Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
penculik part 2


__ADS_3

"Non ,sepertinya nona harus berhati-hati tidak usah sering keluar Nona lebih baik ada di apartemen saja !". dengan raut wajah yg nampak begitu kuatir Bi inem memperingatkan Mila.


" Baik ,Bi ".


" Sebaiknya nona tidur istirahat saja !".


" Baik Bi . Bibi juga jangan lupa tidur ya ! " .jawab Mila sambil menepuk bahu Bi inem dan melempar senyumnya untuk membuat bi inem tenang dan tidak mencemaskan nya .


.


" Baik non ".


Mila masuk kedalam kamarnya sedangkan Bi inem masih tetap dengan ke khawatiran nya .Dia mondar-mandir di ruang tamu memikirkan siapa yang berbuat jahat kepada Mila hingga ingin menculik nya .


Bi inem mengambil ponselnya dan menelepon Edvan untuk memberikan informasi tentang kejadian hari ini .


๐Ÿ“ž Halo tuan ..


๐Ÿ“žIya Bi , ini Riko tuan Edvan masih makan malam dengan nyonya Steffi . Ada apa bi ?


๐Ÿ“žBegini tuan ... ( Bi inem menceritakan semua kejadian tadi siang )


๐Ÿ“žBaik Bi . Akan aku urus semua . Bibi tenang saja jaga nona baik - baik !.


๐Ÿ“žBaik tuan .


Riko menutup teleponnya dan kemudian segera mengambil tindakan menelepon orang suruhan Edvan yang di beri tugas untuk menjaga Mila untuk lebih memperketat penjagaan.


๐Ÿ“žLakukan tugas mu dengan benar dan aku tidak mau ada kesalahan sedikitpun. Jika itu terjadi kamu tahu sendiri akibat nya .( ancam Riko terhadap suruhan Edvan agar menjalankan tugas dengan benar)


๐Ÿ“žBa..ba..baik tuan .( terdengar suara nya terbata-bata ketakutan).


Riko segera menutup teleponnya ,dia ingin menyampaikan berita ini kepada Edvan tapi melihat Edvan yg sedang menikmati perayaan kesuksesan meeting hari ini Edvan mengurungkan niatnya dan berniat mengatasi semuanya sendiri .


Edvan sedang menikmati makan malam dengan Steffi .


" Sayang bagaimana perasaan mu sayang ?". Steffi tiba-tiba memegang tangan Edvan .


" Aku baik-baik saja .Memang kenapa ? ".


" Apa kamu belum bisa untuk mencintaiku ? ".


" Maaf Steffi aku perlu waktu untuk itu ". Edvan segera melepas tangan nya dari genggaman Steffi


" Baiklah aku akan menunggu mu ". Steffi sambil tersenyum masam.


Tiba-tiba ponsel Edvan berdering .


" Maaf boleh aku angkat telepon dulu ? ".

__ADS_1


" Oke. Silahkan ".


Edvan meninggal kursinya dan mengangkat telepon nya .


๐Ÿ“žTuan apa tuan sudah mengetahui nya bahwa project yang seharusnya jadi milik kita berpindah ke perusahaan nyonya Steffi .


๐Ÿ“žApa ... ?? semua ??.


๐Ÿ“ž Iya tuan ,semua project yang selama ini kita tangani jatuh ke tangan nyonya Steffi dan juga project baru yg kita rebutkan juga jatuh di tangan nyonya tuan .


๐Ÿ“ž kenapa bisa ? kita sudah melakukan semua project sesuai perjanjian dan juga kita mempresentasikan semuanya dengan baik .


๐Ÿ“žIya tuan saya juga sedikit curiga .


๐Ÿ“ž Selidiki sekarang!


๐Ÿ“ž Siap tuan .


Edvan menutup teleponnya dengan raut wajah kesal .


" Brengsek ". gerutunya


Beberapa saat kemudian ponselnya berbunyi lagi .


๐Ÿ“ž Edvan apa yang terjadi ?


๐Ÿ“žAku tidak mau tahu project itu harus kembali ke tangan kita . Dan satu lagi baik-baik dengan Steffi agar dia mau berbagi project dengan perusahaan kita . Jangan kecewakan papa dan juga Steffi ingat itu Edvan !


Sebelum Edvan menjawab telepon nya pak Richard sudah mematikan sambungan teleponnya .


" Dasar brengsek ". gerutunya.


Dan tanpa sadar Steffi sudah ada di belakang nya sambil memegang gelas minuman di tangan dengan senyumnya yang sinisnya.


" Ada apa sayang ? ".


Edvan tidak menjawab hanya menghela nafas .


" Kamu jangan kuatir sayang aku akan membantu mengurusnya tenang saja !". sambil memeluk Edvan.


Edvan tidak menjawab lagi dia hanya melepas pelukan Steffi .


Steffi melepaskan pelukan Edvan dan membuktikan perkataan nya jika dia akan membantunya .


๐Ÿ“ž Halo papa


๐Ÿ“žIya sayang, papa bangga padamu . kamu memang anak papa dan selalu mengikuti rencana papa dengan baik .


๐Ÿ“žTentu papa . Tapi apa boleh aku meminta satu permintaan !

__ADS_1


๐Ÿ“žTentu sayang . silahkan


๐Ÿ“žAku ingin project yang kita dapatkan bisa di bagi juga dengan perusahan Edvan .


๐Ÿ“žApa maksudnya sayang ?


๐Ÿ“žTolong lah pa kasihan perusahaan Edvan , papa tidak mau kan kalau menantu papa bangkrut , please ya pa ..!


๐Ÿ“ž Baiklah aku akan atur semua


๐Ÿ“ž Thanks you pa


" Gimana sayang sudah beres kan ? , ayo kita nikmati malam ini berdua ! ". ajak Steffi menggeret tangan Edvan manja kembali ke meja .


Beberapa menit kemudian ketika mereka melanjutkan makan malamnya ponsel Edvan berdering lagi .


๐Ÿ“žTuan saya menemukan hal yang sangat penting ,bisa bertemu sekarang !


๐Ÿ“ž Baiklah . (sambil menutup ponselnya dan melirik ke arah Steffi dengan tatapan curiga )


" Maaf Steffi aku harus pergi karena ada keperluan mendadak". kata Edvan sambil meninggalkan Steffi begitu saja .


" Tunggu Edvan .. Edvan .. ". teriak Steffi tapi Edvan tidak peduli terus berjalan cepat meninggalkan Steffi .


" Dasar brengsek ". gerutu Steffi dengan raut wajahnya yang kesal .


Kemudian dia menelepon seseorang


๐Ÿ“ž Bagaimana pekerjaan mu apa sudah selesai ?. Tanya Steffi dengan raut wajah nya yang masih kesal .


๐Ÿ“žMaaf nona, hari ini kita gagal di karenakan ada seseorang yang terus mengawasi nya dan menjaganya hingga kita tidak berhasil menculiknya .


๐Ÿ“žApa ..??


๐Ÿ“žMaaf Nona saya berjanji besok tidak akan gagal lagi !


๐Ÿ“žJika kamu gagal kamu tahu akibatnya kan ?


๐Ÿ“žBaik nona saya akan melaksanakan dengan sebaik mungkin .


Steffi menutup teleponnya tanpa mendengar lagi penjelasan dari bawahan nya,matanya membulat tajam penuh kebencian .


####


hai readers selamat membaca


maafkan author yang absen begitu lama ๐Ÿ™๐Ÿ™ Tapi tenang author Kembali dengan cerita yang menarik .


jangan lupa dukung author ya biar lebih semangat menulis lagi ๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2