
" Tunggu darimana kamu tahu kalau Brian yang menolong Mila ?, atau malah dia yang menabrak mila dan berpura -pura menolongnya ?". tanya salsa dengan tatapan menyelediki tidak percaya dengan pernyataan orang suruhannya .
" Ini Nona buktinya ". suruhan salsa menyodorkan sebuah video di ponselnya , dia mendapatkan dari anak buahnya yang mengikuti Mila .
Salsa mengambil ponsel tersebut dan mengamati tiap detik di video itu .
" Video nya hanya sampai mila ditolong ? apa tidak ada video lain saat dia di tabrak ?". tanya salsa
" Maaf Nona anak buah saya terlambat sedikit saja dan tidak bisa mendapat kan rekaman saat seseorang menabrak nona Mila , namun saya sudah menyuruh anak buah saya untuk menyelediki secara detail tempat itu dan memeriksa cctv tiap titik ".
" Baik - baik saya harap saya mendapatkan kabar yang memuaskan dari penyelidikan anak buah anda ".
" Baik saya usahakan yang terbaik nona ".
" Sekarang apa rencana kita agar bisa aku bisa menemui Mila ?".
" Baik nona sudah saya atur semua agar tidak ketahuan oleh tuan Brian. Nona harus mematuhi instruksi saya saat menjenguk nona Mila".
" Ok ..ok . selama aku bisa bertemu dengan adik ku .Aku akan mematuhi instruksi mu ".
" Baik nona saya siapkan semua .jika nanti sudah siap saya akan mengabari Nona . ".
" Baiklah ..".
####
" Ada apa kek kenapa kakek menangis ? , apa ada sesuatu yang kakek sembunyikan ?". Brian semakin kuatir ,cemas dan juga penasaran .
.
Pak Albert nampak sedih dan lemas . Kemudian dia berjalan lemas ke kamar mama dan papa Edvan yang di ikuti langkah nya oleh Brian.
Pak Albert nampak sedih saat pandangan nya ter edar ke seluruh ruangan kamar ini . Dia mendekati rak buku dan mengambil album foto dan menyerahkan kepada Brian .
" Apa ini kek ?". Tanya Brian tidak mengerti maksud kakeknya.
" Bukalah dan amati foto-foto itu !".
Brian nampak serius mengamati foto-foto di dalam album itu. Dan ada foto yang membuat Brian terpaku.
" Ini kek wanita ini sama dengan foto yang aku berikan kepada kakek , disini bedanya dia berfoto dengan suaminya dan juga mama papa Edvan , Apa hubungan mereka sebenarnya kek ?".
Pak Albert menghela nafas panjang terasa berat dia menjawab pertanyaan Brian yang rumit .
__ADS_1
" Dan ini lagi siapa kek ? , orang yang berfoto bersama kakek sedang menggendong anak kecil ?".
Pak Albert menghela nafas panjang lagi . Sambil mengambil foto itu dan mengelus laki- laki paruh baya yang berfoto di sampingnya .
" Dia adalah sahabat kakek , dia yang menolong kakek hingga kakek mempunyai perusahaan keluarga yang besar ini . Dulu dia menitipkan perusahaan kecil untuk di kelola kakek. Dan dia memfokuskan diri untuk mengelola perusahaan - perusahaan nya yang besar . Hingga saat perusahan kakek berkembang dia sudah mendapatkan seorang cucu perempuan yang lucu dan berniat membawa cucunya keluar negeri dikarenakan dia akan membuka perusahaan baru disana .Dia sangat menyayangi cucunya hingga dia tidak ingin pisah dan membawanya keluar negeri. Perusahaan yang di sini ia percayakan ke anak satu-satunya. Dan perusahaan yang kakek kelola dia berikan padaku".
" Lalu kek apa hubungan anak kecil ini dengan wanita yang berada di foto ini kek?". Brian penasaran sambil menunjuk foto mama Mila .
" Wanita itu adalah istri dari anak sahabat kakek dan mama Edvan adalah sahabat dari wanita ini ".
" Jadi anak kecil itu adalah Mila ?".
" Bukan ".
.
" Maksud kakek ?. Lalu siapa gadis kecil ini kek ? ".
" Dia adalah putri pertama dari anak sahabat kakek ".
" Lalu Mila ..? ".
" Dia adalah anak ke dua nya , yang selama ini kakek cari . Namun ... ?". pak Albert tidak bisa melanjutkan ucapannya dia malah menangis .
" Ini kek !".
" Terima kasih ".
" Tolong jaga Mila baik-baik , jangan sampai ada yang menyakitinya!. Kakek akan menemui dia ketika tugas kakek sudah selesai dan menyerahkan semua milik mereka. Tolong bantu kakek untuk memenuhi tanggung jawab kakek kepada mereka ! ". permohonan pak Albert kepada Brian sambil melipat tangan di depan dada .
" Tenang kek. Brian akan membantu kakek sebisa mungkin ". jawab Brian menenangkan sambil meraih tangan kakek yang di lipat .
" Terimakasih Brian . Tolong rahasiakan semua ini sebelum semua berhasil !". pinta pak Albert .
" Baik kek".
Kemudian pak Albert tidak bisa melanjutkan cerita nya karena kondisinya sangat buruk dia terlarut dalam penyesalan dan kepedihan . Pak Albert kemudian meninggalkan kan Brian yang masih berada ke kamar.
Brian sebenarnya masih penasaran dengan cerita kakek . Penyebab mereka berpisah dan penyebab Mila menjadi orang miskin . Namun keadaan kakek yang tidak memungkinkan untuk bercerita hingga akhirnya Brian harus menyimpan dalam rasa penasaran nya dan mencoba mencari tahu sendiri .
" Ah sudahlah, mungkin setelah keadaan kakek baik aku akan bertanya lagi . Tugasku sekarang melindungi Mila dan membantu kakek mengembalikan hak mereka kembali . Dan sebaiknya aku mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi ". Gumam Brian .
" Bi tolong jaga kakek ya , besok saya akan datang lagi untuk merawat kakek dan menjaga nya !". perintah Brian kepada assisten rumah tangga kakeknya.
__ADS_1
" Baik tuan ".
Brian kemudian meninggalkan rumah pak Albert , namun didalam perjalanan dia masih terngiang dengan cerita kakeknya hingga dia memutuskan untuk mencari tahu hubungan Mila dengan Edvan dan Steffi .
" Apakah Edvan sudah tahu ? , atau Steffi sudah tahu sehingga mereka ingin membunuh Mila karena mereka tahu bahwa sebagian dari perusahaan kita adalah milik Mila ". Brian berbicara sendiri didalam mobilnya .
" Aiisshhh .. aku harus cari tahu ".
Brian melajukan mobilnya menuju apartemen Edvan . Dia ingin mencari tahu apa benar Mila tinggal di apartemen sebelumnya dan apa yang disembunyikan Edvan dan Steffi .
Brian sudah tiba di depan apartemen Edvan dia masih ragu untuk memencet tombol karena dia tidak pernah ke apartemen Edvan apalagi mengingat apa yang sudah terjadi di antara mereka mustahil mereka saling berkunjung .
Namun karena dia sangat ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dia meyakinkan diri untuk menekan tombol.
Ting ...tong..Ting ..Tong..
Bi inem segera membuka pintu .
Ketika bi inem membuka pintu nampak Bi inem terkejut karena Brian sudah tidak asing lagi bagi Bi inem. Dia yang menolong Mila saat waktu di culik .
" Tuan ...? anda .. ?".
" Bi ..? Bibi yang bersama Mila kan ?".
" Iya tuan . Ada apa mencari saya ? . Kenapa anda tahu kalau saya ada disini ?".
" Saya tidak mencari bibi saya mencari sepupu saya Edvan . ini apartemen nya kan ?".
" Oh iya tuan ini apartemen tuan Edvan ".
" Kebetulan sekali ya kita bisa ketemu di apartemen ini . Jadi bibi bekerja dengan sepupu saya ?".
" Iya tuan ".
" Ngomong - ngomong apa saya boleh masuk ?".
" Eh iya tuan , tapi tuan Edvan tidak ada . Mungkin sebentar lagi dia pulang ".
" Tidak apa-apa Bi saya tunggu dan saya ingin melihat-lihat apartemen sepupu saya ".
" Baik tuan , silahkan masuk . Saya akan beritahu tuan Edvan bahwa anda disini ".
" silahkan Bi". Brian tersenyum kemudian masuk kedalam apartemen .
__ADS_1
" Ngomong - ngomong mila apa tinggal disini juga bi?".