
"kita akan kemana bos..?" tanya Billy pada kenzo yang sudah berada di dalam mobil.
"ikuti gadis itu " sahut kenzo datar.
"jadi kita berpakain serapi ini hanya untuk mengikuti gadis itu berkeliling mall bersama Willy dan umi" kata Billy terkejut mendengar printah kenzo. karna Billy berfikir mereka akan bertemu rekan bisnis penting seperti biasanya.
"kau benar Bill.. kenapa kau berpakain rapi itu" kata kenzo yang sadar melihat pakain Billy yang rapi . tanpa menyadari bajunya sendiri
"astagaa kenapa kau tiba tiba bodoh seperni ini ken. coba lihat pakaianmu itu" kata Billy sudah sangat kesal melihat wajah kenzo seperti orang linglung.
"sialll kenapa aku jadi sebodoh ini. astagaa sebentar lagi aku benar benar gila "bisik kenzo melihat pakainnya yang memang sudah rapi.
sebenarnya tadi pagi kenzo bangun dari tidurnya langsung mandi dan memakai setelan jas untuk bersiap kekantor mungkin niat kenzo ingin segera bertemu dengan Ara tanpa menyadari kalau hari ini akhir pekan. semenjak Ara pindah kenzo tidak mau lagi ada pelayan yang melayaninya seperti biasa.
"apa kau sadar sekarang " ucap Billy kesal melihat Kenzo sudah terdiam dengan pikirannya sendiri.
"kau ingin membunuhku Bill" teriak kenzo pada Billy yang sudah membawa laju mobilnya sangat cepat
"yaaa... aku sudah bosan melihatmu bodoh seperti itu" ujar Billy datar
"apa kau mau kembali...."
"yaaa aku akan kembali ke mansion Daddy malam ini juga . aku sudah bosan punya bos bodoh sepertimu itu" kata Billy memotong kalimat kenzo dengan suara dingin membuat kenzo melotot tak percaya.
"aku hanya bercanda Bill. ayolahhh jangan seperti bocah begitu. hanya kau yang ku punya disini Bill" kata kenzo sedih karna berfikir Billy benar benar akan menyusul mommy dan Daddynya ke negara N .
sedangkan Billy tersenyum puas melihat wajah kenzo yang langsung menatap ke luar jendela dengan tatapan kosong .
"aku tidak akan pernah meninggalkanmu bos. kau segalanya bagiku. aku siap melindungimu dengan nyawaku sekalipun. aku berhutang budi banyak pada keluarga Smith" bisik Billy dalam hati .
"kenapa kita kesini Bill.." kata kenzo yang melihat mobilnya sudah terparkir di parkiran khusus untuk pemilik mall tersebut.
"pakailah ini.. kita akan masuk dengan menyamar" kata Billy datar sambil melempar sebuah paperbag di sebelah kenzo
__ADS_1
"pakaian " ujar kenzo setelah melihat isi paper bag
"pakailah "kata Billy datar sambil membuka jas dan kemejanya.
"apa yang kau lakukan Bill. kau akan memperkosaku " ujar kenzo yang melihat Billy sudah bertelanjang dada.
"bodohnya kumat lagi" ujar Billy sambil memakai baju kaosnya
"ganti pakaianmu bos . katanya kau akan menemui Ara"
"kita kan bisa tinggal masuk .. kenapa harus repot repot ganti baju" kata kenzo sambil melempar pakainnya ke wajah Billy.
"apa kau mau menjadi tranding topik besok pagi. dengan judul topik Ceo muda alberto smith salah kostum" sahut Billy kesal menatap Billy dengan tajam
"tutup saja mall ini kalau begitu beres kan.."
"astagaaa ceo ini sudah benar benar bodoh rupanya.
"silahkan tuan muda" kata Billy mempersilahkan kenzo turun dari mobilnya.
"aku akan ganti baju " ujar kenzo menarik lagi pintu mobilnya dengan keras.membuat Billy menghela nafasnya dengan panjang
........
didalam mall Ara dan Willy sedang asik berlompat lompat ria memainkan permainan Dancegame yang berada di area permainan mall tersebut. sedangkan uminya hanya duduk dipinggir menontot anak dan cucunya yang terlihat sangat bahagia.
"yeeeee Bunda menang lagi" teriak Ara pada Willy yang sudah memanyunkan Bibirnya.
"Bunda gak asikkkk. Willy mau beli ice cream aja" kata Billy kesal karna sedari tadi Ara yang selalu memenangkan permainannya.
"ohhh Willy mau ice cream. baiklah "
"jangan mengodaku bunda" celetuk Willy yang melihat Ara sedang menertawakannya.
__ADS_1
"bunda tidak menggodamu sayang. kalau begitu ayo .. Willy mau ice cream apa..??" tanya Ara sambil membawa Willy kedalam gendongannya.
"ice cleam coklat dan strowberry bunda " sahut Willy
"baiklah "
"umi ayo kita kesana. Willy ingin makan ice cream " kata Ara menghampiri uminya
"ayo" sahut umi datar dengan senyum yang terus tersungging di wajahnya. hatinya terasa sangat bahagia melihat putrinya kembali ceria.
"terima kasih yaAllah "bisik umi Ara dalam hati sambil melanhkah mengikuti Ara.
sedangkan disisi lain ada 2 orang yang berbadan kekar terus memantau mereka dan melaporkan apa saja yang dilakukan Ara pada tuannya yang tak lain adalah Billy.
" meraka berada area bermain anak bos" kata Billy pada kenzo yang sudah memakai kaos polos dengan celana jeans sobek sobek serta topi dan kacamata hitam membuat siapapapun yang melihat kedua pria tersebut langsung terpanah oleh pesonanya yang memukau.
"apa kau yakin..?" tanya kenzo yang memang tidak suka dengan keramayan
" ckkk... apa kau mau menunggu ada pria lain yang akan menemani Ara dan Willy bermain disana" kata Billy kesal melihat kenzo yang risih dengan orang yang sedang berlalu lalang.
"aiiiss kau ini baiklah ayo cepat"
"huhhhff" Billy kenghembuskan nafasnya kasar sambil berjalan beriringan dengan kenzo mencari keberadaan Ara.
"noh.. kau lihat .." ucap Billy menunjuk ke arah Ara yang sedang duduk memakan ice cream sambil tertawa ria.
"gadis itu benar benar cantik alami dia mampu memikat pria manapun yang bertemu dengannya" kata Billy datar membuat kenzo menatapnya dengan tajam.
"aku berbicara fakta bos. kau lihat wanita yang ada disampingnya itu. dia seerti wanita murahan yang memakai topeng dan baju yang kekurangan bahan" kata Billy sinis yang melihat pada wanita dengan make up tebal dan baju yang sangat sexsi yang sedang duduk disamping Ara
" jangan begitu nantik kau malah tergoda " sahut Billy tersenyum lebar mengejek Billy.
"aissss kau ini" ujar Billy sambil berjalan mengikuti kenzo yang sudah melangkah menghapiri Ara dan rekan rekannya.
__ADS_1