Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
penculik


__ADS_3

Steffi ,Edvan , Riko dan juga assisten Steffi pun sarapan bersama mereka nampak seperti team yang solid saling bertukar pendapat .


Steffi pun tidak akan tinggal diam dengan kesempatan ini dia menunjukkan kemampuannya dalam bidang bisnis dihadapan Edvan dan membuat Edvan sedikit terkesan.


Setelah selesai sarapan mereka pun berangkat untuk menemui klien mereka dan mulai bernegosiasi untuk proyek besar mereka .


Steffi nampak begitu lancar berkomunikasi dengan berbahasa asing hingga membuat semua team terbantu begitupun juga Edvan . Sudah seharian mereka mengadakan meeting bersama namun untuk hasilnya belum mereka dapatkan dan akan di lanjutkan ke keesokan harinya .


" Edvan .. malam ini bisa kita jalan-jalan? ". kata Steffi manja sambil bergelayutan di lengan Edvan .


Edvan hanya melontarkan senyum manisnya mengisyaratkan dia setuju dengan keinginan Steffi .


" Yes ". Steffi sambil mengepalkan tangannya .


####


"Non Mila sudah selesai belanja nya ? ". tanya bi inem


" sudah bi. Ayo kita pulang ". jawab Mila sambil tersenyum dan membawa barang belanjaan nya .


" Waduh non ada yg ketinggalan , bibi ambil dulu ya ". Bi inem menepuk jidatnya ketika mereka berada didepan toko .


" Baik Bi saya tunggu sini ya ".


" Baik non " sambil berlari kecil masuk ke dalam toko lagi .


Tiba - tiba ada dua orang lelaki menghentikan mobilnya di depan Mila dan dengan sigap mereka membungkam mulut Mila dan menarik tangan Mila masuk ke dalam mobil . Namun rencana mereka gagal karena ada seseorang yang tiba - tiba menendang pria yg mendorong Mila masuk ke mobil dan membuat dia terjatuh .


Melihat temannya terjatuh pria satunya melepas tangan Mila dan melayangkan pukulan kepada pria yg menolong Mila. Namun pukulan itu gagal mendarat karena tangkisan kuat dari pria tersebut . Mila dengan sigap segera lari menjauh dan berteriak minta tolong . Dan beberapa orang muncul setelah mendengar teriakkan Mila.


Melihat banyak orang yang keluar ke dua pria yang akan menculik Mila segera berlari masuk mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Mila berlari kecil mendekati pria yang menolongnya

__ADS_1


" Apa anda baik-baik saja ? ". tanya mila kuatir


" Aku baik- baik saja, bagaimana dengan kamu Mila ?". Sambil tersenyum memegang bahu Mila .


" Anda tuan ?".


" Iya aku kebetulan sedang mencari makan siang di daerah sini".


" Terimakasih tuan Brian anda telah menyelamatkan saya ".


" Mungkin cuma kebetulan. Oh iya ngomong - ngomong kenapa mereka ingin menculik kamu ?".


" Entahlah tuan ?".


" Hmm.. baiklah bagaimana kalau kamu temani aku makan untuk membalas kebaikan ku ". Brian tersenyum manis sedikit merayu .


"Non , anda baik-baik saja . saya mendengar tadi dari pengunjung toko kalau nona mau di culik ." Bi inem lari ke arah Mila dan memeriksa tubuh Mila .


" Aku baik-baik saja Bi, untung ada tuan Brian yang membantu ". bola mata Mila melirik ke arah Brian .


" Eh iya Bi". jawab Brian sedikit malu


" Ngomong-ngomong Gimana kita jadi makan siang ?".


" Kalian mau makan siang ? ". tanya bi inem


Mila menganggukkan badan .


" Baiklah karena tuan sudah menyelamatkan nona , saya izinkan untuk makan siang bersama tapi saya akan tetap mengawal nona di belakang karena saya takut ada apa-apa lagi ".


" Baiklah bi , kalau itu memang tugas nya bibi ". jawan Brian pasrah .


Mereka sudah berada di sebuah cafe . Mila dan Brian duduk di satu meja sedangkan Bi inem ada di meja sebelah dengan mata menyelidik nya .

__ADS_1


Brian sedikit canggung dengan mata Bi inem yang tak lelah mengawasi di sekitar Mila .


" Bibi kamu tidak lelah apa dari tadi melotot kekanan kekiri?". kata Brian dengan sedikit kesal dengan kelakuan Bi inem yang terus mengawasi mereka.


Mila hanya tersenyum saja.


" Ngomong - ngomong kamu belum ngasih tahu aku tempat tinggal kamu ? ".


" Anda tidak perlu tahu tuan itu privasi saya ".


" Baiklah jika itu memang privasi kamu . Tapi sebenarnya kamu siapa sih , kenapa mereka ingin menculik mu ? . Apa kamu tidak curiga ? . apa perlu bantuan ku untuk mencari tahu siapa mereka ? ". Tanya Edvan penasaran tentang kehidupan Mila .


" Tidak perlu tuan saya bisa mengatasi sendiri ".


" Baiklah jika kamu tidak butuh bantuan ku . Telepon aku Jika kamu butuh bantuan ". sambil menyodorkan kartu namanya kepada Mila.


" Baik tuan terimakasih " . Mila mengambil kartu nama itu dan menyimpan nya di dompet.


" Baiklah tuan saya rasa cukup untuk makan siang kita hari ini, saya undur diri dulu tuan ".


" Baiklah . jangan lupa call aku jika perlu bantuan ".


" Baik tuan ".


Bi Inem dan mila meninggalkan Brian .


Siapa dia sebenarnya? aku jadi penasaran, apa dia ada hubungannya dengan Edvan ? .


Batin Brian hingga membuat rasa penasaran nya terhadap Mila semakin kuat . Dan Brian memutuskan untuk mengikuti Mila secara diam-diam.


Sesampainya di apartemen Mila dan Bi Inem segera masuk ke dalam lobi apartemen. Anehnya ada dua orang laki-laki yang mengikuti Mila . Dan ada satu orang laki - laki yang juga mengikuti Mila dan Bi inem kemanapun sepertinya dia adalah pengawal suruhan Edvan . Sedangkan yang dua pria tersebut masih mencurigakan .


Brian mengamati gerak-gerik mereka yang mengikuti Mila .

__ADS_1


" Siapa mereka ?. kenapa mereka mengikuti gadis lugu seperti Mila ? Siapa sebenarnya Mila ? aku harus mencari tahu yang sebenarnya?". Gumam Brian didalam mobil sambil memperhatikan mereka .


####


__ADS_2