Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
jurus mematikan


__ADS_3

Edvan bagaikan burung di dalam sangkar dia tidak mampu bergerak dia ingin melarikan diri namun ada belenggu merantainya . Dia ingin terbang namun sayapnya terluka tak mampu terbang . Apalagi ketika Mila belum di temukan Edvan benar-benar tertekan ..


Steffi meninggalkan kantor Edvan dengan penuh emosi langkah nya nampak tergesa karena terdorong oleh rasa amarahnya. karyawan kantor tidak berani mendekati Steffi. Ketika dia sampai didepan kantor hendak masuk kedalam mobil ,entah bagaimana dia bisa tergelincir hells nya patah .


Namun begitu cepatnya Erwin bertindak hingga mampu menopang tubuh Steffi yang seksi itu.


"Ah...". teriak Steffi saat dia tergelincir tubuhnya hilang keseimbangan dan dia hampir terjatuh .


" Hati - hati nyonya ! " . kata Erwin sambil berlari dan menopang tubuh Steffi yang hampir terjatuh.


Dan tubuh Steffi jatuh di pelukan Erwin .


Steffi salah tingkah saat dia tahu Erwin menangkap tubuhnya begitupun juga Erwin dia juga salah tingkah.


" Ah .. terimakasih". ucap Steffi .


" Baik nyonya ". jawab Erwin sedikit malu.


Ketika Steffi ingin melangkah kan kakinya dia merasa kesakitan karena kakinya terkilir dan Hells yang patah membuat dia tidak mampu melangkahkan kaki nya.


" Ah.. ah ...aduh sakit ". rintih Steffi nampak pincang .


" Kenapa nyonya ?". tanya Erwin sambil memeriksa kaki steffi.


" Sepertinya kaki anda terkilir nyonya ?". kata Erwin sambil mengangkat tubuh Steffi tanpa bertanya lagi kepada Steffi .


Steffi nampak terkejut namun nampak terharu dan juga terpesona dengan sikap Erwin yang memperlakukan dia bagaikan ratu . Erwin juga sangat menghargai Steffi dan menghormati Steffi .


Erwin membopong tubuh Steffi masuk kedalam mobil . Dan membawa mobilnya melaju menuju rumah Steffi .


Setelah beberapa menit mereka sudah sampai di rumah Steffi dan lagi-lagi Erwin membopong Steffi tanpa bertanya.Dia membawa Steffi masuk ke dalam rumah dan meletakan tubuh Steffi di ranjang .


Tanpa bertanya lagi Erwin segera mengoleskan minyak gosok dan memijat kaki Steffi yang terkilir .


.


" Aouww... ". jerit Steffi ketika Erwin memegang kaki Steffi yang sakit .

__ADS_1


." Tenang nyonya aku akan memijatnya ".


" kamu bisa memijat ?". tanya Steffi tidak yakin


" Aku pernah baca buku pijat ".


." Baca buku ?". tanya Steffi tidak yakin kembali .


Namun setelah beberapa menit di pijat kakinya sedikit lebih baik .


" Gimana nyonya apa sedikit lebih baik ?". tanya Erwin


Steffi mencoba menggerakkan kakinya dan ternyata memang lebih baik dan sudah tidak sakit lagi


" Wah benar kakiku sudah tidak sakit lagi , terimakasih ya!". Ucap Steffi sambil tersenyum bahagia.


" Baiklah nyonya apa anda ingin makan ?, karena dari tadi anda belum makan sesuatu ?". tanya Erwin lagi sepertinya dia sudah siap siaga untuk Steffi .


" Iya.. perutku sudah lapar ". kata Steffi nampak sedikit manja .


" Baiklah , Anda ingin makan apa ? . Biar saya masakan ".


" Sedikit nyonya ". jawab Erwin sedikit percaya diri .


" Baiklah masak saja sesuatu untuk ku ! ,aku akan mencicipinya ".


" Siap nyonya ". jawab Erwin dengan senyum bahagia.


Kemudian Erwin pergi ke dapur berkutat dengan bahan-bahan makanan dan juga peralatan masak. Beberapa menit kemudian tercium aroma sedap dari dapur . .


" Aroma nya sedap Sekali ". gumam Steffi di dalam kamar ketika mencium aroma sedap dari dapur .


" Perutku semakin lapar ". gumam Steffi lagi mengelus perutnya yang sudah tidak sabar ingin mencicipi masakan Erwin .


Beberapa menit kemudian Erwin sudah masuk kedalam kamar dengan membawa makanan yang dia masak.


" silahkan nyonya !". kata Erwin sambil menata makanan di depan Steffi .

__ADS_1


" Wah .. sepertinya enak nih ".


Erwin tersenyum mendengar perkataan Steffi .


" Heemmm .. lezat ". puji Steffi saat masakan Erwin sudah masuk kedalam mulutnya .


" Kamu memang pandai segala hal ya , dari memijat dan sekarang memasak . Kamu memang lelaki terbaik ". puji Steffi membuat Erwin salah tingkah. wajah nya sedikit memerah karena malu dengan pujian dari Steffi .


Steffi dengan lahap menghabiskan masakan Erwin.


" Heemm lezat .. ". puji Steffi lagi hingga tanpa sadar bibirnya belepotan karena terlalu lahapnya dia makan .


Erwin dengan sigap mengambil tisu dan mengelap makanan yang belepotan di bibir merah Steffi . Erwin menelan ludahnya berkali-kali ketika menatap bibir merah milik Steffi .


Jarak mereka sudah sangat dekat dan tanpa sengaja Steffi menatap bibir milik Erwin . Kekaguman Steffi muncul tiba-tiba hingga rasa nyaman yang tiba-tiba menjalar ke tubuh Steffi .


Darahnya seperti naik ke ubun-ubun. Suhunya pun ikut naik , jantungnya berdebar keringatnya panas dingin entah apa yang terjadi dengan Steffi kali ini .


Sedangkan Erwin jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya . Tangannya sedikit gemetar saat mengusap bibir ranum milik Steffi . Berkali - kali dia menelan ludahnya . Dan berkali-kali pikirannya bergejolak untuk memakan Cherry merah dihadapan nya . Namun , berkali-kali dia menahan rasa itu.


Saat Erwin mengelap bibir merah Steffi , Steffi pun bereaksi dia memegang tangan Erwin menyalurkan rasa nyamannya. Erwin pun bereaksi seperti charger yang di aliri listrik.


Kemudian Steffi mengelus lembut pipi Erwin hingga mengarah ke bibir Erwin yang begitu panas sepanas gejolak dalam dirinya . Tiba - tiba Steffi memegang tekuk leher Erwin dan menariknya lebih dekat dengan bibirnya .


Nafas mereka saling berhembus Hingga aromanya masuk kedalam pikiran mereka . Nafas mereka mulai lebih cepat dari sebelumnya . Berkejaran saat matahari yang terik membuat mereka haus akan nafsu gejolak mereka .


Dan akhirnya .. Steffi pun tak mampu menahan gejolaknya hingga dia mendaratkan Cherry merah miliknya diatas bibir erwin .


Hembusan nafas yang panas akan nafsu berhembus di antara hidung mereka hingga keduanya tak mampu menahan . Jantung meraka berdetak dengan kencang hingga tubuh mereka saling bergetar . Darah mereka naik tiba-tiba suhu badan mereka pun naik secara bersamaan.


Dan kedua lidah sudah bersatu beradu skill masing -masing . Memutar , menjilat ,mengigit dan memagut entah jurus apa yang mereka pakai . Dan Steffi melakukan hal ini dengan sadar tanpa paksaan dan juga tanpa pengaruh alkohol.


Steffi merasa kenyamanan dia dapat dari Erwin . Dia juga merasa dilindungi dan dihargai oleh Erwin. Hingga Steffi melupakan bahwa dia mencintai Edvan . Steffi pun lupa apa yang dia kejar selama ini . Dan dia mulai sedikit sadar bahwa cinta bertepuk sebelah tangan itu sakit .


Keduanya masih sibuk mengeluarkan jurus andalan mereka . Hingga dari salah satu harus kalah dan harus menang. Suasana semakin panas nafas mereka semakin berkejaran berpacu dengan gejolak rasa yang membumbung hingga pusat kepala mereka.


Steffi makin berani dia mencengkram tekuk leher Erwin kemudian tangan yang satunya sedikit mengelus dan sedikit menjambak rambut Erwin dia lakukan karena rasa nyaman yang begitu saja mengalir dan rasa menikmati yang luar biasa hingga gerakan yang refleks begitu saja tanpa dia sadari .

__ADS_1


Erwin pun membalas dengan mengelus lembut leher Steffi dan juga pipi steffi dengan lembut mengadu skill lidahnya dengan beberapa jurus mematikan miliknya.


#####


__ADS_2