.
" Ok .. kalau begitu aku pulang dulu ya ". pamit Brian .
" Terimakasih tuan ". jawab Mila .
" Kamu tidak perlu memanggil ku tuan cukup kakak saja !". kata Brian sambil tersenyum dan melirik ke arah salsa .
" Baik kak , terimakasih!".
" Ok Mila ,jika perlu bantuan jangan sungkan hubungi aku !".
" Baik kak".
" Kalau begitu aku pamit dulu ya ". kata Brian sambil mendekat ke.arah Salsa kemudian berbisik .
" Jangan lupa nanti malam aku akan menjemputmu!". bisik Brian kepada salsa .
Salsa hanya tersenyum saja dan mengikuti langkah kaki Brian dari belakang,untuk mengantarnya ke depan.
" Aku pulang dulu jangan lupa nanti malam dandan yang cantik ya untuk kencan pertama kita ". tutur Brian kemudian menancap gas nya setelah mendapat senyuman manis dari salsa.
Setelah Brian pergi melewati gerbang rumahnya,salsa pun masuk dengan senyum-senyum sendiri .
" Ada apa kak ?". tanya Mila penasaran
" Ah.. ha..Tidak ada , aku masuk kekamar dulu ya !". jawab Salsa sedikit terkejut dan malu dengan wajahnya yang memerah seperti kepiting rebus.
__ADS_1
####