Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Raisya lagi . Raisya lagi ..


__ADS_3

"you Will married me ?.." tanya Brian sambil menekuk lututnya dan menyerahkan sebuah cincin di depan Salsa .


Salsa benar - benar tidak percaya dengan kejadian yang ada didepan matanya . Dia terharu dan terpukau. Dia tersenyum malu sambil menutup mulutnya dengan tangan kanan nya .


" Gimana kamu mau enggak menikah dengan ku ? Aduh aku pegel nih jongkok terus ". kata Brian sedikit kesal karena cincin yang diberikan tidak segera di terima oleh Salsa...


" Siapa suruh kamu jongkok ". jawab Salsa sedikit manyun. moment yang romantis malah jadi bertengkar deh mereka .


" Cepetan terima dong kalau gak mau terima aku kasih orang lain nih ..!".


" Kamu ya .. niat gak sih melamar aku ?".


" Niat dong !. Tapi cepetan terima ya hehehe ".


" Iya udah sini ". sambil manyun Salsa mengambil cincin yang diberikan oleh Brian .


" Jadi kamu mau ya ?. jadi istri aku ?". Tanya Brian sambil tersenyum bahagia dan berdiri.


" Tunggu dulu ,kamu kan janji kita kencan dulu selama satu bulan kalau cocok kita nikah ".


" Kelamaan nih . Kita nikah sekarang aza ya ! ". ajak Brian sambil tersenyum.


"Kamu ya .. ". sambil mencubit perut Brian .


" Iya . Maaf - maaf !. Aku akan menunggu jawaban kamu kok. Kalau kamu memang mau jadi istriku berikan cincin itu padaku dan mintalah aku untuk melingkarkan di jari mu !".


Salsa tidak menjawab hanya tersenyum bahagia mendengar perkataan Brian yang bijaksana .


" Tunggu apakah orang tua kamu akan menyetujui nya ?". tanya salsa kuatir .


" Jadi kamu mau ya ? sampai mikirin orang tua ku setuju apa enggak ". canda Brian sambil tertawa cekikikan.


" Aku serius nih !".


" Ok ..ok .. maaf lagi deh !".sambil mengelus rambut Salsa. " orang tuaku pasti setuju sama kamu karena kan mereka sudah mengenal kamu , kamu adalah salah satu karyawan kakek yang terbaik . Pasti mereka sangat setuju ".


" Tapi kamu kan tuan muda yang akan mewarisi semua perusahaan milik keluarga mu . Sedangkan aku kan cuma karyawan dari kakek kamu bukan nona muda ".


" Kata siapa kamu bukan nona muda , kamu nona muda bagiku .Bahkan nyonya muda satu - satu nya nanti di rumahku ". Canda Brian lagi membuat Salsa marah lagi .


" Kamu .. bercanda terus . Aku serius nih ". salsa sambil memanyunkan bibirnya.


" Iya maaf .. maaf . Gak usah di pikirin soal itu . keluarga ku adalah urusan ku dan urusan kamu adalah menerima aku jadi suami mu . ckckck... ". jawab Brian sambil cengar-cengir lagi .


" Ah...udah .capek sama kamu . Terserah kamu saja lah !". jawab salsa menyerah.

__ADS_1


" Capek ya sini aku pijetin!". Canda Brian lagi sambil memijat pundak Salsa.


" Oh iya hari Minggu aku udah bilang sama kakek kalau aku akan kerumahnya untuk mengenalkan calon istriku ". sambil kembali duduk di tempat duduk semula berhadapan dengan Salsa.


" Hah.. kamu akan mengajak aku ke rumah tuan besar ?". Salsa terkejut karena secepat itu Brian akan memperkenalkan nya sebagai calon istri .


" Siapa bilang aku mengajak kamu , aku akan mengajak calon istriku ". canda Brian lagi.


" Maksud kamu ..? siapa ?".


" Bidadari didepan aku " sambil tersenyum.


" Kamu ya bercanda lagi aku serius nih!, aku kan belum siap ". .


" Tenang aja aku akan menunggu kamu siap dan aku akan membantu kamu . Kakek ku sudah mengerti tentang kamu jadi tidak usah kuatir. Kakek juga bukan orang yang menakutkan. Dia memang tegas tapi dia sangat baik hati . Dia selalu mendukung aku dan tidak mempermasalahkan pilihan teman hidupku selagi aku bahagia.jadi tidak usah kuatir, keluargaku sebenarnya welcome kesiapa pun tidak pernah mengatur dengan siapa aku menjalin hubungan Jadi kamu tenang saja ya !". tutur Brian sambil memegang tangan salsa dan mengelus dengan lembut kemudian mencium punggung tangan salsa .


...


Salsa merasa tenang dengan perkataan Brian. Dia tidak merasa kuatir lagi dan cemas. Dia hanya belum siap untuk masuk di keluarga Brian yang terhormat dan kaya. Mempunyai banyak perusahan terkenal yang tersebar di seluruh negeri.


..


" Hemm.. aku masuk dulu ya ". pamit Salsa ketika didepan rumahnya setelah acara makan malam nya selesai .


" Iya ada apa ?". salsa sambil membalikkan badannya ke arah Brian.


Brian mendekatkan wajahnya ke wajah salsa tinggal beberapa centimeter saja . Detak jantung salsa berdebar karena dia tahu niat Brian yang ingin menciumnya. Salsa memejamkan matanya saat bibir Brian sudah sangat dekat dengan wajahnya. Begitupun dengan Brian jantungnya berdebar dia ingin ******* buah Cherry segar yang sudah dari tadi membuatnya menelan ludah.


Drrt.. drttt..


Suara getar ponsel salsa bergetar dan membuat suasana jadi canggung ketika dua buah cherry segar sudah hampir menempel.Salsa memalingkan wajahnya dan mengambil ponsel di dalam tasnya . sedangkan Brian menarik tubuhnya ke posisi awal .


" sial ". batin Brian mengumpat karena hasratnya ******* Cherry manis ini gagal .


" Maaf aku terima dulu !".kata salsa sedikit canggung dan juga sedikit kesal .


" Ok ". jawab Brian dengan senyum sedikit masam dan sedikit di paksakan.


πŸ“ž Hallo Raisya .


πŸ“ž "Maaf kak , mau tanya baju di lemari kamar yang aku tempati boleh aku pakai kah ? . karena bajuku kotor semua belum aku cuci ". kata Raisya di sambungan telepon.


πŸ“ž " Iya pakai saja itu aku belikan memang buat kamu Raisya ". jawab salsa .


πŸ“žWah .. benarkah ? terimakasih kak ". jawab Raisya nampak bahagia dari nada suaranya .

__ADS_1


πŸ“ž "Ok .. Raisya ". jawab salsa kemudian menutup sambungan teleponnya.


" kenapa ". tanya Brian basa-basi


" Tidak ada . Cuma Raisya tanya soal baju saja". jawab Salsa .


" Oh .. begitu "


Suasana kembali hening lagi sejenak dan kemudian melanjutkan debaran jantung yang tertunda kembali merapat kedua Cherry yang tadi hampir menyatu. Sudah sedikit lagi keduanya menyatu dan lagi - lagi suara ponsel Salsa berdering lagi .


Drrt... drrt...


Salsa memalingkan wajahnya kembali dan melihat layar ponselnya .


.


" Raisya .?". gumam salsa ketika melihat layar ponselnya .


πŸ“žHallo


πŸ“ž Hallo kak . Maaf kak mau tanya kak salsa ada di mobil bawah kah ? Soalnya aku melihat ada mobil di bawah .


πŸ“ž "Eh... iya . .. " jawab Salsa


" Aduh ketahuan gak ya sama si Raisya kalau aku lagi sama Brian ". batin salsa sambil melihat ke lantai atas rumah nya .


Nampak jendela kamar Raisya terbuka dan kelambu pun yang terbuka . Raisya terlihat berdiri sambil mengawasi mobil Brian .


πŸ“ž "untunglah , aku kuatir ada apa-apa dengan kakak karena sudah malam belum datang - datang ". jawab Raisya mengelus dadanya sambil memantau mobil yang terparkir tepat di bawah sebelah rumah Salsa.


.


πŸ“ž" iya . ini kakak mau turun dari mobil dan masuk kedalam ". jawab Salsa sedikit tegang


πŸ“žOk kak aku bukakan pintu ya .


πŸ“ž"Tidak usah Raisya . Terimakasih". Jawab Raisya kemudian menutup teleponnya.


" Hah.. ". Salsa menghela nafas panjang .


" Kenapa ..? Raisya .. lagi .. Raisya lagi ?". Tanya Brian sedikit kesal.


" Aku masuk dulu ya , sudah di tunggu Raisya . Dia sudah tahu aku didalam mobil ini ". jawab salsa sambil membuka pintu mobil dan bergegas keluar .


." Tunggu !". kata Brian namun tidak sempat di jawab oleh Salsa karena dia segera menutup pintu mobil dan berlari kecil masuk kedalam rumah .

__ADS_1


__ADS_2