
Malam yang syahdu dan dingin membuat kehangatan yang berbeda untuk mereka berdua. Edvan mulai melepas semua kancing baju dan juga semua kain yang menempel di tubuh Mila. Edvan pun mulai membuka satu persatu-satu kain yang menempel pada tubuhnya .
Tubuh mereka sudah tidak ada penghalang lagi . Sentuhan tubuh Edvan membuat Mila merasakan keanehan Mila merasa ada yang merasuk kedalam ubun-ubun nya.
Edvan kembali lagi bermain di leher Mila kemudian ******* Cherry Mila sedangkan pisang panjang milik Edvan sudah berdiri tegak dan siap menembus benteng pertahanan Mila.
Edvan mengelus lembut tubuh mila hingga mendarat di bagian b*kong .
" Malam ini kamu sungguh cantik ".
Mila tidak mampu berkata apa-apa lagi dia merasakan sesuatu yang aneh hingga nafasnya tidak bisa dia kontrol jantungnya berdebar tidak beraturan . Suhu badannya naik namun dia merasa bukan sebuah penyakit yang dia derita namun sesuatu kenyamanan yang tidak bisa dia ungkapkan .
Pikirannya melayang hingga dia tidak bisa memikirkan hal yang serius . Yang bisa dia lakukan hanya menahan kenyamanan dengan cara mengigit bibir bawahnya dan juga meremas kain sofa . Desahannya begitu lirih karena dia masih malu untuk bersuara melepas semua pelampiasan.
"Apa kamu masih malu sayang ? ,tidak usah malu lepaskan saja . Aku akan mengajari mu ". bisik Edvan di telinga Mila membuat Mila menggeliat semakin geli .
Edvan meremas dan menarik bokong mila membuat posisi yang sangat tepat untuk meluncurkan pisang panjangnya menjebol pertahanan milik Mila .
Karena Edvan sudah tidak tahan lagi dia menjebol masuk lebih dalam . Membuat Mila makin meremas kain sofa dan desahannya sedikit lebih keras .
Edvan tersenyum mendengar ******* Mila . Edvan menambah tempo gerakannya . Membuat Mila makin mengerang .
Kepala Mila makin mendongak ke atas leher jenjang Mila terlihat lebar hingga Edvan mendaratkan bibirnya sambil menambah tempo gerakan . Dan tangan Edvan masih bermain dengan b*kong Mila yang kenyal .
Lambat laun Mila makin merasa nyaman hingga dia ber insiatif untuk bergoyang .
" Wah kamu ternyata cepat bisa ya ".
Kemudian Edvan membalikkan tubuh Mila hingga dia sudah berada di atas tubuh Edvan .
" Bergoyang lah aku ingin melihatnya ?".
Mila sedikit malu namun dia mencoba bergoyang sedikit demi sedikit . Edvan yang tidak mau diam saja dia berinsiatif untuk bermain dengan jelly kenyal milik Mila .
Karena gairah Mila yang membuncah sudah naik ke ubun-ubun , sehingga Mila mulai lincah bergoyang kedua tangan memegang paha Edvan kepalanya mendongak keatas menikmati setiap rasa .
.Dan keduanya bereaksi membuat Edvan mengerang karena pisang panjang milik Edvan menyemburkan kehangatan yang membuat benteng pertahanan Mila basah .
" Terimakasih ya ". Edvan memeluk Mila dengan erat dan mengecup kening Mila dengan lembut.
πΌπΌπΌ
__ADS_1
" Nona saya sudah mengetahui dimana keberadaan Nona Mila ". asisten salsa
" Ada dimana dia ?".
" Dia bersaman tuan Edvan .
" Edvan ?".
." Iya nona ".
" Bagaimana bisa dia bersama Edvan ?".
" Sejak dia keluar dari rumah Nona dia di pecat dari perusahaan tuan Edvan oleh Nona Steffi hingga akhirnya dia bekerja di klab malam . Dan suatu hari dia di jual oleh pemilik klab dan tuan Edvan menyelamatkan nya dan mengajak Nona Mila tinggal bersama ".
" Tinggal bersama ?".
" Iya tuan Edvan menjadikan Nona Mila sebagai simpanan nya ".
" Apa ? .Cari dimana dia tinggal dan pantau terus dia !". perintah Salsa kepada asisten nya .
" Baik nona ".
π Bagiamana tugas mu ?
πSudah saya dapatkan Nona , saya akan kirim file nya ke email nona .
πBaik aku tunggu : sambil mematikan sambungan telepon.
πΌπΌπΌπΌ
" Nyonya ini informasi yang anda minta ". Erwin sambil menaruh amplop coklat di meja dia sedikit canggung karena kejadian malam itu , namun karena rasa sayang nya kepada Steffi dia tetap sabar dan setia menjadi asisten Steffi ,mendampingi Steffi kemanapun. Erwin pun juga menjaga Steffi secara diam-diam.
Melakukan tugas nya dengan baik dan selalu membantu di saat dia kesusahan . Dia selalu mencoba menghibur disaat dia sedih .
Steffi menurunkan kakinya yang dia silangkan dia juga menaruh cangkir teh yang dia seduh kemudian mengambil dan membuka amplop coklat yang diberikan Erwin . Steffi menganggap malam itu adalah sebuah kecelakaan yang ingin dia lupakan karena cintanya hanya untuk Edvan . Walaupun Edvan sendiri tidak mencintai Steffi . Sehingga steffi pun tidak merasa canggung dekat dengan Erwin .
Nampak tatapan matanya membulat ketika dia membuka amplop berisi foto saat Mila dan Edvan makan malam.
" Apa ini ?".
" Itu adalah bukti bahwa tuan Edvan mempunyai wanita simpanan dan menyembunyikan nya di apartemen".
__ADS_1
"Apa .." Steffi marah dia meremas foto itu dan merobek menjadi kertas kecil dan menyebarkan kesembarang arah.
"Dasar laki-laki brengsek ". Steffi tatapan nya tajam kemudian berupa menjadi sayu dan berkaca-kaca
Erwin menatap Steffi dengan pilu dia ingin memeluknya namun dia tidak mampu melakukan nya .
Hihihihi .. huhuhu..
Setelah capek mengumpat dan menggerutu Steffi menangis .
" Kenapa kamu begitu tega padaku Edvan , kamu menikah dengan ku tapi tidak menyentuhku dan lebih memilih wanita rendahan itu ." Steffi membuang semua yang ada di meja begitupun dengan cangkir teh . Pecah berserakan seperti suasana hatinya saat ini .
" Nyonya tenanglah !". Erwin memberanikan diri mengelus punggung Steffi dengan halus untuk menenangkan nya.
Steffi langsung memeluk Erwin begitu saja untuk melampiaskan kesedihannya. Sedangkan Erwin tidak bisa apa-apa hanya menerima pelukan Steffi dan mengelus punggung steffi dengan penuh kasih sayang .
" Baiklah aku tidak akan menangis lagi dan aku akan membalas semua perbuatanmu Edvan kepadaku . Akan aku buat wanita rendahan itu menyesal telah merebut Edvan dari sisiku ". gerutu Steffi sambil melepaskan pelukan nya dengan tatapan penuh dendam dan kebencian .
" Kamu akan merasakan kepedihan yang aku rasakan. Dan aku akan membuat dirimu kehilangan orang yang kamu cinta Edvan ".Tatapan nya tajam dan dengan senyum sinis nya .
Erwin merasa merinding dengan tatapan steffi dia merasakan rencana mengerikan yang akan dilakukan Steffi . Namun Erwin hanya bertekad untuk melindungi Steffi .
Mungkin dia buta karena cinta ya .
πΌπΌπΌ
Selamat membaca para readers π
Maaf ya jika author baru sempat menyapa para readers. Dan maaf pula jika tulisan receh author masih berantakan dan kata-kata nya masih berantakan .
mohon dimaklumi ya karena author masih belajar . ππ
Yuk jangan lupa dukung terus author ya readers tekan tombol like, kasih komentar, dan jangan lupa voting juga ya . Biar author yang baru belajar ini tambah semangat menulis .
Semoga para readers suka π
salam sehat dan semangat dari author
.
Terimakasih πππ
__ADS_1