Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
accident makan malam


__ADS_3

Mila melangkah kan kaki lebih dekat untuk menyajikan makanan namun sebelum sempat dia menyajikan di meja


praaanngg...


Suara nampan dan makanan jatuh kelantai , kaki Mila seperti ada yang menjegalnya yaitu Steffi dengan pelan dia ayunkan kakinya ke arah kaki Mila yang melangkah , sontak saja membuat Mila terjatuh.


Makanan berserakan di lantai Mila tersungkur di lantai sambil meringis kesakitan dia mencoba pelan bangun dari terjatuhnya, sedangkan Edvan yang melihat terkejut dan melongo ingin dia membantu namun dia menjaga sikapnya karena di tempat umum takut nanti di gosipkan yang bukan - bukan .


Belum sempat dia berdiri Steffi dengan sengaja menumpahkan minuman nya di atas kepala Mila yang jatuh di samping . Steffi berpura - pura menyenggol gelas minuman yang sudah di siapkan di pinggir meja hingga menyenggol nya dan jatuh yang posisinya mengenai kepala Mila ,sontak saja Mila semakin terkejut dia glagapan kedinginan karena minuman itu menyiram kepala hingga wajah nya . Hidung pun tertutup oleh minuman tersebut membuat nafasnya sedikit tersumbat .


" Steffi .. ". kata Edvan keras sambil menatap Steffi geram .


" Ups.. maaf tidak sengaja ". kata Steffi sambil tersenyum sinis dan tangan satunya menutup mulutnya.


Sedangkan Mila mengusap wajahnya yang tersiram minuman dengan kasar , dia mencoba berdiri dengan perasaan yang sangat kesal. Giginya gemertakan menahan amarah tatapan nya tajam jantungnya mulai berdetak tidak beraturan tangan nya sedikit mengepal karena kesalnya . Tubuhnya mulai merinding kedinginan dan sedikit gemetar namun dia mencoba menahannya.


Emosinya mulai tidak terbendung lagi hingga dia beranikan menatap Steffi dengan tatapan menantang Mila mendekati Steffi . Steffi yang melihatnya membuang muka karena muak melihat wajah Mila yang sudah kotor oleh minuman .


" Ih.. jijik pergi sana ! dasar wanita rendahan , pelayan tidak berguna ". ejek Steffi sambil mencibir kan bibirnya


" Steffi .. ". Edvan menatap tajam Steffi


" Maaf nyonya saya memang seorang pelayan namun tidak seharusnya nyonya melakukan ini kepada saya ". kata Mila tegas dengan tatapan tajamnya


Sontak membuat emosi Steffi naik hingga dia beranjak dari tempat duduknya hingga menuding-nuding nya dengan telunjuk .


" Hei ... pelayan rendahan kamu berani bilang seperti itu padaku ?". kata Steffi kasar sambil melotot dan menuding nya


" Saya berani karena saya tidak bersalah nyonya , anda yang telah menjegal saya hingga makanan jatuh dan menumpahkan minuman ini dengan saja ". jawab Mila tegas sambil menepis tangan Steffi yang menudingnya .


" Dasar kau .. ". Steffi mengangkat tangannya ingin menampar wajah Mila namun dengan sigap Edvan memegang tangan Steffi .


Andi ,manager dan beberapa pegawai menyusul ke ruang VVIP karena mendengar keributan tersebut.

__ADS_1


" Maaf nyonya - tuan atas ketidaknyamanan ini kita akan ganti semua makanannya . silahkan .. silahkan duduk kembali biar kami yang urus ". kata manager cafe sambil tersenyum dan menenangkan steffi - Edvan .


Manager memberi isyarat kepada Andi agar membawa Mila keluar dari ruangan dan memberi isyarat ke karyawan lain untuk membersihkan makanan yang terjatuh .


Mila masih tercengang sambil mengusap wajahnya kasar . Rasa kesalnya masih bersarang di dalam hatinya . Kemudian Andi memegang tangan Mila dan membawanya keluar ruangan . Dengan rasa kesal yang masih bersarang dia mengikuti Andi keluar ruangan.


Riko asisten Edvan masuk kedalam ruangan menatap ruangan yang berantakan dan sedang dibersihkan oleh Karyawan cafe sedangkan Steffi duduk di kursinya dengan senyum kepuasan nya karena sudah memberi pelajaran kepada gadis yang telah membuat dia berdebat dengan Edvan tadi siang .


Edvan masih berdiri dengan menahan kesalnya kemudian memberi isyarat kepada Riko untuk menyelesaikan semuanya .


" Ayo pulang ". kata Edvan datar dengan langkahnya yang berwibawa dengan tangan satunya berada di saku celana .


" Tunggu ". kata Steffi menghentikan langkah Edvan .


Kemudian Steffi mendekati Edvan .


" Tunggu aku masih ingin menyelesaikan makan malam kita ". kata Steffi manja sambil mengelus punggung Edvan dengan lembut .


" Apa kamu bilang ? setelah apa yang terjadi kamu masih ingin melanjutkan nya ? Argh.. ". kata Edvan kesal mengeluarkan tangan nya dari sakunya mengangkat tangan nya kemudian mengepal nya karena sangat kesal .


"Memang kenapa ? pelayan itu memang pantas mendapat nya ". kata Steffi sambil tersenyum sinis


" Kau ini .. apa kamu tidak bisa menjaga sikapmu ? kamu adalah orang yang berpendidikan dan berkelas kenapa ? . Argh.. ". Jawab Edvan sambil mengerang karena kesalnya .


" Sudahlah .. aku tidak selera makan ". jawab Edvan malas sambil melangkah cepat meninggal kan Steffi .


" Tunggu ..!!". pinta Steffi namun Edvan tidak memperdulikan nya .


" Dasar pelayan sialan kamu telah merusak moment indah ku , lihat saja nanti aku akan membalas mu lebih kejam lagi , hahaha...". gumam steffi dan kemudian tertawa kecil sendiri kemudian berlari kecil mengikuti langkah cepat Edvan .


Mila dibawa keruangan manager dia berdiri menunduk diruangan itu.


" Apa yang kau lakukan ?, sudah aku bilang jangan mengecewakan tamu VVIP kita , tapi kamu malah , argh.. ". kata manager sambil mengusap wajah nya dengan kasar merasa kecewa dan putus asa atas kelakuan Mila

__ADS_1


" Maaf pak nyonya Steffi yang telah menjegal saya dan membuat saya terjatuh ". kata Mila membela diri sambil menegakan wajahnya .


" kau.. masih saja mengelak .. dasar ..". kata manager sambil menudingnya .


Ceklek...


pintu ruangan terbuka Andi masuk di ikuti dengan Riko .Mata pak Soni manager itu dan juga Mila menoleh ke arah pintu mencari tahu siapa yang masuk kedalam ruangan.


" Maaf pak menggangu saya membawa tuan Riko assisten tuan muda Edvan ". kata Andi dengan sopan .


" Oh iya , silahkan masuk Tuan ! ". pak Soni sambil beranjak dari kursinya dan menuntun Riko duduk di Sofa sebelah Steffi berdiri .


Riko dengan sopan mengikutinya dia duduk di susul pak Soni yang kemudian duduk .


" Saya sudah menyuruh karyawan bapak untuk mengecek CCTV dan memang benar nyonya saya yang bersalah . Saya kesini akan memberi tawaran kepada bapak agar tidak menyebarkan berita ini ke publik dan membayar kerugian semuanya dan menjamin tempat usaha ini tetap aman . Dan satu lagi jangan pecat karyawan bapak karena itu bukan kesalahannya dia " . kata Riko tegas sambil menyodorkan amplop yang didalamnya uang .


" Ah .. tuan tidak perlu kuatir saya akan menjaga dengan baik , memang karyawan ini masih baru jadi masih belum mengerti apa - apa ". sambil tersenyum manis dan mengambil uangnya .


Andi dan mila hanya tercengang melihat kejadian ini .


" Baiklah saya harap anda menepati janji ". kata Riko tegas sambil pamit meninggalkan ruangan .


" Oh .. baik ..baik ..baik tuan ". jawab pak Soni dengan sopan ,senyumnya yang lebar dan menunduk berkali - kali hingga Riko meninggalkan ruangan.


Kedua karyawan ini masih tercengang.


" Kenapa kalian sana pergi ! ". Kata pak Soni keras .


"suruh Mila untuk membuang sampah dan juga mencuci piring untuk dua hari ini dan jangan biarkan dia keluar untuk melayani tamu ". kata pak soni kepada Andi dengan mukanya yang sedikit marah .


" Baik pak ". jawab Andi sopan sambil mengangguk dan menyeret Mila keluar ruangan .


🏵️🏵️

__ADS_1


__ADS_2