
"Non ,sepertinya nona harus berhati-hati tidak usah sering keluar Nona lebih baik ada di apartemen saja !". dengan raut wajah yg nampak begitu kuatir Bi inem memperingatkan Mila.
" Baik ,Bi ".
" Sebaiknya nona tidur istirahat saja !".
" Baik Bi . Bibi juga jangan lupa tidur ya ! " .jawab Mila sambil menepuk bahu Bi inem dan melempar senyumnya untuk membuat bi inem tenang dan tidak mencemaskan nya .
.
" Baik non ".
Mila masuk kedalam kamarnya sedangkan Bi inem masih tetap dengan ke khawatiran nya .Dia mondar-mandir di ruang tamu memikirkan siapa yang berbuat jahat kepada Mila hingga ingin menculik nya .
Bi inem mengambil ponselnya dan menelepon Edvan untuk memberikan informasi tentang kejadian hari ini .
๐ Halo tuan ..
๐Iya Bi , ini Riko tuan Edvan masih makan malam dengan nyonya Steffi . Ada apa bi ?
๐Begini tuan ... ( Bi inem menceritakan semua kejadian tadi siang )
๐Baik Bi . Akan aku urus semua . Bibi tenang saja jaga nona baik - baik !.
๐Baik tuan .
Riko menutup teleponnya dan kemudian segera mengambil tindakan menelepon orang suruhan Edvan yang di beri tugas untuk menjaga Mila untuk lebih memperketat penjagaan.
๐Lakukan tugas mu dengan benar dan aku tidak mau ada kesalahan sedikitpun. Jika itu terjadi kamu tahu sendiri akibat nya .( ancam Riko terhadap suruhan Edvan agar menjalankan tugas dengan benar)
๐Ba..ba..baik tuan .( terdengar suara nya terbata-bata ketakutan).
Riko segera menutup teleponnya ,dia ingin menyampaikan berita ini kepada Edvan tapi melihat Edvan yg sedang menikmati perayaan kesuksesan meeting hari ini Edvan mengurungkan niatnya dan berniat mengatasi semuanya sendiri .
Edvan sedang menikmati makan malam dengan Steffi .
" Sayang bagaimana perasaan mu sayang ?". Steffi tiba-tiba memegang tangan Edvan .
" Aku baik-baik saja .Memang kenapa ? ".
" Apa kamu belum bisa untuk mencintaiku ? ".
" Maaf Steffi aku perlu waktu untuk itu ". Edvan segera melepas tangan nya dari genggaman Steffi
" Baiklah aku akan menunggu mu ". Steffi sambil tersenyum masam.
Tiba-tiba ponsel Edvan berdering .
" Maaf boleh aku angkat telepon dulu ? ".
__ADS_1
" Oke. Silahkan ".
Edvan meninggal kursinya dan mengangkat telepon nya .
๐Tuan apa tuan sudah mengetahui nya bahwa project yang seharusnya jadi milik kita berpindah ke perusahaan nyonya Steffi .
๐Apa ... ?? semua ??.
๐ Iya tuan ,semua project yang selama ini kita tangani jatuh ke tangan nyonya Steffi dan juga project baru yg kita rebutkan juga jatuh di tangan nyonya tuan .
๐ kenapa bisa ? kita sudah melakukan semua project sesuai perjanjian dan juga kita mempresentasikan semuanya dengan baik .
๐Iya tuan saya juga sedikit curiga .
๐ Selidiki sekarang!
๐ Siap tuan .
Edvan menutup teleponnya dengan raut wajah kesal .
" Brengsek ". gerutunya
Beberapa saat kemudian ponselnya berbunyi lagi .
๐ Edvan apa yang terjadi ?
๐Aku tidak mau tahu project itu harus kembali ke tangan kita . Dan satu lagi baik-baik dengan Steffi agar dia mau berbagi project dengan perusahaan kita . Jangan kecewakan papa dan juga Steffi ingat itu Edvan !
Sebelum Edvan menjawab telepon nya pak Richard sudah mematikan sambungan teleponnya .
" Dasar brengsek ". gerutunya.
Dan tanpa sadar Steffi sudah ada di belakang nya sambil memegang gelas minuman di tangan dengan senyumnya yang sinisnya.
" Ada apa sayang ? ".
Edvan tidak menjawab hanya menghela nafas .
" Kamu jangan kuatir sayang aku akan membantu mengurusnya tenang saja !". sambil memeluk Edvan.
Edvan tidak menjawab lagi dia hanya melepas pelukan Steffi .
Steffi melepaskan pelukan Edvan dan membuktikan perkataan nya jika dia akan membantunya .
๐ Halo papa
๐Iya sayang, papa bangga padamu . kamu memang anak papa dan selalu mengikuti rencana papa dengan baik .
๐Tentu papa . Tapi apa boleh aku meminta satu permintaan !
__ADS_1
๐Tentu sayang . silahkan
๐Aku ingin project yang kita dapatkan bisa di bagi juga dengan perusahan Edvan .
๐Apa maksudnya sayang ?
๐Tolong lah pa kasihan perusahaan Edvan , papa tidak mau kan kalau menantu papa bangkrut , please ya pa ..!
๐ Baiklah aku akan atur semua
๐ Thanks you pa
" Gimana sayang sudah beres kan ? , ayo kita nikmati malam ini berdua ! ". ajak Steffi menggeret tangan Edvan manja kembali ke meja .
Beberapa menit kemudian ketika mereka melanjutkan makan malamnya ponsel Edvan berdering lagi .
๐Tuan saya menemukan hal yang sangat penting ,bisa bertemu sekarang !
๐ Baiklah . (sambil menutup ponselnya dan melirik ke arah Steffi dengan tatapan curiga )
" Maaf Steffi aku harus pergi karena ada keperluan mendadak". kata Edvan sambil meninggalkan Steffi begitu saja .
" Tunggu Edvan .. Edvan .. ". teriak Steffi tapi Edvan tidak peduli terus berjalan cepat meninggalkan Steffi .
" Dasar brengsek ". gerutu Steffi dengan raut wajahnya yang kesal .
Kemudian dia menelepon seseorang
๐ Bagaimana pekerjaan mu apa sudah selesai ?. Tanya Steffi dengan raut wajah nya yang masih kesal .
๐Maaf nona, hari ini kita gagal di karenakan ada seseorang yang terus mengawasi nya dan menjaganya hingga kita tidak berhasil menculiknya .
๐Apa ..??
๐Maaf Nona saya berjanji besok tidak akan gagal lagi !
๐Jika kamu gagal kamu tahu akibatnya kan ?
๐Baik nona saya akan melaksanakan dengan sebaik mungkin .
Steffi menutup teleponnya tanpa mendengar lagi penjelasan dari bawahan nya,matanya membulat tajam penuh kebencian .
####
hai readers selamat membaca
maafkan author yang absen begitu lama ๐๐ Tapi tenang author Kembali dengan cerita yang menarik .
jangan lupa dukung author ya biar lebih semangat menulis lagi ๐๐
__ADS_1