
"umi besok pagi ara akan berangkat ke kota bersama paman han" tutur seorang gadis bernama ara pada sang umie tercinta
"tapi nak apa kamu yakin. umi khawatir nak apalagi wily masih kecil dia masih butuh kasih sayang darimu nak" jawab sang umi lembut
"ara mengerti perasaan umi tapi mau gmna lagi mi ini demi kelangsungan hidup kita mi wily semakin besar sebentar lagi dia harus sekolah dan tabungan kita sudah semakin menipis. ara gak mau wily hidup kekurangan mi. ara janji ara akan kerja keras ara pengen cari modal dulu mi ara pengen merintis usaha dari nol mi.tolong izinin ara mi." kata ara lagi sambil memegang kedua tangan sang umi. buliran bening terus mengalir dari pelupuk matanya yang teduh.
ara tumbuh dalam keluarga yang cukup kaya di desanya kedua orang tuanya selalu memanjakan ara tak heran jika ara tumbuh menjadi gadis manja dan ceria. tapi kehidupan ara yang penuh kebahagian itu harus kandas oleh satu kesalah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. ara di perkosa oleh sepupunya sendiri ketika ara sedang sendirian di rumahnya.
hingga beberapa minggu kemudian ara di nyatakan hamil oleh seorang dokter. semua orang tertampar oleh kenyataan itu ayahnya yang sangat menyayangi ara menghembuskan nafas terakhir karna serangan jantung yang memang di deritanya. ara menceritan semua kejadian yang menimpanya pada paman dan bibiknya(orang tua pria yang memperkosa ara) tapi semua cerita ara di anggap bohong. paman dan bibik ara bersikeras percaya pada anak satu-satunya itu yang tengah berada di negri seberang karna melanjutkan kuliahnya.
ara sangat frustasi atas apa yang terjadi pada hidupnya ara enggan melanjutkan hidupnya.ara tak mau keluar rumah walau hanya pergi kuliah.
sang umi yang selalu menguatkan ara.walau uminya juga tertekan tapi beliau percaya bahwa apa yang di katakan ara itu benar ara tak pernah berbohong dari kecil.
tak selang beberapa hari dari kematian ayahnya ana dan uminya kembali mendapat ujian hidup lagi. harta benda dan warisan dari nenek ara yang seharusnya menjadi milik ayah ara diambil alih oleh sang paman yang tak lain adalah ayah dari orang yang memperkosa ara .
ara dan uminya di usir tampa membawa harta sedikitpun hanya sebuah tabungan milik sang umi yang mereka punya.
sejak kejadian itu ara menjadi depresi dengan perut ara yang semakin buncit sang umi membawa ara ke rumah lamanya yang jauh dari desa suaminya itu. didesa itu umi ara masih memiliki rumah yg kecil peninggalan almarhum nenek ara.
sang umi merawat ara dengan sabar hingga ara melahirkan bayi laki2 yang sangat mungil. dengan kehadiran bayi laki-laki itu ara lambat laut kembali ceria dan bangkit dari keterpurukannya tubuh kerempeng ara sudah mulai berisi wajah yang beberapa bulan terlihat pucat sekarang sudah kembali cerah dan bersinar.
"ara janji sama umi ara bakalan menabung yg banyak dan kita buka usaha kecil kecilan buat kelangsungan hidup kita dan masa depan wily umi"ujar ara lagi memeluk sang umi yang sudah menangis tersedu
"umi selalu mendukung apapun keputusanmu nak. maafkan umi nak yang tak bisa mempertahankan harta benda yang harusnya menjadi milikmu"
"sudahlah umi jangan fikirkan harta itu lagi ara sudah cukup bahagia ada umi di samping ara.lupakan semuanya yang dulu umi kita buka lembaran baru bersama orang orang yang baru" ara terus menenangkan uminya yang terusa menangis. airmata terus menghiasa di wajah keduanya sambil berpelukan. hingga seorang bocah kecil ikut menangis di tengah tengah mereka
"hikzzz hikzzz hikzzz bunda umiee"
__ADS_1
keduanya menoleh pada arah suara anak itu
"lohhh wily sayang kamu knpa menangis nak"tanya ara
"bunda sama umi nangis napa gak ajak wily katanya umi bunda sama wily bakal menjalani hidup ini sama sama"celoteh anak berumur 2 tahun itu.ara dan uminya saling pandang dan tersenyum "umi sama bunda gak sayang wily lagi"celotehnya lagi dengan tangis yang semakin nyaring
"wily sayang...umi sama bunda sangat sayang sama wily. udah dong jangan nangis lagi. masak anak cowok cengeng sih nantik gak cakep lagi lohhh .." ara menangkan wily sambil memangku bocah kecil itu yang sangat aktif walau masih berumur 2 tahun tapi wily sangat cerdas dan aktif
"wily gc nangis kok bunda nih lihat wily tersenyum berarti wily cakep dong"wily tersenyum memperlihatkan gigik putihnya yang rapi
"cakep. itu baru anak bunda." suasa menjadi hangat lagi dengan celoteh celoteh baby wily yang masih belepotan. umi ara tersenyum bahagia melihat ara putri kecil kesayangnya yang manja kini tumbuh menjadi gadis yang dewasa dan ceria.
#morning
"selamat pagi wily sayang. haduh anak bunda tampan sekali harum lagi. sini duduk sini.. bunda ambilin susu hangatnya ea." ara melihat uminya datang bersama baby wily yang sudah madi wily hanya mengangguk malas
"hey cucu umi ini kenapa kok tiba tiba cemberut gitu hemmm"umi ara menyadari cucunya itu tengah cemberut
"jadi karna itu cucu umi ini sedih"umi ara menghembuskan nafasnya kasar"sayang dengerin umi ya. bunda pergi untuk sementara saja kok setelah bunda punya uang yang banyak bunda pulang kesini lagi dan membawakan mainan banyak buat wily. jadi wily harus bahagia kan bunda bentar lagi mau brangkat .wily harus memberi bunda semanga oke sayang"
"oke umi wily akan semangatin bunda biar cepet dapat uang banyak dan maen sama wily lagi disini. wily sayang bunda" uminya tersenyum pahit mendengar celoteh wily yg sangat menggemaskan begitupun ara yang terdiam mendengar celoteh anak laki laki itu. air matanya tumpah tak bisa terbendung hatinya sangat sakit. melihat wajah wily yang sangat persis dengan sepupunya yang telah memperkosanya dulu membuat hidupnya hingga hancur berkeping keping hati ara sakit amarahnya memuncak kebenciannya pada pria dan orang tuanya itu sangat besar ara tak ingin lagi melihat mereka semua.
aku sangat benci kalian.!!kalian merampas semua nya dariku dan umi.aq benci kalian. batin ara merutuki pria itu
"bunda susu buat wily mana bunda wily sudah lapar ini"teriakan wily menyadarkan lamunan ara
"ea sayang bunda datang" ara berjalan cepat menuju meja makan" ini wily sayang segera di minun dan sarapan bersama umi eaaa. bunda mau beres beres dulu sebentar lagi paman han akan segera datang"
ucap ara mengelus rambut mily yang lembut sambil mencium kening wily. wily hanya mengangguk.
__ADS_1
tok tok tokk "assalamualaikum"
suara ketukan pintu dan ucapan salam terdengar dari luar umi ara bergegas membuka pintu
"waalaikum salam.eh pak Han mari masuk silahkan duduk pak" umi ara mempersilahkan tamunya duduk
"iya buk terima kasih."pak Hanpun duduk "nak Aranya gimna buk sudah siap brangkat hari ini .?"
"iya pak sudah beres beres anak itu biar saya panggilkan pak" umi ara bergegas menuju kamar ara. dilihatnya ara masih duduk di ujung ranjang memandang foto lamanya ketika mereka masih bahagia bersama ayahnya.
"nak hidup ini terus berjalan waktu terus berputar. umi percaya Allah telah menyiapkan kebahagian di masa depan untuk kita. kamu tau tidak bahwa pelangi yang indah itu mulcul setelah hujan. Allah menguji kita agar tidak lupa diri bahwa smua yang kita miliki hanyalah titipan dan Allah kapan saja bisa mengambilnya lagi"tutur lembut umi ara dan tersenyum melihan anak gadisnya menangis dalam pelukannya sambil mengangguk" ea sudah hapus air matamu itu tampakkan kebahagianmu di depan wily kasian dia jangan sampai bersedih umi tunggu di luar ea paman sudah menunggu" katanya lagi sambil berlalu menuju ruang tamu yang disana sudah ada pak han dan wily yang tak ada hentinya berbicara walau terkadang kata katanya beleotan belum bisa di mengerti.ara membasuh mukanya dan bergegas menuju ruang tamu
"assalamualaikum paman"sapa ara pada Han yang tak lain masig kerabat dari uminya
"waalaikum salam nak. gmna sudah siap..?"tanya Han pada ara
"sudah paman "jawab ara dan tersenyum melihat wily yang tengah di pangku oleh uminya"hey anak bunda kenapa cemberut gitu.jangan jangan wily sudah gak sayang bunda lagi ea.?" ara mengoda wily yang tengah cemberut
"wily sayang sama bunda tapi wily sedih gc bisa maen sama bunda lagi"
"haduhhh anak bunda yang tampanya kebangetan ini kenapa harus sedih gitu sehhhh. kan masih ada umi. nantik kalok bunda sudah dapan uang banyak bunda pulang bawak mainan baru buat wily okee"ara memeluk wily dengan erat matanya sudah berkaca kaca namun ia tahan sekuat tenaga
"oke bunda wilyy mau doain bunda terus biar dapat uang banyak terus pulang bawak maenan dan baju baru hoŕeee"celetoh wily yang membuat ara dan uminya tersenyum kecut.
"kalok gitu bunda brangkat dulu ya sayang jangan nakal jadi anak yang nurut sama umi iya. inget jangan lupa minum susu setia hari"ara melepas pelukan wily dan mencium pipi dan kening wily"umi ara brangkat dulu iya. doakan ara umi "ara memeluk uminýa airmatanya jatuh tak tertahankan namun segera ara hapus agar wily tak melihatnya.uminya hanya mengangguk tak mampu mengerakkan kedua bibirnya. ara merjalan keluar mengikuti pak Han.
ara memakai helm dan menaiki motor matic milik pak.Han yang memang berprofesi tukang ojek online
mata ara terus menatap pada wily dan bundanya yang tengah melambaikan tangan di teras rumahnya
__ADS_1
air mata ara tumpah tak tertahankan hingga motor itupun berlalu dan menembus kota.pak.Han hanya diam dengan sesekali melihat ara dari kaca spion pak.Han mengerti perasaan ara saat ini.