
"Aduh ". Mila beranjak dari jatuhnya namun dia tidak bisa berdiri karena kaki nya sedikit lecet karena dorongan dari Steffi tadi .
" Apa orang kaya dan orang kota itu kelakuannya seperti ini ya ? ". Gumam Mila sambil berusaha bangkit menahan perih .
Edvan keluar dari ruangan nya karena mendengar suara bising barusan . Dia mendapati Mila yang berusaha bangkit dari jatuhnya dan kemudian menghampiri nya .
" Kamu kenapa ? ". tanya Edvan sambil membantu dia bangkit
" Hanya terpeleset tuan ,maaf tuan mungkin kurang hati-hati. Terimakasih". jawab Mila kemudian menyingkirkan tangan Edvan yang membantu dia berdiri
" Baiklah ,lain kali hati-hati".
" Baik tuan ". Mila kemudian membersihkan alat pel nya dan meninggalkan Edvan
Edvan hanya menatap Mila dari belakang . Ada rasa kasihan didalam batin Edvan . Kemudian dia membalikkan badannya dan kembali ke ruangan.
Sedangkan Steffi berjalan menuju ruangan karyawan kantor, semua karyawan yang melihatnya segera Kembali ke tempat duduknya dan ada yang bersembunyi karena mereka tidak ingin membuat masalah dengan Steffi karena dia terkenal dengan penyihir jahat karena dia sangat kejam terhadap karyawannya.
"Ayo minggir ... minggir ada penyihir datang sebelum kamu di sulap menjadi tikus got ". seorang karyawan berlari pelan dan memperingatkan yang lain dan segera duduk dengan rapi di tempat nya .
Steffi melewati karyawan -karyawan tersebut dan karyawan-karyawan tersebut memberi senyuman manis yang terpaksa untuk memberi penghormatan kepada nya .
Steffi melangkah kan kaki ke kepala bagian cleaning servis .kepala cleaning servis terlihat gemetar dan pura - pura sibuk dengan pekerjaan nya .
Steffi langsung menggebrak mejanya .Kepala cleaning servis terkejut dan segera berdiri dan memberi salam .
" Hai siapa yang hari ini bertugas membersihkan ruangan tuan muda ?". Tanya Steffi dengan matanya yang melotot.
" Mila nona dia karyawan baru disini ". jawab kepala bagian sambil gemetar.
" Besok suruh dia bersihkan seluruh toilet di kantor ini dan jangan biarkan dia membersihkan ruangan tuan muda, mengerti !". sambil menunjuk ke arah kepala bagian .
" Baik nona ". jawab kepala bagian sambil menunduk .
Kemudian Steffi segera pergi dari ruangan tersebut dan meninggalkan kantor Edvan .
Sedangkan Mila duduk di ruangan pantry dan dia meringis kesakitan memegang kakinya yang lecet.
Kepala bagian masuk kedalam ruangan pantry dan menghampiri Mila .
" Mila mulai besok kamu tidak usah membersihkan ruangan tuan muda kamu dipindahkan untuk membersihkan toilet !". Kata kepala bagian tanpa mempedulikan Mila yang sedang kesakitan dan kemudian membalikkan badan keluar ruangan .
" Baik pak ". jawab Mila .
Aduh gimana ini ya bagaimana aku harus mencari informasi tentang buaya tampan itu jika aku di pindah dan tidak akan bertemu setiap hari dengan nya .
__ADS_1
Pikir Mila sambil menggaruk -garuk kepalanya.
***
Sepulang kerja dia pulang ke tempat Salsa dan di sambut oleh Salsa .
" Gimana kerjanya hari ini ? ". tanya Salsa
Salsa terkejut melihat Mila yang jalan nya sedikit pincang dan meringis kesakitan
" Eh kamu kenapa kok sedikit pincang ? apa kamu jatuh ? ".
" Iya kak tadi kepleset dikit hihihi ". jawab Mila sambil tertawa kecil .
" Kamu hati-hati makanya kalau kerja !, sini aku obati ! ". sambil menuntun Mila ke tempat duduk
" makasih kak".
Salsa membantu Mila mengobati kakinya yang lecet .p
" Gimana tadi sudah ketemu target kamu ? "tanya Salsa penasaran
" Sudah kak , tapi besok seperti nya aku tidak akan bertemu lagi karena aku di pindah tugas nya ".
" Kok bisa di pindah ?. Baiklah besok aku yang akan urus biar kamu bisa di pindahkan lagi ". kata Salsa
" Kamu tahu darimana apa tunangan nya pergi kekantor nya? ". salsa mengernyitkan dahinya
" Iya kak tadi tunangannya pergi ke kantor. Tapi kak apa tidak sebaiknya aku mundur dari misi ini kak aku takut di kira pelakor kak". tanya Mila sedikit gelisah sambil menggigit bibir bawahnya
" Biasanya kalau orang kaya selingkuh itu dia akan menutupi dengan rapat Mila jika pun ketemu tenang saja aku akan membantu mu kamu hanya fokus untuk mendapatkan cintanya, kalau kamu sudah mendapatkan cintanya kamu pasti akan di pertahankan bagaimana pun caranya ." sambil tersenyum dan membereskan obat -obat luka yang di pakai
.
" Tapi aku tidak yakin kak bisa membuat dia jatuh cinta , tunangannya saja sangat cantik ". Mila sambil memanyunkan bibirnya
Salsa hanya tersenyum mendengar perkataan Mila .
" ya sudah kamu mandi dan istirahat sana ,jangan lupa makan ya !".
" baik kak". Mila sambil beranjak
Salsa kemudian mengambil ponselnya dan sibuk berbicara di telepon sedangkan Mila masuk kedalam kamarnya untuk istirahat.
" Baik pak ". kata Salsa sambil menutup sambungan teleponnya.
__ADS_1
***
keesokan hari nya Mila berangkat kerja seperti biasanya . Dia memulai aktivitas nya dengan membersihkan toilet -toilet di kantor.
Tanpa mengeluh dia segera menyelesaikan dengan rajin . Sedangkan karyawan yang lain begitu santainya membersihkan nya sambil mengeluh tidak karuan .
" Hai kamu .. kamu cepat sekali membersihkan nya tolong dong bantu aku juga biar cepat selesai ". kata karyawan tersebut
" Baik kak , namaku Mila ". sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum
Karyawan itu heran dengan mila yang tidak marah ketika dia menyuruh membantunya malahan dia tersenyum .
" Oh..Tina ". jawab karyawan tersebut sambil menyambut uluran tangan Mila
Sedikit gendut rambutnya yang selalu di ikat dan kulitnya yang sawo matang itu lah gambaran dari Tina karyawan yang bersama Mila.
Mila melakukan pekerjaan nya dengan cepat sedangkan Tina banyak bersantai nya dan lebih sering beristirahat sambil memakan sesuatu .
" Hai Mila apa kamu mau ini ? ". tanya Tina sambil menyodorkan bungkusan makanan .
Mila tersenyum sambil membersihkan tangannya dan mencicipi makanan tersebut .
" Hmm.. enak kak".
" Mau lagi ambil lah ! ". suruh Tina sambil menyodorkan lagi makanan tersebut.
"Terimakasih kak". Mila mengambil satu lagi makanan itu.
" kamu dari mana ? ". tanya Tina
" Aku dari desa Kaka". jawab Mila
Setelah beberapa menit mereka mengobrol akhirnya mereka menjadi akrab dan lebih dekat dan ternyata Tina orangnya baik tidak seperti dugaan Mila yang pertama.
Ternyata masih ada orang baik di kantor ini
batin Mila sedikit tenang sambil mengelus dadanya .
" Mila kamu di panggil sama pak Agus ". salah satu cleaning servis
" Baik ".
Kemudian Mila segera ke ruangan kepala bagian.
***
__ADS_1
bersambung
hai reader selamat membaca ya 😘