Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Steffi menyerah


__ADS_3

Erwin pun membalas dengan mengelus lembut leher Steffi dan juga pipi steffi dengan lembut mengadu skill lidahnya dengan beberapa jurus mematikan miliknya.


Beberapa saat mereka terbuai dengan jurus mereka . Namun tiba-tiba Erwin menghentikan aktivitas karena dia sadar bahwa cinta nya tak akan terbalas oleh Steffi .


" Ehem.. sebaiknya nyonya habis kan dulu makanan nya .". Kata Erwin sedikit salah tingkah dan juga untuk mengalihkan rasa sakit di dalam dadanya karena cinta nya tak akan terbalas dan semua yang dia lakukan hanya sebuah pelampiasan dari Steffi .


" Oh .. ok . Aku akan habiskan makanan nya ". jawab Steffi salah tingkah juga dan sedikit rasa canggung ketika erwin menghentikan kenikmatan yang dia nikmati .


Erwin berkali - kali menatap Cherry merah milik Steffi yang dia selalu ingin ********** , Erwin sudah candu dengan Cherry milik Steffi ingin dia tiap hari ********** namun apalah daya Erwin selalu sadar diri .


Steffi sedikit menyesal dan juga kecewa saat erwin menghentikan nya. Pertama dia menyesal karena dia menyia-nyiakan kehangatan yang nyaman selama ini setidaknya dia bisa merasakan kebahagian dan bisa melupakan semua tentang kepedihannya. Steffi pun mulai sadar yang dia cari selama ini bukan lah cinta tapi sebuah perlindungan dan kenyamanan.


Yang kedua dia kecewa karena tiba-tiba Erwin menghentikan nya di saat dia mulai berada di puncak kenikmatannya dan ingin menikmati hingga ujung kenikmatan.


" Sudah habis nyonya ?, sekarang anda harus istirahat karena besok masih banyak acara . Jangan lupa jaga kesehatan!". pesan Erwin dan membereskan makanan yang sudah di makan Steffi kemudian membawanya ke dapur .


Steffi hanya mengangguk saja mendengar pesan dari Erwin .Ada rasa gelisah saat Erwin pergi kedapur . Entah sepertinya Steffi merasa tidak ingin sendiri malam ini dan merasa hampa tanpa di temani Erwin .


" Nyonya sebaiknya anda segera tidur , saya akan pulang dulu besok pagi saya kesini lagi untuk merawat nyonya dan menyiapkan untuk acara besok ". pamit Erwin sambil membenahi selimut yang dipakai Steffi , kemudian beranjak meninggalkan ranjang Steffi .


Tiba - tiba langkah Erwin terhenti ketika ada sesuatu yang menariknya . Erwin perlahan menoleh ke arah sesuatu yang menariknya.


" Temani aku malam ini !" .pinta Steffi sambil menarik tangan Erwin dengan tatapan syahdu .


Erwin tercengang masih belum percaya dengan semua ini , namun perlahan Steffi makin menarik tangan nya hingga dia terduduk lagi di samping Steffi . Steffi mengelus lembut pipi Erwin hingga kedua tangan ia lingkarkan di tubuh Erwin .


" Temani aku malam ini!, aku tidak ingin sendiri , aku ingin bersamamu malam ini ". kata Steffi sambil mengeratkan pelukannya.


Hal ini membuat Erwin terharu ,bahagia dan terkejut. Dan tentunya adalah satu hal yang tidak boleh di lewatkan , sesuatu hal yang dimana Erwin tunggu dan harapkan . Kesempatan yang tidak boleh disia-siakan.

__ADS_1


Erwin mulai bereaksi dia membalas pelukan erat dari Steffi . Dia mengelus lembut punggung Steffi dan mencium puncak kepala Steffi . Kemudian meraih wajah Steffi dan ******* Cherry merah milik Steffi yang sudah menjadi candu untuknya .


Mereka berdua mulai beradu skill lagi dan saling mengeluarkan jurus andalan mereka. .


Dan mulai menjalar kebagian-bagian tertentu di seluruh tubuh mereka.


" Lakukan lah !". Bisik Steffi di telinga Erwin membuat Erwin geli dan semakin bergairah melancarkan jurus mautnya .


Perlahan semua nya terlepas baju pun melorot hingga bagian-bagian menonjol nampak menyembul begitu jelas . Menggoda tangan Erwin untuk menyentuh dan mempermainkan nya .


Tanpa basa-basi lagi Erwin pun bermain dengan tonjolan kenyal yang membuat Steffi kalah telak dan membuat Steffi menggeliat dan menjerit pelan .


" Ahh... " jerit pelan Steffi .


Mendengar jeritan Steffi bukannya Erwin takut malah semakin menggebu mengeluarkan jurus andalan nya lagi . Dia semakin semangat bermain dengan tonjolan kenyal, kali ini dengan lidahnya yang dia putar kesana kemari membuat Steffi bergetar dan kalah lagi jeritannya makin menjadi-jadi menggema di telinga Erwin .


" Tidak aku tidak akan menyerah aku akan melawannya ". tantang Steffi .


Tantangan Steffi di sambut dengan senang hati dan tangan terbuka oleh Erwin. Dia memulai jurus lagi melucuti semuanya hingga terbuka sempurna tidak ada lagi yang tertutupi .


" Apa yang ingin kau lakukan, lakukanlah aku tidak akan menyerah sedikitpun dan aku akan melawan mu hingga kita tuntas kan malam ini ." tantang Steffi lagi sambil meringis menahan kegairahannya yang berpuncak .


Kata-kata Steffi makin membuat Erwin bergejolak dia mengalihkan tangannya di satu titik kelemahan Steffi dan bermain begitu sempurna disana .


Steffi menggeliat , menjerit dan menjambak sudah tidak beraturan . suhu badannya mulai naik tubuhnya bergetar hebat dia sudah tidak mampu menahan serangan dari Erwin . Hingga dia pasrah dan telentang menyerah .


" Posisi yang sempurna , sebaiknya kamu menyerah malam ini!".


Steffi sudah tak sanggup menjawab perkataan Erwin . Dia sudah menyerah dan pasrah dengan keadaan dan posisi nya . Dia pasrahkan seluruh permainan malam ini kepada Erwin .

__ADS_1


Erwin memposisikan dirinya dengan tepat dan siap untuk meluncurkan jurus terakhir nya . Ketegangan pun terjadi dan dengan sigap Erwin memposisikan pedang andalannya di posisi yang tepat membuat steffi menjerit dahsyat dia hanya bisa meremas sprei disampingnya ketika pedang panjang milik Erwin masuk ke kedalaman yang paling dalam .


Erwin melanjutkan aksinya ketika melihat Steffi tak berdaya. Menambah tempo pergerakan nya dan mendalam kan tusukan pedangnya lebih dalam lagi hingga tiba-tiba sesuatu berair membasahi ruang dalam Steffi . Yang membuat Erwin mendesah dengan kenikmatan yang dalam, terhanyut dalam permainan nya yang begitu memukau.


Dan dengan bersamaan Steffi pun mendapati puncak paling puncak kenikmatan dan kenyamanan tiada tara dia makin meremas selimut dan juga bantal di sampingnya . Menjerit dan mendesah dengan tidak beraturan . Dan dia tak mampu berkata-kata lagi hingga akhirnya mereka terlarut dalam kenikmatan .


Malam yang begitu syahdu hingga mereka terlelap dibawah selimut berdua terbawa mimpi hingga tak tahu ujung jalan kembali .


###


" Bagaimana sudah kau pastikan alamat nya ?" Tanya Brian kepada suruhan nya


" Sudah tuan sudah saya pastikan alamat nya ,dan benar itu alamat mereka ".


" Baiklah aku akan segera kesana . Tetap awasi mereka hingga aku beri perintah lagi !".


" Baik tuan".


Suruhan Brian turun dari mobil Brian setelah melaporkan semua informasi yang dia ketahui , kemudian Brian melajukan mobilnya menuju rumah sakit untuk menjenguk Mila dan memastikan bahwa keadaanya dalam keadaan baik .


Di perjalan tiba-tiba dia terpikir dengan Salsa .


" Dimana dia sekarang?, bagaimana keadaan nya? ". gumam Brian dengan tidak sadar .


"Berapa nomer telepon nya ?". tanya Brian tidak sadar .


" Kenapa tiba-tiba aku memikirkan Salsa seharusnya aku fokus dengan masalah mereka kenapa aku malah memikirkan keadaannya? . Akh... sial !!". gumam Brian dengan kesadaran nya .


###

__ADS_1


__ADS_2