
" Lalu sekarang kita harus bagaimana?". Tanya Erwin sedikit frustasi memikirkan keadaan Steffi didalam penjara.
" Begini saja kita cari pengacara terbaik di negara ini kemudian kita cari solusi terbaik buat kita . Pertama Mila mendapat keadilan dan kalian bisa mempertanggung jawabkan kesalahan kalian dengan adil juga . Bagaimana?".
" Baiklah kalau begitu,aku kan mencari pengacara terbaik ". Sahut Erwin ". Steffi kamu tenang saja dan jangan kuatir aku akan selalu mendampingi kamu dan membantu kamu . kita akan mempertanggung ini semua bersama ". Tutur Erwin sambil menatap Steffi dengan penuh kesedihan .
" Terimakasih erwin kamu sudah perduli padaku !". Jawab Steffi terharu .
" Baik lah sebaiknya kita pergi dan cari pengacara sekarang !". Ajak Edvan sambil menepuk pundak Erwin .
Akhirnya Erwin dan edvan meninggalkan Steffi . Nampak Erwin begitu berat meninggalkan Steffi .
" Apakah kamu mencintaiku?". tanya Steffi tiba - tiba sambil memegang tangan Erwin saat dia ingin pergi dan membuat Erwin berbalik .
Edvan yang melihat mereka berpegangan tangan memutuskan untuk keluar lebih dulu dan menunggu Erwin di luar .
" Aku mencintai mu Steffi aku akan selalu bersama mu ". Jawab Erwin yang tiba-tiba memeluk Steffi dengan erat .
Kata-kata Erwin membuat Steffi terharu ,wajahnya nampak merah karena malu dan juga senang. Airmata nya tanpa terasa meluncur begitu saja karena sangat bahagia nya .
"Terimakasih karena telah mencintai ku ,karena selama ini aku belum menemukan orang yang mencintai ku dengan tulus .Aku bersedia disini untuk menanggung kesalahan ku asalkan kamu tetap mencintai ku ". Steffi sambil memeluk erat Erwin .
" Kamu tenang saja aku akan bersama kamu dan menunggu kamu karena aku sangat mencintaimu Steffi ".tutur Erwin sambil mengusap lembut airmata Steffi ." Sudah ya aku pergi dulu !". Pamit Erwin
" Huum ". Jawab Steffi sambil mengusap airmata nya berusaha terlihat baik-baik saja di depan Erwin .
" Riko apakah kamu sudah mendapatkan pengacara terbaik ?". Tanya Erwin saat masuk kedalam mobil.
" Sudah tuan dan hari ini kita bisa menemui, ada beberapa pengacara yang sudah saya jadwalkan bertemu hari ini ". Kata Riko
" Bagaimana Erwin apakah kita akan menemui pengacara hari ini ?". tanya edvan sambil menatap ke arah Erwin.
" Ok ".
__ADS_1
Akhirnya mereka memutuskan untuk menemui beberapa pengacara dan membicarakan kasus ini . Di dalam pikiran Erwin hanya ada Steffi apalagi percakapan mereka yang terakhir membuat Erwin tidak pernah bisa berhenti memikirkan tentang Steffi .
" Apa aku sudah gila ,kenapa aku tidak bisa fokus hanya ada Steffi dalam pikiran ku ". gumam Erwin sambil menggeleng -gelengkan kepala nya .
" Apa kamu baik-baik saja Erwin ?". tanya edvan karena melihat Erwin yang sedang gelisah.
" Oh iya aku baik-baik saja ". Jawab Erwin sedikit gugup.
Sedangkan Riko hanya sesekali melihat mereka dari spion dalam mobilnya tanpa berkomentar lagi .
Sementara Mila sudah bersiap - siap pergi meninggalkan kota ini dan tanpa ada yang mengetahui nya namun sebelum dia pergi dia menemui seorang pengacara.
" Halo saya pengacara yang anda hubungi nona ". Sapa pengacara yang di hubungi Mila .
" Halo saya Mila ,silahkan duduk !". jawab Mila sambil menjabat tangan pengacara yang di ulurkan . Mereka bertemu dia suatu cafe .
" Apa ada yang bisa saya bantu nona Mila ?".
" Silahkan di minum dan cicipi makanan nya !". Kata Mila mempersilahkan pengacara minum dan makan sebelum ke permasalahan intinya agar tidak terlalu tegang .
" Terimakasih". Pengacara itu meneguk minuman yang di hidangkan oleh pramusaji.
" Begini .. ". Mila menceritakan semua permasalahan nya dengan Steffi Erwin dan juga Edvan .
" Wah anda sungguh baik hati nona ingin memaafkan mereka semua padahal anda hampir mari karena mereka ". Kata pengacara tersebut sangat kagum mendengar permasalahan Mila dan dia ingin memaafkan mereka semua .
Mila sungguh sangat baik hati karena dia sangat memikirkan nama baik mereka , walau pun di sini Mila yang tersakiti dan hampir mati karena ulah mereka .
" Apakah anda sudah memikirkan rencana anda dengan matang nona ?". tanya pengacara tersebut meyakinkan Mila lagi .
" Tentu saya sudah memikirkan semua ,karena ini demi kebaikan mereka. Saya sudah merasa lega ketika mereka sudah meminta maaf kepada saya apalagi mereka ingin menyerah kan diri . Bagi saya itu semua sudah cukup membuat saya yakin bahwa mereka benar - benar sadar ". tutur Mila memperjelas pernyataannya.
" Baik lah jika itu sudah keputusan anda saya akan melakukannya dengan sangat hati-hati dan tentunya sangat senang bisa membantu anda yang sangat baik ". Kata pengacara tersebut sambil memuji Mila dan sambil mencicipi beberapa makanan yang tersaji di meja.
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu saya mohon bantuan anda !". Pinta Mila dan kemudian berpamitan .
" Baik nona . Terimakasih!".
" Sama-sama".
Sementara Erwin dan edvan masih belum mendapatkan solusi namun mereka sudah mengerahkan beberapa pengacara untuk membantu mereka .
Erwin masih tetap memikirkan Steffi yang harus menanggung semuanya sendiri ,Erwin merasa bersalah terhadap steffi dan juga semua karena ini adalah rencana Erwin namun tidak sesuai ekspektasi nya. Erwin juga merasa dia harus bertanggung jawab karena dia gagal mencegah Steffi menabrak Mila waktu itu.
Erwin sudah sampai di rumahnya dia masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamarnya . Merasa kepalanya panas dan ingin pecah akhirnya dia memutuskan untuk mengguyur kepalanya dengan air di dalam kamar mandi . Namun setelah di guyur dengan air pikiran nya masih tetap sama dia merasa gelisah dan merasa sangat bersalah .
" Hah ... Apa yang aku lakukan ?,apa aku seorang pengecut dan membiarkan Steffi menanggung sendiri ?. Hah.. benar - benar pengecut !". Gumam Erwin .
Setelah mengeringkan rambutnya Erwin pun bergegas mengganti bajunya dan berencana ke kantor polisi lagi .
" Tuan anda mau kemana ?". tanya asisten Erwin saat Erwin terlihat tergesa -gesa keluar dari dalam rumah nya .
" Antar aku ke kantor polisi ". perintah Erwin sambil membuka pintu mobil nya .
" Ke kantor polisi tuan untuk apa ?".
" Sudah jangan banyak tanya naik dan kendarai mobil nya! ". sambil menutup pintu mobilnya .
" Baik tuan ". dengan berlari kecil assiten Erwin masuk kedalam mobil dan mengantar Erwin ke kantor polisi .
Didalam perjalanan asisten Erwin tidak bertanya apa-apa lagi karena menatap wajah tuannya yang sedang gelisah dia hanya melirik ke arah spion dalam mobil .
####
Happy reading
Semoga suka dengan cerita nya 😘
__ADS_1