
Kemudian Brian mengikuti Raisya dari belakang karena kuatir dia melakukan hal yang tidak seharusnya karena pikirannya yang kalut dan frustasi.
Ternyata Raisya duduk di taman sendiri dia melihat disekitar taman. Dia tersenyum sendiri saat ada dua kakak beradik bermain bersama . Kemudian datang lah kedua orang tua mereka ikut bergabung dengan mereka .
" Bahagia sekali mereka ,apalagi saat mereka bisa berkumpul dan bercanda bersama ". gumam raisya sambil tetap mengamati mereka .
Brian yang melihat Raisya duduk sendiri akhirnya memberanikan diri mendekati Raisya.
" Wah mereka terlihat bahagia ya ". sahut Brian sambil duduk di samping Raisya dan memandang ke arah keluarga tersebut .
" Kak Brian ". sahut raisya terkejut sambil menoleh ke arah Brian .
" Apakah kamu tidak ingin keluarga kamu berkumpul juga seperti mereka ?". Tanya Brian dengan tetap memandang ke arah keluarga yang bermain tersebut .
" Kenapa Kakak bertanya soal itu ?, aku sedang tidak ingin membicarakan mereka yang telah berbohong kepada ku". jawab Raisya dengan bibirnya yang manyun karena kesal dengan pertanyaan Brian .
" Baiklah aku tidak akan bertanya lagi ,tapi kakak akan sedikit bercerita tentang mereka ". Sambung Brian sambil tersenyum dan menoleh ke arah Raisya .
Raisya tidak menjawab hanya menatap Brian yang sedang tersenyum kepadanya dengan tatapan dingin .
" Sejak kecil kalian sudah terpisah karena suatu masalah dan menjadikan kehidupan kalian sangat berbeda. Salsa tinggal bersama kakeknya yang masih dengan kekayaan nya namun kalian harus tinggal bersama papa kalian dengan kemiskinan. Namun kekayaan kakek salsa juga tidak bertahan lama karena mereka habiskan untuk mencari papa kalian dan kalian . Hingga kemudian kakek kalian meninggal ,tinggal lah salsa sendiri yang di besarkan oleh teman kakek yang untungnya mereka sangat menyayangi salsa . Hingga dewasa salsa hanya bertujuan untuk menemukan adik-adiknya dan juga papanya .Perjuangan yang panjang mereka di pertemukan dengan cara yang berbeda . Tidak sengaja salsa menjual Mila dengan perintah atasan yang sebenarnya dia adalah adik kandung yang selama ini dia cari . Setelah mengetahui hal itu salsa pun mencari Mila hingga di pertemukan lagi dengan keadaan yang berbeda lagi . Keadaan Mila sedang kritis dan salsa pun berjuang merawat dia hingga dia mendapatkan informasi tentang adik keduanya.". Tutur Brian namun kata-katanya terhenti karena Brian mengingat perjuangan salsa yang sangat sulit menemukan kedua adiknya hingga air mata Brian ingin menetes .
Sedangkan Raisya yang mendengarkan nya pun merasa tersentuh dengan perjuangan salsa.
" Akhirnya salsa menemukan adik keduanya dengan kondisi yang berbeda pula . ketika itu dia akan di jual namun salsa berusaha untuk menebusnya. Hingga akhirnya mereka bisa berkumpul di dalam satu rumah . Salsa ingin jujur kepada mereka berdua jika mereka tidak percaya maka dia ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa dia adalah kakak kandung mereka . Namun karena mereka sudah sangat akrab melebihi saudara salsa tidak ingin merusak hubungan yang indah ini karena kejujuran hingga dia memendamnya. Namun dengan perjuangan salsa apakah kamu akan meninggalkan salsa begitu saja ? Mila sudah pergi dan apakah kamu akan pergi juga dan mengubur keinginan salsa untuk berkumpul selama ini ?,apakah salsa begitu jahat kepada kalian karena telah merahasiakan semua identitas ini ?,apakah perjuangan salsa tidak ada artinya untuk kalian ?". sambung Brian
Dan tidak terasa Raisya pun menangis " Seharusnya aku bahagia saat ini karena yang aku inginkan bertemu dengan kakak kandungku bisa terwujud dan tidak seharusnya aku benci kepada kak salsa yang telah berjuang mencari ku ". sahut Raisya.
Brian meraih kepala Raisya dan menyandarkan di pundaknya dan tangisan Raisya semakin menjadi . Brian menenangkan dengan mengelus rambut salsa dengan lembut .
__ADS_1
.
Singkat cerita mereka Kembali kerumah salsa .
" Bagaimana ini? ". gumam salsa kuatir sambil mondar-mandir di depan pintu rumah . Dia kuatir kalau Raisya akan pergi juga seperti Mila .
" Raisya .."teriak salsa saat melihat raisya dan Brian ada didepan rumahnya . Tanpa pikir panjang salsa berlari dan memeluk Raisya.
Raisya pun memeluk erat salsa dan airmata mereka sudah bercucuran tangisan mereka pecah . " Maafkan aku kak salsa". Kata Raisya sambil mengusap lembut airmata salsa .
" Tidak , aku yang seharusnya meminta maaf karena tidak pernah jujur kepada kalian ,sungguh aku menyesal . Tapi tolong jangan pergi !". Pinta salsa
" Tidak kak aku tidak akan meninggalkan kakak lagi aku ingin berkumpul dengan kakak dan mencari kak Mila bersama - sama ". Sambung Raisya dan tangisan mereka semakin pecah hingga mereka tetap berpelukan .
Brian yang melihat kedua kakak beradik ini sangat terharu ,kemudian dia bergabung dengan mereka dan berpelukan bersama. Mengelus rambut mereka dengan lembut dan membawa mereka masuk kedalam rumah .
####
" Maaf tuan bukan kah Nono Steffi berada di kantor polisi ?". Jawab assisten rumah tangga Steffi .
" Apa ?, apa asisten Steffi tidak memberi tahukan mu bahwa dia sudah keluar dari kantor polisi?". Tanya pak Pongky dengan raut wajah serius .
" Maaf tuan , assisten nona Steffi tidak pernah memberi tahu kami tentang nona Steffi ". Jawab assisten rumah tangga Steffi sedikit takut.
..
" Dasar brengsek!!". umpat pak Pongky kemudian keluar dari rumah Steffi .
" Cari dimana assisten steffi berada tanyakan keberadaan Steffi !". Perintah pak Pongky kepada asistennya saat masuk ke dalam mobil .
__ADS_1
" Baik tuan ". Jawab assisten pak Pongky .
***
" Dimana nona Steffi ?".
"Apa yang kalian lakukan ?". Tanya assisten Steffi ketika tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam rumah nya tanpa permisi .
" Jawab pertanyaan ku !". Kata seseorang yang tiba - tiba mencengkram leher assisten Steffi .
" Lepaskan aku !". teriak assisten Steffi dan berusaha keras untuk melepaskan tangan tersebut dari lehernya ,namun sayang tidak bisa terlepas karena dia sangat kuat.
" Jawab dulu !". bentak suruhan pak Pongky .
" Baik , lepaskan dulu aku !". Pinta assisten Steffi karena sudah sangat susah bernapas.
Suruhan pak Pongky pun melepaskan cengkraman nya .
" Uhuk... Uhuk.. ". Suara batuk assiten Steffi karena cengkraman tersebut dan dia berusaha mengatur nafasnya .
" Ayo katakan !".
" Baik - baik , aku tidak tahu nona Steffi di bawa kemana tapi aku tahu siapa yang membawanya ". Jawab assiten Steffi
" Katakan !".
" Tuan Erwin .Dia yang telah membawa nona Steffi saat keluar dari kantor polisi dan aku tidak tahu mereka pergi kemana ". Jawab assisten Steffi sangat ketakutan .
Tanpa sepatah katapun mereka pergi dari rumah assiten Steffi begitu saja setelah mendengar jawaban tersebut .
__ADS_1
####
.happy reading 😘