Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Pameran


__ADS_3

" Mila ada banyak yang mengirim bunga dan juga kado untuk mu . Namun ini aku kirim khusus untuk mu . Kado dan bunga ini dari penggemar setia kamu Mila . Yang selalu membeli lukisan kamu dan juga orang yang selalu menebak makna dari lukisan kamu dengan tepat ". Tutur Rena saat berkunjung kerumah salsa spesial memberikan kado untuk Mila dari semua penggemar dan juga perusahan -perusahan yang ingin bekerjasama dengan Mila .


" Benarkah ?".


" Tentu dong ".


" Coba aku lihat !".


" Ini lihatlah !".


" Wah dia juga tahu bunga kesukaan ku . Bunga Lily yang cantik ".


" Benarkan apa kataku dia memang penggemar setia kamu . Seperti nya orang ini mengenali kamu Mila ?".


" Ah yang benar ? Tapi siapa ya ?".


" Siapa tahu dia adalah mantan kamu ?".


" Tidak mungkin kak ".


" Ya mungkin saja ?".


" Apakah dia Edvan ? , tidak .. tidak mungkin . Bahkan dia tidak mencari ku saat aku kecelakaan ataupun menolongku . Dia tidak akan perduli padaku . Mungkin dia sudah bahagia dengan nona steffi . Mungkin itu jauh lebih baik daripada saat aku bersama dia . Dan aku tidak ingin mengganggu rumah tangga mereka . Apalagi Erwin sudah pergi dari nona Steffi mungkin mereka akan lebih dekat tanpa aku dan juga Erwin ". Mila bertanya sendiri dalam hati .


Saat pertemuan dengan Erwin . Erwin telah menceritakan semua hubungan nya dengan Steffi . Jadi Mila sudah mengetahui hubungan Steffi dan juga Erwin yang saat ini sudah tidak berlanjut lagi . Namun Mila belum mengetahui tentang kabar Edvan yang telah bercerai dengan Steffi dan juga Edvan yang telah mencari kemana-mana karena Steffi yang tidak mau mendengar berita tentang Edvan .


"Nona Mila ada kiriman untuk mu ". Kata pembantu rumah tangga Salsa.


" Iya mbk ".


"Saya taruh disini ya !".


" Bawa kesini saja MBK saya ingin lihat dari siapa !".


" Baik non ".


" Dari siapa Mila ?". Tanya Rena .


"Tidak ada nama pengirimnya, sepertinya ini juga dari perusahaan. Dia juga tahu bunga Kesukaan ku sangat indah bunga nya ".


" Wah benar sangat indah rangkaian bunganya".


" Mungkin ini dari perusahaan besar . Namun kenapa nama perusahaan nya tidak di cantumkan ya ?".


" Iya juga sih . Atau mungkin tadi mbaknya pas waktu ambil jatuh kali Mila ?".


" Mungkin juga sih ?. Sudahlah tidak apa-apa yang terpenting adalah bisa menebak lukisan ku waktu saat pameran kan . Bukan siapa yang mengirim bunga atau hadiah mewah kan ?".


"Iya benar Mila . Karena orang yang bisa menebak lukisan berarti dia adalah orang yang benar - benar mengerti lukisan dan orang yang mengerti tentang perasaan mu Mila ".

__ADS_1


" Iya kak benar sekali, sebaiknya aku fokus untuk melukis dengan baik dan bagus serta indah ".


" Iya Mila , semangat ya !".


"Wah kalian sedang ngobrol apa ini ?". Tanya Salsa tiba - tiba datang menghampiri mereka berdua .


" Biasalah ngobrol soal lukisan ". Jawab Rena .


" Wah banyak sekali hadiahnya . Dari siapa ?".


" Dari penggemar Mila lah ".


" Wah jadi orang terkenal sekarang ya adik aku ". Canda salsa


" Bisa aja kakak ini ".


" Ya udah Mila semangat ya !".


" Terimakasih kak ".


" Rena ayo temani aku ke salon dong ! , Sudah lama kita enggak keluar bareng ".


" yuk !!. Aku juga pingin cerita sama kamu ".


" yuk gass, berangkat!".


" Ok. Mila aku pergi dulu ya". Pamit Rena


###


Acara pameran.


" Bagaimana semua sudah di tata sesuai dengan plan kita kan ?". Tanya Rena kepada karyawan nya .


" Sudah Bu , semua sudah sesuai rencana . Dan semuanya sudah siap ". jawab karyawannya


" Baiklah terimakasih atas bantuannya ya . Semoga lancar hari ini ".


" Amin Bu ".


Rena sibuk menata acara pameran hari ini dan ada beberapa karyawan Erwin yang juga datang membantu Rena . Lukisan Mila sudah berada di sana di tempat kan di sudut spesial . Banyak para undangan dan juga petinggi perusahaan yang datang menghadiri acara tersebut.


Edvan ,Steffi diantara nya pun datang ke acara . Sengaja Mila dan juga Erwin tidak datang di acara tersebut karena mereka sudah menyiapkan rencana lain setelah pameran .


Pameran terselenggara sangat meriah . Dan acara sambutan pun berjalan dengan sukses. Tamu dan para pengunjung mulai berkeliling melihat satu persatu lukisan yang terpampang di galeri .


Tentu yang paling di minati adalah lukisan Mila namun sayangnya lukisan kali ini tidak di jual karena mereka khusus memajang lukisan Mila untuk kepentingan projects Erwin .


Petinggi-petinggi perusahan pun mulai menebak makna dari lukisan Mila . Mereka membawa orang yang ahli dan mengerti soal lukisan . Steffi pun datang dengan orang yang ahli menebak makna dari lukisan .

__ADS_1


Steffi dan juga tim nya mulai mengamati dengan cermat lukisan tersebut. Hingga hampir satu jam mereka berada di sana . Dan pada akhirnya mereka bisa menebak makna dari lukisan tersebut dan dinyatakan benar .


" Tebakan anda memang benar tuan . Anda memang benar - benar mengerti soal lukisan ". Puji Rena kepada orang yang dibawa oleh Steffi .


" Jadi bagaimana apakah aku bisa bertemu dengan pelukisnya?". Tanya Steffi


" Tunggu Nona , kita harus menunggu jawaban dari perusahaan yang lain juga . Setelah selesai nanti kita akan atur pertemuan dengan pelukisnya bagi yang menebak dengan benar ". Tutur Rena .


.


" Baiklah aku akan menunggu kabar baik dari nona ".


" Siap nona pasti akan saya kabari karena anda sudah menebak dengan benar ".


" Ok saya pergi dulu ".


" Baik nona terimakasih!".


Akhirnya perusahaan Steffi bisa masuk kedalam nominasi perusahaan yang akan lanjut ke step berikutnya.


" Bukan kah dia Edvan ?". Gumam Steffi saat melihat Edvan dan juga Riko yang berada di acara pameran ini juga .


Siapa sangka mereka akan bertemu di pameran ini . Menghindari pun tidak bisa karena mereka sudah saling melihat yang akhirnya mereka harus bertegur sapa dan berbasa-basi.


" Halo Edvan ?". sapa Steffi


" Halo juga ". Jawab edvan


" Jadi kamu ikut juga di acara ini ?".


" Tentu , Karena ini adalah proyek besar aku akan merebutkan nya ".


" Hahaha.. apa kamu bisa ?, sedangkan kamu tidak bersama seseorang yang mengerti soal lukisan ". Ledek Steffi .


Edvan hanya tersenyum saja dengan kesombongan Steffi .


" Aku perkenalkan dia adalah pelukis ternama di negara ini , karyanya pun sudah mendunia. Pasti jika kamu mengerti soal lukisan sudah tahu lah soal karya - karya nya ".


" Iya aku tahu siapa dia , tapi bukan Edvan jika tidak bisa memenangkan projects ini ".


" Benarkah?.. Hahaha.. sayang sekali . Aku tidak tahu apa kah kamu lanjut ke step berikutnya dan lihatlah di daftar pengumuman bahwa perusahaan ku satu-satunya yang lolos hahaha.. ".


" Kita lihat saja nanti ini masih belum finish , Steffi... ".


" Ok .. ". Jawab Steffi dengan raut wajah marahnya kemudian dengan sifat angkuh nya dia meninggal kan Edvan .


####


Happy reading

__ADS_1


semoga kalian suka dengan cerita nya 😘


__ADS_2