Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
barang baru


__ADS_3

Hari ini salsa dan Brian berencana untuk mengunjungi adik kandung Salsa yang ada di desa .


" Apa kamu sudah siap bertemu dengan adik kandung mu ?" tanya Brian saat ingin menancap gas mobil .


Salsa menghela nafas panjang dia tidak tahu apa dia harus siap atau tidak . Namun dia harus yakin dan harus memperjuangkan adiknya yang selama ini dia cari .


" Apa rencana kamu saat kamu bertemu dengan dia ?". tanya Brian lagi .


Pertanyaan Brian membuat pikiran Salsa terganggu dia masih belum memikirkan rencana dan perkataan apa yang akan dia utarakan kepada adiknya dan juga ibu tirinya .


Apakah dia harus bilang bahwa dia adalah kakak kandungnya atau dia harus bilang bahwa dia teman Mila di kota , Salsa benar - benar tidak memikirkan nya .Yang dia pikirkan saat ini adalah bertemu dengan adiknya dan membawanya pergi dari desa dan berkumpul bersama Mila .


" Jika kamu belum memikirkan apa pun baiklah sebaiknya kita lihat dulu keadaannya . Kita berpura-pura menjadi orang asing yang mencari tempat tinggal disana . Untuk mengetahui segala situasi disana . Apa kamu setuju dengan rencana ku ?". tanya Brian lagi seakan Brian mengerti bahwa salsa belum mempunyai rencana apapun .


Salsa terdiam sejenak dan berfikir sejenak


" Baiklah aku setuju ". jawab salsa tiba-tiba karena dia sendiri masih belum ada rencana yang matang .


Brian tersenyum lembut kemudian menancap gas mobilnya menuju tujuan mereka .


####


Setelah menempuh perjalanan berjam-jam akhirnya mereka sampai di desa tujuan .


" Sudah sampai ". tiba - tiba Brian berbicara dan menghentikan mobilnya di dekat rumah adik salsa .


" Jadi disini tempatnya ?". tanya Salsa sambil melihat suasana sekitar lingkungan.


Suasana yang masih asri banyak pepohonan jalan yang masih sempit tidak beraspal di belakang rumah pun nampak bukit - bukit dan juga lahan perkebunan.


Suara burung yang masih ber kicauan sahut menyahut di ranting-ranting pohon. Angin yang sepoi-sepoi dan udara yang segar . Di sebelah jalan mengalir deras sungai yang airnya jernih dan bening . Sungguh suasana desa yang masih asri dengan pepohonan dan juga udara yang sangat sehat.


Salsa merasa nyaman ketika menginjakkan kakinya di tanah perkampungan ini . Dia tidak henti-hentinya mengagumi keindahan desa ini dan berkali-kali menghirup udara dengan panjang.


" Wah ... begitu indah dan segar ". puji salsa .


Brian hanya tersenyum melihat tingkah Salsa yang baru kali ini sepertinya ke desa yang sangat asri.

__ADS_1


" Apa kamu baru kali ini ke desa seperti ini ?". tanya Brian .


" Iya baru kali ini ,karena aku di besarkan di luar negeri kemudian kembali kesini dan tinggal di kota ". jawab salsa .


Tiba-tiba dari kejauhan ada seorang gadis cantik berjalan mendekat ke arah rumah di samping mereka . Gadis itu sangat manis dan terlihat sangat lugu . pakaian nya pun terbilang sangat sederhana tapi walaupun sederhana gadis itu masih terlihat cantik.


Gadis itu melewati salsa dan juga Brian , gadis itu melewati mereka dengan sopan dengan cara menunduk kan kepalanya dan tersenyum. Sungguh sopan santunnya dan ramah gadis ini .


" Dek ...dek ... !". panggil Brian ketika gadis ini melewatinya .


" Iya mas . ada apa ?". jawab gadis ini sambil menghentikan langkah nya dan menoleh ke arah Brian .


" Apakah adik tahu rumahnya Ibu Wati ?". tanya Brian


" Oh ibu Wati ?. Ini mas rumahnya ". jawab gadis itu sambil menunjuk rumah yang di maksud dengan sopan. Sungguh attitude nya sangat baik sekali .


" Oh depan ini ya rumahnya ?, apa ibu Wati ada dirumah ?". tanya Brian lagi


." Ada mas , mari silahkan masuk !". jawab gadis itu sambil mempersilahkan masuk.


" Oh ini rumah kamu juga?".


Brian dan Salsa masuk kedalam rumah Bu Wati dan Bu Wati ini adalah ibu tiri dari Mila dan juga adiknya . Rumahnya yang lumayan sederhana namun tertata begitu rapi dan bersih.


" Silahkan duduk mas mbak saya panggilkan ibu !".


" Baiklah ". jawab salsa yang masih mengagumi rumah yang sederhana namun rapi dan juga sopan santun adiknya yang sungguh sangat terpuji .


" Bu ada tamu ". kata gadis itu kepada ibu Wati dan terdengar dari posisi salsa dan juga Brian .


" Siapa ?" .jawab ibu Wati dengan ketus.


" Maaf saya tidak tahu ". jawab gadis itu dengan lesu.


" Kamu bodoh sekali ya, sudah aku bilang berkali-kali kalau ada tamu tanya dulu siapa mereka . jangan suruh masuk dulu ". Kata Bu Wati dengan keras dengan nada marah.


" Maaf Bu !".

__ADS_1


" Maaf .. maaf terus saja seperti itu. Dasar kamu gadis tidak berguna . Awas ya nanti aku akan menjual mu seperti mbak mu biar kamu menghasilkan uang ". kata Bu Wati kasar .


Gadis itu hanya menunduk saja dan terdiam . Sedangkan Salsa yang juga mendengar perkataan Ibu Wati mulai panik dia ingin menghampiri mereka berdua. Namun tiba-tiba tangannya di pegang oleh Brian dan menenangkan Salsa .


Kemudian Bu Wati keluar dan menemui salsa dan juga Brian.


" Siang mbak mas !. Ada perlu apa ya kalian mencari saya ?". tanya Bu Wati saat dia sudah sampai di depan ruang tamu sambil duduk di kursi depan ruang tamu .


" Maaf Bu saya dapat info dari rekan saya bahwa ibu punya barang bagus ?". jawab Brian .


Sedangkan Salsa mengerutkan dahinya dia tidak mengerti maksud Brian dengan barang bagus .


" Maksud mas apa ya ?". tanya Bu Wati pura -pura tidak mengerti .


Bu Wati ini terkenal sebagai seorang wanita yang menjual atau penyalur gadis-gadis desa ke kota untuk di jadikan wanita malam atau hanya kerja di sebuah cafe atau kerja menjadi asisten rumah tangga .


" Maksud saya apakah anda ada barang bagus untuk di jual lagi . Saya mendapatkan info dari rekan kerja saya yang sudah di percaya dan juga ibu mengenalnya ". jawab Brian sambil menyodorkan ponsel yang memperlihatkan foto rekan kerjanya yang biasanya memesan atau membeli dari ibu Wati .


" Oh jadi anda rekan dari bos Robby " .


" Iya benar Bu ".


" Apa anda bisa di percaya tuan ". tanya Bu Wati masih belum yakin .


." Baiklah jika ibu tidak percaya saya telepon bos Robby ".


Kemudian Brian menelepon Bos Robby untuk meyakinkan Bu Wati . Setelah mereka berbincang-bincang dalam saluran telepon akhirnya Bu Wati mempercayai Brian .Sedangkan Salsa masih belum mengerti rencana yang di susun oleh Brian .


Salsa hanya diam saja dan memperhatikan mereka berdua . Dia hanya mengikuti instruksi dari Brian saja .


" Baiklah tuan nanti saya akan memperkenalkan barang baru yang anda cari ".


" Boleh saya tanya siapa gadis itu ?". tanya Brian kepada ibu Wati sambil memberi isyarat bahwa gadis itu adalah gadis tadi yang mempersilahkan masuk .


" Oh dia , kenapa tuan apa anda tertarik ?".


Brian hanya tersenyum saja,sedangkan salsa merasa curiga dengan mereka berdua hingga pandangan nya terhadap ibu Wati dan juga Brian berubah .

__ADS_1


###


__ADS_2