Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Sumpit


__ADS_3

" Sekarang..? ". kata Mila sedikit terkejut dan bercampur lesu karena kelelahan.


"iya sekarang ". jawab karyawan tersebut .


" Hissh..". Mila mengeluh sambil berdiri lesu menuju kantin


🏵️🏵️🏵️🏵️


Ahli gizi sudah menyiapkan makanan untuk tuan muda dan Mila tinggal ambil dan mengantarkan makanan ke ruangan nya . Dengan langkah gontai Mila melangkahkan kakinya sesampainya di depan ruangan Mila tidak lupa menghela nafas panjang berdehem pelan untuk menetralkan rasa takut nya ,kemudian mulai mengetuk pintu.


Tok . .. tok ..tok...


Edvan memfokuskan pandangan ke arah suara ketukan pintu . Dia menegakkan tubuhnya hingga nampak berwibawa. Kemudian mempersilahkan masuk .


" Masuk ". kata Edvan


Mila yang mendengar suara itu segera membuka pintu perlahan dengan sopan dan kemudian masuk menuju meja . Mila menyiapkan makanan di meja dengan rapi . Edvan menatap mila dengan tatapan yang penasaran kemudian mendekat dan duduk di sofa sambil menikmati makan siangnya .


" Duduklah , makanlah ! ". perintah Edvan


Mila yang dari tadi berdiri disebelah nya kemudian dengan hati- hati pelan dan sopan duduk di sebelah Edvan . Memperhatikan makanan di depan nya .


Makanan apa ini aku belum pernah melihatnya dan memakannya? kenapa tidak ada sendoknya hanya sebuah tusuk panjang dua buah bagaimana aku memakan nya?


batin Mila ketika melihat makanan yang tidak biasa dia makan . Mila memperhatikan Edvan yang makan begitu gampangnya memakai sumpit . Mila mulai mencoba dan mempraktekkan cara yang dilakukan Edvan setelah berkali - kali Mila memperhatikan cara makan Edvan .


Mila mulai mengambil makanan tapi dia menjatuhkan makanan tersebut .


"ishh..". keluh Mila sambil menahan rasa malu nya mukanya mulai memerah menahan malu karena dia tidak bisa memakai sumpit.


Edvan yang memperhatikan Mila tertawa kecil dan memperhatikan Mila yang tidak bisa menggunakan sumpit . Mila mencoba lagi dan lagi lagi gagal dia menjatuhkan makanannya .


"Ihh.. ". keluh Mila sedikit kesal kemudian meletakan sumpitnya terlihat putus asa .


Edvan tersenyum lagi melihat kelakuan mila . Kemudian mengambil sumpit itu dan meraih tangan Mila dan meletakan sumpit itu ditangan Mila dengan benar . Mila menatap Edvan terkejut juga terharu .


" Begini cara pegangnya, dan lihat cara ku makan ?". kata Edvan pelan sambil mengajari Mila dengan sabar .

__ADS_1


Mila memperhatikan dengan baik dan mencoba seperti yang diarahkan Edvan dan ternyata Mila bisa melakukan nya .


" Yes .. aku bisa ". kata Mila bahagia sambil tertawa kecil kemudian mulai menyantap makanan .


Edvan yang melihat wajah bahagia Mila sangat senang dan diam-diam Edvan memperhatikan Mila sedikit demi sedikit mengaguminya.


Gadis ini ... kenapa aku saat dekat dengan dia merasa bahagia merasa tenang dan tidak merasa kesepian ?


Batin Edvan sambil memperhatikan Mila yang makan dengan lahapnya .


Mila begitu menikmati makanan yang baru kali ini dia merasakannya , hingga tidak terasa makanan yang dia makan blepotan di sebelah bibirnya . Edvan yang memperhatikan nya segera mengambil tisu dan membersihkan sisa makanan di sebelah bibir Mila .


Mila terkejut hingga dia menghentikan aktivitas mengunyah nya ,matanya melirik ke arah Edvan melihat Edvan sudah berada didepan wajahnya dengan senyumnya yang manis membuat Mila terbius dengan ketampanan nya hingga Mila menyunggingkan senyumnya , detak jantungnya mulai berdetak kencang aliran darahnya naik ke ubun - ubun .


Serr...


Edvan membersihkan sisa makan dengan lembut dan Mila tersipu malu ada getaran yang sedikit aneh di hati mereka masing - masing namun mereka masih belum menyadarinya .


Gadis ini sangat cantik .. tatapan matanya hangat


Batin Edvan terbius dengan kecantikan Mila .


batin Mila kemudian dia mencoba mengedipkan matanya dan menggelengkan kepalanya untuk menyadarkan pikirannya yang sudah terlalu jauh .


Ehem..


Mila berdehem kecil kemudian mengambil tisu yang dipegang oleh Edvan dan membersihkan sisa makanan nya sendiri.


Edvan yang mendengar deheman Mila sontak terkejut dan mencoba untuk menyadarkan diri . Membenahi jas nya dan dasinya berpose lagi dengan wibawanya .


Edvan kemudian berdiri menuju kursi agungnya .


" Aku sudah selesai segera bereskan !". perintah Edvan dengan sedikit dingin .


Mila yang masih mengunyah makanan di mulutnya sesegera mungkin menelan makanan itu dengan kasar .


" Baik tuan ". kata Mila sambil membereskan makanan tersebut .

__ADS_1


Mila dengan segera membereskan makanan tersebut walaupun sebenarnya dia masih ingin menghabiskan makanan itu namun melihat wajah Edvan yang berubah dingin dan juga dia sedikit salah tingkah setelah kejadian tadi sehingga dia merasa tidak nyaman berada di ruangan ini . Setelah selesai Mila segera keluar dari ruangan dengan sopan .


" Hufft...". Mila menghembuskan nafas panjang setelah keluar dari ruangan dan dengan langkah yang cepat dia mengantar kotak makanan ke kantin .


Setelah kepergian Mila dari ruangan Edvan melonggarkan dasinya seperti ada yang mencekik lehernya hingga dia mengatur nafasnya lagi .


🏵️🏵️🏵️


Sepulang kantor seperti biasa Mila menunggu waktu bekerja di cafe dengan duduk santai di taman depan kantor. Menikmati bunga yang bermekaran di taman sambil melepas lelah . Tiba-tiba ada sosok laki - laki yang tak asing bagi Mila namun Mila lupa siapa dia .


Laki - laki itu mendekati Mila sambil tersenyum dan mengulurkan tangan ke Mila,dengan ragu Mila menjabat tangan laki - laki itu yang di ulurkan .


" Hai apa kabar Mila ?". kata laki-laki itu


" Baik , tapi maaf siapa ya saya lupa ". kata Mila sambil tersenyum dan tersipu malu .


Laki - laki itu tersenyum lagi


" Aku Brian Mila , kita kenalan waktu itu di tempat ini ".


"Oh iya aku ingat , aku dulu yang menabrak kamu kan ?". kata Mila sambil tertawa mengingat kejadian waktu dia menabrak Brian


" Iya benar Mila ". jawab Brian sambil tertawa teringat juga dengan kejadian waktu itu


Kemudian mereka mengobrol hingga terlihat sangat akrab dan nampak bahagia karena mereka bisa tertawa dan bercanda bersama .Mereka terlihat sangat cocok dan nyambung hingga mereka mengobrol cukup lama .


Edvan nampak di ujung jalan memperhatikan mereka yang sedang tertawa dan terlihat bahagia , Edvan terlihat kesal matanya tajam menatap mereka kemudian menutup kaca mobilnya dan menyuruh Asistennya untuk jalan .


.


Siapa dia sebenarnya ? kenapa dia dekat dengan Brian ? apa dia punya hubungan dengan Brian atau dia adalah mata-mata yang sengaja Brian kirim untuk mengawasi aku ?.


pikir Edvan curiga terhadap Mila karena dia terlihat akrab dengan Brian yang masih saudara dengan Edvan dan posisi sekarang keluarga mereka sedang ada pertikaian .


" Selidiki gadis cleaning servis itu dan apa hubungannya dengan Brian , aku tunggu besok pagi datanya sudah ada di mejaku ". perintah Edvan kepada Asistennya yang sedang fokus dengan setir mobil .


" Baik tuan ". jawab Riko asisten Edvan .

__ADS_1


🏵️🏵️🏵️🏵️


bersambung


__ADS_2