Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
makan malam


__ADS_3

" Baik pak ". kata Mila sambil mengangguk .


Setelah Mila berganti pakaian dia mengikuti instruksi dari Andi dan belajar untuk melayani semua pengunjung.


" Oh iya Mila nanti ada pengunjung VVIP , kamu bantu aku untuk menyiapkan semua ya ! ". perintah Andi


" Baik pak ". sambil mengikuti langkah andi dari belakang


Mereka memasuki ruang VVIP dan mulai menata ruangan , menghias nya dengan bunga - bunga mawar merah dan lilin yang terkesan romantis . Taburan bunga yang di tabur di setiap jalan VVIP ,nampak tamu yang akan datang sangat spesial .


" Pak siapa tamunya ? apa Meraka pengantin baru atau sepasang kekasih ? ". tanya Mila penasaran sambil menata bunga diatas meja


" Ini adalah pengunjung VVIP kami yang sangat kaya raya , mereka memesan khusus untuk tuan mudanya yang baru saja menikah ". jawab Andi menjelaskan kepada Mila


" Oh begitu ... pasti mereka adalah pasangan yang bahagia ". kata Mila lirih sambil tersenyum sendiri berharap juga ada seseorang memperlakukan sama.


" Apa kamu sudah selesai menatanya kalau sudah nanti bantu aku menyiapkan makanannya ". perintah Andi lagi


" Baik pak ". kata Mila sambil bergegas menyelesaikan menata bunga kemudian mengikuti Andi di belakangnya.


🏵️🏵️🏵️


Mobil mewah Edvan berhenti di depan rumah yang di belikan pak Richard untuk mereka berdua . Dia menunggu Steffi di dalam mobilnya . nampak dia memakai jas abu - abu yang senada dengan celana nya memakai sepatu fantovel hitam mengkilap ,rambutnya sangat rapi aura tampan nya nampak luar biasa.


Tak lama kemudian Steffi keluar dari dalam rumahnya memakai gaun berwarna biru dengan belahan dada yang sedikit turun dan lengannya yang terbuka . Nampak dia begitu seksi dengan uraian rambut yang berwarna coklat kemerahan menambah kecantikan Steffi .


Kemudian para pengawal membukakan pintu untuk Steffi .


" Maaf apa kamu menunggu lama ? ". tanya Steffi kepada Edvan sambil mencium pipi kiri dan kanan Edvan . .


" Tidak ". jawab Edvan datar tanpa melihat Steffi yang sudah berdandan sangat cantik .

__ADS_1


Kemudian fokus kedepan mengendalikan kemudi mobil . Steffi yang dapat perlakuan dingin hanya bisa mengerucutkan bibirnya yang merah . Kemudian suasana hening mereka fokus menatap kedepan .


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di cafe yang di pesan oleh papa Edvan pak Richard, dan ternyata cafe itu adalah cafe dimana Mila bekerja saat ini .Nampak Riko sudah berada disana untuk menyambut Edvan dan membuka kan pintu untuk kedua pasangan tersebut.


Manager cafe dan pegawai menyambut mereka dengan ramah dan menuntun mereka ke ruang VVIP. Terlihat Steffi sangat manja kepada Edvan dia menggandeng lengan Edvan dengan mesra sambil tersenyum manis di bibirnya .


"Tamu VVIP nya sudah datang ". kata satu karyawan memberi tahu Andi dengan tergesa .


" Ok .. baik - baik ". kata Andi sedikit panik dan mulai memberi tahu semua yang di tugaskan di tempat VVIP termasuk Mila .


" Ayo kita bersiap menyiapkan hidangan istimewa kita dan lakukan yang terbaik jangan ada kesalahan ". kata Andi tegas kesemua team nya


.". Baik ". mereka serentak berteriak .


Mereka masuk kedalam ruang VVIP nampak wajah Steffi yang sangat bahagia dan membuka mulutnya sedikit lebar karena sangat kagum melihat tatanan bunga ,juga taburan bunga hingga lilin yang sangat romantis.


" Wah .. indah sekali". kata steffi mengagumi ruangan ini sambil tersenyum lebar .


Kemudian Andi dan beberapa pegawai menghampiri mereka memberikan menu di cafe ini .


" Permisi tuan dan nyonya ini menu spesial di cafe kami ". Andi sambil menaruh menu itu diatas meja mereka .


Steffi mengambil menu tesebut membaca lembar demi lembar . Sedangkan Edvan tidak mengambil nya .


" Menu spesial di cafe ini apa saja kamu keluarkan saja yang paling spesial dan mahal malam ini ". kata Edvan tanpa melihat menunya karena dia hanya ingin mempercepat makam malam hari ini .


Steffi yang mendengarkan Edvan melongo dan menaruh Kembali buku menu itu , tersenyum kepada Andi dan pegawai lainnya menandakan dia setuju dengan pesanan Edvan .


Andi dan pegawai lain yang mendapat isyarat tersebut kemudian undur diri dengan sopan dan segera menyiapkan makanan yang dipesan mereka.


" Ayo .. semangat mereka memesan menu spesial kita ,buat yang terbaik jangan sampai mengecewakan ". Kata Andi memberi semangat koki cafe .

__ADS_1


Beberapa karyawan menyiapkan peralatan makan untuk mereka begitupun juga dengan Mila .


Beberapa menit kemudian makanan sudah siap mereka menatanya dengan sangat rapi dan menarik.


" Mila kamu juga ikut mengantar makanan ini ". perintah Andi karena ada satu makanan yang tidak terbawa oleh karyawan lain .


" Baik pak ". jawab Mila sambil berlari kecil menghampiri Andi dan makanan tersebut.


" Bersihkan dulu bajumu Pastikan sudah rapi bersih dan wangi . Dan jaga sikapmu yang ramah dan sopan . satu lagi jangan sampai mengecewakan mereka , paham !". peringatan bertubi dari Andi untuk Mila


" Baik pak ". jawab Mila sambil menunduk kemudian mengikuti karyawan lain di belakangnya.


Siapa sih tamunya ? aku jadi penasaran ? apa mereka orang terkenal kah hingga semua orang heboh ? .


batin Mila penasaran .


Mereka sudah sampai di depan ruang VVIP satu persatu mereka masuk mengantarkan makanan dengan sopan dan ramah . Dan yang terakhir adalah Mila . Dia sedikit gemetar memasuki ruang VVIP sebelum masuk seperti biasa mila menghirup udara dengan panjang untuk menghilangkan rasa gugup dan gemetar nya . Dia berjalan mendekat ke arah meja .


Nampak di mata Mila yang sedikit samar karena cahaya lilin dua pasangan yang sangat cantik dan tampan sedang mencicipi makanannya . Namun terlihat pasangan pria yang hanya mencicipi beberapa makanan hanya sesendok - sesendok semua terlihat dia tidak selera memakannya . Mila hanya mendengar suara garpu dan sendok yang bermain di atas piring hingga akhirnya Mila mendekat hingga nampak jelas penampakan mereka .


" Tuan muda ". kata Mila sedikit keras sehingga membuat Steffi dan Edvan terkejut dan mencari sumber suara tersebut.


Mila semakin gemetar ,jantungnya berdetak cepat dari sebelumnya .Namun dia mencoba menguatkan langkah nya agar terlihat stabil dan tidak menjatuhkan makanannya. .


Gadis ini kenapa dia ada disini ? apa dia sedang bekerja disini ?. batin Edvan sambil menatap Mila penuh penasaran .


Sedangkan Steffi moodnya berubah ketika melihat Mila . Dia merasa tidak senang karena tadi siang gadis ini yang membuat Steffi sedikit berdebat dengan Edvan .


Cleaning servis sialan ini kenapa dia ada disini ? dan kenapa selalu mengganggu acara penting ku bersama Edvan. Ok baiklah akan ku beri kau pelajaran gadis miskin .


Gerutu Steffi dalam hati sambil menggertakkan gigi-giginya, mengepal tangannya geram . Hingga muncul ide busuk Steffi yang membuat raut wajahnya berubah dan menyunggingkan senyum sinis nya .

__ADS_1


🏵️🏵️🏵️


__ADS_2