
" Dasar brengsek!!". Tuan besar menggebrak meja sangat emosi .
" Maaf kan saya tuan !".
" Apa yang harus saya lakukan tuan besar ?". tanya asisten nya .
" Tunggu dulu !".
" Baik tuan ".
" Berikan aku semua buktinya aku akan melindungi mu dan membantu keluarga mu . Kembalilah bekerja di tempat ku . Dan satu lagi jangan lakukan hal bodoh lagi jika keluarga kamu ingin selamat. Mengerti!". peringatan tuan besar kepada pak Roy
" Baik tuan . Terimakasih ".
Tuan besar kemudian pergi meninggalkan Pak Roy yang masih bersimpuh meratapi semua kesalahannya dan kebodohannya.
****
Mila terduduk lemas di sebuah kursi di depan alat lukisnya . Pikirannya benar - benar kacau dia tidak fokus untuk melukis kemudian memutuskan untuk pergi ke taman depan kompleks perumahan.
Di taman ternyata ada Salsa dan Brian yang sedang duduk santai .
"Bagaimana apa kamu sudah siap mengatakan nya sayang kepada mereka berdua bahwa kamu adalah kakaknya . Dan kita harus membicarakan tentang hubungan kita ?". Tanya Brian sambil memegang erat tangan Salsa.
" Aku takut ".
" Takut kenapa ?".
" Aku takut mereka tidak bisa menerima ku dan tak bisa menerima kamu karena masa lalu kita ".
"Tidak perlu takut apapun harus kita hadapi karena kita tidak bisa memendam semua ini selamanya kan ?. Suatu saat mereka juga akan mengetahui nya ".
Ehemm.. Ehemm..
Mila berdehem kecil di belakang mereka , mengisyaratkan bahwa ada orang lain di belakang mereka .
Salsa dan Brian terkejut sontak mereka menoleh kebelakang.
" Mila ?". Mereka serentak memanggil nama Mila .
" Apa yang kalian sembunyikan?". tanya Mila yang sebenarnya Mila sudah tahu semua karena dari tadi dia mendengar percakapan kedua sejoli ini. Namun dia pura-pura tidak mendengar apapun.
__ADS_1
" Tidak .. Tidak ada yang kita sembunyikan. Benarkan Brian ?". Jawab salsa sambil tersenyum kecut dan memberi isyarat kepada Brian agar kompak dengan nya .
" Jangan bohong !".
" Tidak . Aku tidak bohong".
" Benarkah?".
" Benar ". Jawab Salsa nampak serius .
" Sebenarnya.. ". Brian memotong dia ingin mengungkapkan semuanya .
" Auw.. ". teriak Brian karena perut nya di cubit sama Salsa
" Tidak .tidak ada apa-apa. Hehehe.. ".sahut Salsa sambil mencubit perut Brian .
" Benar kalian tidak ingin ber terus terang , atau aku yang akan bicara ?".
" Maaf kan aku Mila sebenarnya aku adalah ... ". Kata salsa terhenti tiba-tiba dia masih memikirkan Raisya.
" sebenarnya apa ?".
" Katakan saja !. Lebih baik katakan sekarang daripada mereka mendengar dari orang lain !". Kata Brian .
" Kenapa baru sekarang kakak mengatakan nya ?". tanya Mila.
" Aku takut Mila ".
" Takut apa ?".
" Aku takut kalian tidak bisa menerima aku karena aku pernah menjual mu ".
" kakak aku sudah menganggap mu sebagai kakak ku mulai saat kita pertama bertemu dan itu tidak akan pernah berubah sampai saat ini . Walaupun kakak pernah menjual ku aku memakluminya karena itu adalah perintah dari atasan kakak. Tapi aku percaya kakak adalah seorang kakak yang baik yang akan melindungi adik-adiknya. Dan sebenarnya aku sudah tahu bahwa kak Salsa adalah kakak kandungku yang selama ini terpisah dari kami . Dan sudah lama kakak mencari kami ". Tutur Salsa sambil merengkuh pundak Salsa. Tatapan mereka tampak sayu dan berkaca-kaca dan akhirnya menetes juga air mata mereka.
" Benarkah kamu menerima ku sebagai kakak kandung mu ?". Tanya salsa tidak percaya sambil mengusap lembut wajah Mila.
" Benar kak aku sudah mengetahui nya saat aku meminjam buku novel dari kakak. Dan aku menemukan foto keluarga kita . Dan sungguh aku sangat bahagia karena kakak adalah kakak kandung ku yang selama ini aku rindu kan ".
" Mila ". panggil Salsa sambil mencium kening Mila merasa terharu kemudian mereka berpelukan.
" Tunggu bagaimana dengan Raisya ?". tanya Salsa kepikiran tentang Raisya.
__ADS_1
" Raisya masih belum tahu kak. Tunggu saat waktunya sudah tepat kak . Mungkin kalau saat ini dia masih sibuk dengan kuliahnya jadi sebaiknya kita tunggu setelah ujian kuliah nya selesai ".
"Apakah dia akan menerimaku atau ..?".
" Kakak tidak perlu pikirkan itu yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana kita tetap bersama dan membersihkan nama baik orang tua kita kembali ".
" Kamu benar Mila sebaiknya kita fokus untuk membersihkan nama baik orang tua kita dan menemukan orang yang telah membuat kita terpisah ". .
" Iya kak ".
" Aku akan selalu ada bersama kalian apapun yang terjadi ". Sahut Brian sambil memeluk mereka berdua .
" Terimakasih kak Brian ". jawab Mila Sambil membalas pelukan dari Brian.
" Kalian kenapa tidak bilang - bilang kalau berkumpul disini ?". Teriak Raisya yang tiba-tiba berlari ke arah mereka .
" Raisya ..?". Mereka serentak memanggil Raisya dan saling bertatapan berpikir apakah Raisya mendengarkan percakapan mereka juga seperti Mila tadi .
" Kalian curang kenapa aku tidak diajak ?". Kata Raisya dengan raut wajah yang marah
" Apa kamu sudah dari tadi ada disini ?". Tanya Mila .
" Dari tadi bagaimana aku baru datang tapi sudah melihat kalian berpelukan . Aku sudah mencari kalian ke seluruh rumah tapi tidak ada. Dan ternyata ada disini bersenang-senang tanpa aku ". jawab Raisya dengan mukanya yang masih cemberut.
" Hahaha.. Baiklah adikku yang manis maafkan kakak ya !". jawab Mila sambil tertawa renyah melihat wajah adiknya yang cemberut.
" Baiklah karena Raisya sudah berada disini bagaimana kalau aku traktir makanan kesukaan kalian ?". sahut Brian.
" Setuju aku mau ayam goreng ". jawab Raisya dengan girang .
" Aku mau nasi goreng". Sahut Mila .
Sedangkan Salsa tersenyum melihat wajah ceria adik-adiknya.
" Baiklah ayo berangkat!".ajak Brian sambil memegang tangan salsa dan menyeretnya .
" Ayo !". kata Raisya dengan semangat.
Kemudian mereka berempat pergi ke tempat makan favorit mereka .
####
__ADS_1
Happy reading
semoga kalian suka dengan cerita nya 😘