Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Pertanyaan???


__ADS_3

Setelah rapat usai Edvan mengajak Riko mengunjungi rumah kakeknya tuan besar . karena sudah sangat lama Edvan tidak mengunjungi kakeknya .


Setelah sampai di halaman rumah kakeknya dia melihat mobil Brian ada disana.


" Bukan kah itu mobil brian ?". tanya edvan kepada Riko .


" Benar tuan itu mobil tuan muda Brian".


" Berarti dia sedang ada disini . Baiklah kita masuk ". dengan percaya diri Edvan keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah .


***


" Ayo kita ke kebun kakek !". ajak Brian


" Ke kebun ?".


" Iya di belakang rumah . kita bantu kakek berkebun".


" Tapi .. aku .. ".


" Ayo !! ". ajak Brian sambil menarik tangan salsa .


" Halo kek ". sapa Brian saat melihat kakeknya yang sedang memetik buah di kebun .


" Oh .. ternyata kamu datang .. apa kabar ?". jawab kakeknya sambil tertawa bahagia melihat cucu kesayangan nya datang .


" Baik kek".


Salsa masih sedikit canggung dengan suasana ini dia mengikuti langkah kaki Brian dia belakang nya .


" Kamu bersama siapa ?".


" Bersama karyawati kakek ,hihiiii".


" Oh Salsa.. ".


" Iya benar kek".


Salsa sedikit malu dia menundukkan kepalanya dan menjabat tangan kakek .Tuan besar sedikit canggung juga dengan pertemuan kali ini tidak seperti biasanya di karenakan dia merasa bersalah karena selama ini memendam rahasia tentang perusahaan dan juga hubungan dengan keluarga nya.Tuan besar juga merasa tidak enak kepada salsa karena masalah Mila .


" Oh iya kek buah mangga kakek sudah matang aku petik ya !".


" Boleh , petik aja nanti bisa kita makan bersama ".


" Oke kek". Brian pergi memanjat pohon mangga yang ada di kebun kakeknya .

__ADS_1


Sedangkan tuan besar dan salsa kini saling berhadapan dengan kecanggungan mereka dari beberapa permasalahan atau pertanyaan yang perlu ada jawabannya.


" Ehmm... Apa kamu sudah minum ? aku mintakan minum untuk mu ".


" Tidak perlu tuan besar . Aku hanya ingin bertanya kepada anda ".


Tuan besar merasa terkejut dengan tatapan sedikit serius yang sebenarnya dia tahu pertanyaan apa yang akan di lontarkan oleh salsa namun tuan besar tidak mengira akan secepat ini disaat dia belum siap untuk menjawabnya.


" Kenapa anda tidak memberitahu ku tentang keluarga ku dan juga perusahan,sedangkan anda tahu tujuan aku kesini untuk mencari keluarga ku ?". tanya Salsa dengan tatapan serius .


" Ehm.. masalah ini sebenarnya aku tidak mengetahui jika kamu adalah cucu dari sahabat ku aku baru mengetahuinya dari Brian. Jadi maafkan aku ! Aku sudah mempersiapkan perusahaan yang menjadi hak kalian namun waktunya masih belum tepat karena aku masih belum menemukan pelaku pemfitnah papa kalian ". jawab tuan besar dengan tatapan penuh penyesalan.


" Satu hal lagi kenapa anda menjual adik ku Mila jika sebenarnya anda sudah tahu bahwa dia adalah cucu dari sahabat anda ,apa anda akan mengelak lagi bahwa anda tidak tahu status Mila yang sebenar nya atau anda merencanakan sesuatu hal kepada kami ?".


Pertanyaan yang sedikit menampar tuan besar dan membuat mulutnya tercekat .


" Begini salsa sebelumnya aku minta maaf aku tidak punya maksud apapun terhadap keluarga mu. Sebenarnya aku menjual Mila hanya kepada Brian karena aku ingin membuat Brian jatuh cinta kepada mila dan ingin menjodohkan dia . Namun karena pergaulan Brian yang terlalu bebas hingga aku merencanakan hal licik seperti ini . Dan aku sungguh tidak menyangka jika akan terjadi hal seperti ini . sungguh maafkan aku!". Jawab tuan besar sedikit memelas dengan tatapan sayu penuh penyesalan dan kepedihan .


" Tuan muda Edvan anda ingin minum apa ?". tanya asisten rumah tangga tuan besar yang baru datang dari dapur dan ingin mengantarkan minuman untuk salsa dan juga Brian .


Dan hal itu membuat perdebatan salsa dan juga tuan besar berhenti dan sontak menoleh ke arah Edvan yang tepatnya ada di depan pintu masuk ke kebun tuan besar .


Dan mereka berharap bahwa percakapan mereka tidak didengar oleh edvan .


Sebelumnya tatapan edvan nampak sedih namun ketika melihat kakeknya menyapa nya dan memeluknya tatapan berubah bahagia walaupun ada pertanyaan besar didalam hatinya .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


flash back on saat Edvan masuk kedalam rumah tuan besar.


" Dimana kakek bi ?". tanya edvan saat masuk kedalam rumah .


" Ada di kebun belakang tuan".


" Itu mobil brian , apa brian bersama kakek?". Tanya edvan sambil menunjuk ke arah mobil Brian.


" Benar tuan ,tuan Brian ada di kebun sedang memetik buah bersama tuan besar ".


" Baiklah terimakasih. Aku akan ke kebun menemui mereka ".


" Baik tuan ".


Ketika Edvan berada di depan pintu masuk kebun dia melihat Salsa dan juga kakeknya berbincang dan edvan mendengar semua percakapan mereka.


Edvan sangat terkejut dan juga penasaran terhadap hubungan mereka berdua dan juga Mila , Ingin dia bertanya kepada mereka saat itu juga namun melihat kakeknya yang terlihat menyesal dan merasa bersalah edvan mengurungkan niatnya. Dia ingin mencari tahu sendiri hubungan antar ketiganya . Walaupun dari percakapan sudah jelas salsa dan juga Mila adalah satu keluarga namun soal perusahaan yang akan diberikan kepada salsa edvan masih belum mengerti hubungan nya. Apalagi soal Mila yang akan di jodoh kan dengan dirinya .

__ADS_1


Dia memendam pertanyaan besar didalam hatinya dan pura-pura tidak mendengar percakapan mereka .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= flashback off


" Aku baru datang kek, aku tidak menghubungi kakek karena sebenarnya aku tidak berniat kemari kek karena aku ada rapat didekat sini jadi aku mampir kesini karena ingin bertemu dengan kakek". jawab edvan


" Baiklah kita makan siang bersama ya , mumpung ada Brian juga disini " .


" Brian ada disini , dimana dia kek?".


" Hey .. aku ada disini , lihat apa yang aku petik ". Teriak Brian sambil membawa buah mangga hasil petiknya .


" Wah besar sekali buahnya ". kata Edvan sambil mendekat ingin mengambil buah yang di bawa oleh Brian.


" Eits .. ini bukan untuk mu tapi untuk ...". Brian memberikan buah itu kepada Salsa .


" Ini untukmu ". kata Brian sambil tersenyum dan memberikan kepada Salsa.


" Terimakasih". jawab Salsa sambil tersenyum dan menerima buah itu.


" Dasar kamu ya ! ".


" Tenang saja Edvan kakek masih ada buah mangga untuk mu ayo masuk akan aku ambilkan untuk mu ".


" Wah ... kakek memang baik ". sambil meledek ke arah Brian .


Kemudian mereka masuk kedalam rumah dan menikmati hasil petik buah dari kebun tuan besar .


" Sebentar lagi masakan di hidangkan kamu harus makan siang disini edvan !".


" Baik kek , aku masih ada waktu satu jam lagi sebelum rapat di mulai ".


" Wah .. sepertinya sibuk sekarang ya . Hahaha ". Brian


" Bagaimana dengan perusahaan kamu Edvan ?". tanya kakek


" Perusahaan ku sudah mulai menggeliat kek dan banyak penawaran bagus untuk perusahaan saat ini ".


" Bagus lah ".


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


happy reading


semoga teman - teman menyukai ceritanya๐Ÿ˜˜๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2