Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )

Wanita Simpanan (Gadis Pilihan Untuk Tuan Muda )
Pertemuan Edvan dan Mila


__ADS_3

" Ok .. ". Jawab Steffi dengan raut wajah marahnya kemudian dengan sifat angkuh nya dia meninggal kan Edvan .


" Tuan sudah ada disini ?". Tanya Rena kepada Edvan


"Iya. Jadi ini lukisannya?".


"Iya tuan ".


" Baiklah ".


Edvan mengamati lukisan itu beberapa menit dan tidak sampai lima belas menit dia sudah bisa menebak makna lukisan yang di goreskan oleh pelukis dan jawabannya benar .


" Jawaban anda memang selalu benar tuan".


Edvan hanya tersenyum mendengar pujian dari Rena.


" Baiklah tuan karena anda bisa menebak dengan benar nanti akan saya hubungi untuk bertemu dengan pelukis nya ".


" Ok saya tunggu info dari kamu . Terimakasih ".


" Sama - sama tuan ".


***


Beberapa hari kemudian


📞 Halo


📞Halo selamat pagi tuan saya Rena . Apakah benar ini dengan tuan Edvan ?


📞 Iya benar saya sendiri .


📞Apakah siang ini tuan ada waktu untuk bertemu dengan pelukis nya .


📞Tentu . Aku ada waktu


📞Baiklah tuan . Untuk waktu dan tempatnya saya akan kirimkan . Terimakasih tuan .


📞Sama - sama .


" Aku benar - benar penasaran siapa sebenarnya pelukis ini ?". Kata Edvan dalam hati .


📞Riko cepat kesini antar aku sekarang !


📞Anda mau kemana tuan ? sebentar lagi meeting ?


📞 Batalkan semua hari ini !


📞Baik tuan .


Riko bergegas menjemput Edvan ke ruangannya dan menyiapkan mobil di depan kantor .


" Kita mau kemana tuan ?" .


" Aku ingin beli baju baru untuk makan siang hari ini ".


" Baik tuan !".


Edvan tampak bersemangat dia juga menata rambutnya biar tampak lebih rapi .


" Apa aku sudah rapi ?". Tanya edvan kepada Riko sambil menatap dirinya yang gagah dan tampan di cermin .


" Anda sangat tampan tuan ". Jawab Riko sambil tersenyum.


" Ok. jam berapa sekarang ?".

__ADS_1


" Kurang 30 menit lagi tuan untuk acara makan siang nya ".


" Baiklah sebaiknya kita datang lebih awal ".


" Baik tuan "?


Edvan sangat bersemangat padahal tempat makanan nya dekat dari tempat mereka berada gak sampai lima menit sudah sampai di tempat tujuan .


###


" Mila apa kamu siap?". Tanya Rena


" Aku sudah siap ".


" Kamu terlihat cantik sekali hari ini Mila ".


" Tentu saja aku yang memilihkan baju untuk nya dan merias dia ". Sahut Salsa .


" Ok . Baguslah !. Ayo aku antar Mila !".


" Hati-hati dijalan ya !". Kata salsa ..


" Ok ". jawab Rena .


Mila tidak pernah menyangka bahwa yang akan dia temui adalah Edvan .


" Mila kamu pasti akan terpesona melihat penggemar setia kamu satu ini ?".


" Oh iya . Memang kenapa kak?". Jawab Mila dengan polosnya .


" Dia sangat tampan dan menggemaskan Mila ".


" Oh ya ".


" Kenapa dari tadi cuma oh ya .. Oh ya aja mila ? . Apa kamu tidak bersemangat?".


" Pasti mantan kamu sangat tampan ya sampai kamu tidak bisa melupakannya?".


Mila hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari Rena .


" Ok baiklah kalau kamu tidak mau menjawabnya .Aku harap hari ini kamu bisa bahagia Mila ".


" Terimakasih kak".


Edvan sudah sampai di tempat tujuan mereka bertemu . Tempat yang sangat nyaman dan juga suasananya juga romantis. Berapa menit kemudian Rena dan juga Mila sudah sampai tujuan .


Terlihat Edvan duduk santai menunggu mereka datang .


" Mila sudah sampai ".


" Jadi disini tempatnya?".


" Iya apa kamu suka ?".


" Aku suka , tempat yang indah dan nyaman ?".


" Itu dia orangnya ". Rena melambaikan tangan ke Edvan dan memanggil nya .


" Tuan ". Teriak Rena


Edvan menoleh ke arah sumber suara dan betapa dia terkejut nya ketika melihat Rena menggandeng Orang yang selama ini dia rindukan dan dia cari .


" Edvan ". Batin Mila .


Mila pun sangat terkejut dengan pertemuan nya kali ini ternyata Edvan orang yang dulu pernah mengisi kehidupannya. Langkah Mila sempat terhenti namun di tarik oleh Rena .

__ADS_1


Langkahnya sedikit gemetar jantung nya berdegup dengan kencang Mila hampir tidak bisa menguasai dirinya .Namun dia mencoba untuk mengendalikan nya dan berpura-pura baik-baik saja .


Edvan langsung berdiri menyambut mereka dia benar - benar tidak tahu harus berbuat apa. Tubuhnya sedikit gemetar jantungnya berdebar suhu tubuh nya sedikit naik. Dia merasa terkejut ,sedih dan juga bahagia bercampur jadi satu .


" Tuan sudah datang ?, apa sudah lama ?". tanya Rena


.


" Tidak , aku baru datang ". jawab edvan dengan sedikit grogi.


" Oh iya ini kenalkan Mila pelukisnya ". Kata Rena sambil memperkenalkan Mila


Mila dan edvan pura - pura belum kenal dihadapan Rena .


" Oh iya . Saya Edvan ". Kata Edvan sambil memperkenalkan diri dan mengulurkan tangan nya .


Mila sedikit ragu , canggung,dan marah bercampur jadi satu namun dia berusaha sewajarnya dihadapan Rena .


" Mila ". Jawab Mila sambil menjabat tangan Edvan .


" Jadi nama anda Edvan tuan . Nama yang bagus ".


" Panggil saja saya Edvan tidak usah tuan ".


" Oh baiklah.Silahkan anda ngobrol saya tinggal dulu !".


" Baiklah terimakasih atas bantuan anda ".


Rena meninggal kan mereka berdua dan akhirnya mereka bertatap muka langsung setelah sekian lama terpisah.


" Silahkan duduk !". Edvan mempersilahkan Mila duduk dan berusaha menenangkan semua keinginan, rasa rindunya,dan rasa deg-degan yang menguasai dirinya .


Mila duduk dan mencoba menenangkan semua perasaan dan amarahnya.


" Apa kamu baik - baik saja ?". tanya edvan tanpa basa-basi mengungkapkan rasa penasaran nya.


" Apa kamu bilang ?".


" Maafkan aku Mila !".


" Maaf ?".


"Aku tidak tahu harus berkata apa lagi Mila ".


" Sudah cukup Tuan edvan , hubungan kita sudah berakhir dan saya harap anda tidak perlu mengungkitnya lagi ".


" Berakhir ?".


" Iya tuan , saya tidak ingin mengganggu rumah tangga tuan edvan lagi . Saya mohon berbahagia dengan nona Steffi dia adalah istri anda ".


" Steffi ..?".


" Iya tuan bukan kah dia adalah istri anda dan orang yang menginginkan kita berpisah ".


"Mila aku akan menjelaskan semua !, tolong beri aku kesempatan untuk menjelaskan nya ".


" Untuk apa tuan ?, untuk menyakiti kami berdua? atau untuk membuat saya tersiksa dengan hubungan kita ?. Sudah cukup Tuan , saya sudah cukup menderita dengan semua perasaan ini ". Mila mulai menangis kemudian berdiri dan berlari karena mila sudah tidak mampu menguasai rasa amarah dan juga rasa sedihnya .


" Mila tunggu !". Edvan berteriak dan kemudian mengejar mila .


####


happy reading


semoga teman -teman suka dengan cerita nya .

__ADS_1


kalau kalian penasaran jangan lupa ikuti lanjutan episode berikutnya ya 😘


__ADS_2