Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
kepedihan yang mendalam dan penantian yang tak kunjung datang


__ADS_3

Nampak mama Leticia yang membantu karyawan nya yang sedang menyiapkan makanan. Dia terlihat sehat dan segar . Penampilan yang cantik dan elegan menjadi daya tarik tersendiri dari nya .


Edvan menatap mama Leticia penuh kesedihan karena dia merasa kangen dan ingin memeluk nya untuk melepaskan semua kerinduannya .


" Nak Riko , Mau pesan apa hari ini ? .Apa pesan seperti biasanya?". tanya mama leticia ketika melihat Riko berkunjung ke restauran kecilnya yang penuh kehangatan. Dia sudah hafal dengan pesanan Riko


" Iya Tante pesan seperti biasanya".


." Ok kamu duduk dulu Tante siapkan untuk mu ".


" Baik Tante ".


Mama Leticia kemudian kedalam untuk menyiapkan pesanan Riko . Beberapa menit kemudian mama Leticia keluar dengan membawa makanan pesanan Riko .


" Ini nak Riko ".


" Terimakasih Tante ".


" Oh iya , sibuk ya akhir-akhir ini kenapa jarang datang ke tempat Tante ?".


" Iya Tante sangat sibuk . Hari ini aku luang kan waktu karena sudah kangen masakan Tante ".


" Baiklah terimakasih nak ".


" Iya Tante saya pamit dulu ".


" Tunggu nak Riko !".


" Iya Tante ".


" Tolong beritahu sahabat kamu yang di mobil untuk jaga kesehatan. Tolong jaga dia!. Dan aku berharap dia akan datang menemui ku ". kata mama Leticia mengisyaratkan sesuatu seakan dia tahu siapa yang ada di mobil tersebut.


Riko terkejut dengan ucapan mama Leticia,Riko spontan melihat ke arah mobil namun mobilnya masih tetap tertutup kaca jendelanya. Riko kira Edvan membukanya sehingga mama Leticia melihatnya .


" Oh iya Tante , saya akan menyampaikan nya ".


" Terimakasih nak ".kata Tante Leticia dengan tatapan terharu dan mengelus pundak Riko .


" Saya pamit dulu Tante ".


" Iya nak ".


Riko beranjak meninggalkan restauran mama Leticia dan masuk kedalam mobil .


" Ini tuan pesanannya ".

__ADS_1


" Terimakasih Riko ".


" Oh iya tuan nyonya mengirim pesan untuk mu agar tuan selalu jaga kesehatan ".


Mendengar pesan yang di sampaikan Riko betapa Edvan terkejut dan terharu hingga dia tak mampu menjawab ucapan tersebut. Dadanya terasa sesak dan air mata ingin keluar namun Edvan mencoba menahannya. Sekuat dia menahan air mata Edvan jatuh . Dia benar - benar tidak bisa membendung nya .


" Tuan ". Riko memberikan tisu kepada Edvan .


" Terimakasih, ayo jalan !".


" Baik tuan ".


#####


Tiga bulan kemudian


📞 Halo Edvan apa kabar ?


📞Baik kek, maaf akhir-akhir ini aku tidak bisa mengunjungi kakek karena sangat sibuk. Tapi aku akan berjanji hari ini jika kakek membutuhkan aku akan segera pergi menemui kakek .


📞Baiklah karena hari ini kakek ingin ke galeri lukisan dan tidak ada yang menemani jadi aku ingin kamu yang menemani.


📞Baik kek aku akan segera meluncur menjemput kakek .


📞HAHAHA ... baik lah kakek tunggu ya .


Edvan segera bergegas meluncur ke rumah tuan besar .


"Tuan anda mau kemana? ,hari ini masih ada rapat tuan ". Teriak Riko saat melihat Edvan berlari meninggalkan ruangan .


" Batalkan semua kita rapat besok saja!".


" Baiklah tuan ".


" Ya beginilah jadi assisten pribadi kita harus membereskan semua pekerjaan tuan kita , padahal aku sudah lelah. Sebaiknya aku pergi ke cafe dulu untuk ngopi menjernihkan pikiran mumpung tuan muda pergi . Ada bagusnya dia pergi tanpa aku hahaha.. ". Riko berbicara sendiri .


***


Singkat cerita tuan besar dan juga Edvan sudah berada di galeri yang ternyata galeri itu adalah milik Rena .


" Selamat siang tuan apa ada yang bisa saya bantu ?". Sapa Rena


" Saya ingin melihat-lihat dulu ". jawab tuan besar .


" Baik tuan saya akan mendampingi anda jika ada pertanyaan silahkan ajukan tuan ".

__ADS_1


" Baiklah".


Kemudian mereka berkeliling melihat satu persatu lukisan yang ada di galeri .


" Wah lukisan nya sangat bagus ya ". puji tuan besar .


" Iya tentu tuan karena disini adalah pelukis yang handal dan berpengalaman ".


Edvan terpaku pada satu lukisan yang ada di pojok sendiri . Dia mendekati lukisan itu. Kemudian tuan besar dan di ikuti oleh Rena menghampiri lukisan tersebut . Yang ternyata itu adalah lukisan Mila. Edvan sangat terpukau dia terus menatapnya.


" Sangat indah mencerminkan kepedihan yang mendalam dan penantian yang tak kunjung datang ". edvan tiba - tiba menafsirkan lukisan itu dengan penuh keyakinan.


" Wah .. tuan bisa membaca isyarat yang di lukiskan oleh sang pelukis . Lukisan pelukis ini sangat rumit untuk di tebak karena di setiap goresan pena nya penuh arti. Lukisannya pun sangat unik. Banyak orang yang menyukai lukisan nya dan membelinya tapi baru kali ini tuan bisa menebak isi hati dari goresan kuas sang pelukis ". tutur Rena .


" Aku hanya menebak saja tapi sungguh aku sangat menyukainya. Aku akan membeli lukisan ini ".


" Baik tuan . Terima kasih".


Singkat cerita setelah Tuan besar dan Edvan membeli beberapa lukisan mereka pergi meninggalkan galeri. Dan beberapa saat kemudian Mila datang ke galeri tersebut.


" Hai Mila apa kabar?". sapa Rena .


" Baik kak".


" Ada berita bagus hari ini , banyak yang menyukai lukisan kamu , dan lukisan kamu laris manis Mila ". tutur Rena sambil tersenyum bangga kepada Mila .


" Kak siapa yang membeli lukisan ku yang ada di pojok itu ?". tanya Mila saat dia menatap lukisannya yang telah terjual . Itu adalah lukisan Mila yang sangat istimewa dia melukisnya dengan penuh perasaan dan sangat berhati -hati .


" Oh itu . Tadi ada tuan muda yang membelinya dan hebatnya lagi baru kali ini ada pembeli yang bisa mengartikan lukisan kamu , Kepedihan yang mendalam dan penantian yang tak kunjung datang , dia mengatakan seperti itu ".


" Benarkah ?".


" Apa kamu penasaran siapa dia ?".


" Iya tapi aku tidak ingin bertemu dulu dengan pembeli lukisan ku tolong rahasiakan siapa sebenarnya pelukisnya kak. Lebih baik aku bersembunyi dulu demi kebaikan ku ".


" Baiklah . Tapi bagaimana jika dia ingin bertemu Mila ? .Aku harus menjawab apa ?".


" Aku tidak ingin bertemu dengan siapapun kak saat ini ,mungkin nanti kak".


" Baiklah jika itu prinsip dan pendirian kamu aku akan menghormati nya ".


" Terimakasih kak ".


#####

__ADS_1


Hai readers selamat membaca


semoga kalian semua suka membacanya 😁


__ADS_2