
"Ara wajahmu kenapa..? apa kau demam....??" tanya ika pelayan kenzo yang bertungas membersihkan ruang tamu
" hahhh tidak.. tidak.... aku baik baik saja... " jawab Ara sambil berlari ke arah kamarnya.
"astaagaaa apa yang aku lakukan . bodoh bodoh kenapa aku mengigitnya... ahhhh " Ara merutuki dirinya sendiri. dan mengurung diri di kamarnya
☀️☀️☀️
"selamat pagi tuan " Billy menyapa kenzo dan membukakan pintu mobil untuk kenzo
"Hmmm" jawab kenzo singkat
mobil mewah itupun keluar dari halaman mansion. tidak ada interaksi di antara tuan muda dan tangan kanannya
"ada apa denganmu tuan.." tanya Billy dalam hati melihat kenzo sedari tadi terdiam dengan tatapan kosongnya.
"silahkan tuan.." kata Billy yang menyadarkan kenzo dari lamunannya.
kenzo keluar dari mobil mewah itu dan berjalan memasuki gedung
"aiiissss suasana macam apa ini.." batin Billy lagi yang menyadari kenzo tak seperti biasanya.
###
"Tuan apa anda baik baik saja..??" tanya Billy pada kenzo yang sudah berada di dalam lift khusus ceo
"seperti yang kau lihat " jawab kenzo datar yang membuat Billy menyadari sesuatu yang aneh pada bibir kenzo.
" Tuan apa kau habis main kucing kucingan.." tanya Billy lagi dengan menggerak gerakkan dua jarinya di hadapan kenzo.
"maksudmu.."kenzo kengerutkan kening melihat tingkah Billy
__ADS_1
"aiiiiisssh maksudku Bibirmu itu Bos gak mungkin kan. kau menggigit bibirmu sendiri hmmm" goda Billy pada kenzo.
"apa ini sangat mencolok Bil" tanya Kenzo serius menghadap Billy
"aiiiis apa kau sudah sejauh itu bos.." goda Billy lagi
"Tidakkkk aku hanya terbentur pintu tadi.." jawab kenzo setenang mungkin
"ahhhhh kau yakin Bos."
ting
kenzo langsung melangkahkan kakinya dengan lebar meninggal Billy yang masih tertawa di dalam Lif
"Hey Bos tunggu aku bos. aku ingin mendengar ceritamu Bos" teriak Billy mengejar kenzo yang sudah masuk ke dalam ruanganya.
"Bill adakan meiting hari ini . pastikan smua staf direktur menghadirinya ." kata kenzo pada Billy yang baru membuka pintu ruangannya
"kau memang pandai mengelak tuan muda "kata hati Billy sambil menjauh dari pintu ruangan kenzo.
####
kenzo duduk di kursi kebesarannya. bibirnya terus tersenyum mengingat ciuman panasnya tadi pagi.
walau pun Ara menolak tapi kenzo sudah mencicipi bibir ranum milik Ara
"gadis itu sudah mencuri ciuman pertamaku" kata kenzo pelan dengan senyumannya yang menawan.
" kenzooo... siapa yang berani menciummu ken..?" tanya pricilia yang tiba tiba sudah berada di depan meja kenzo.
__ADS_1
"Pricil. sedang apa kau disini..??" tanya kenzo sambil berdiri terkejut melihat pricilia
"aku sudah sedari tadi berdiri diluar ken aku sudah mengetuk pintu tapi tak ada jawaban. sekretarismu jugak tidak ada di mejanya. ya sudah aku terpaksa masuk. laluu kau tadi bilang.. siapa yang berani mencuri ciumanmu ken...? tanya pricila dengan suara lantangnya
"tidak ada.."
"tidak .. tunggu...." pricilia memegang Bibir Kenzo. "kenapa Bibirmu sampai bengkak begini ken..?" tanya pricilia lagi
" tidak ada ...aku hanya terbentur pintu saja." jawab kenzo sedatar mungkin dengan menjauhkan tangan pricilia dari wajahnya
"ken apa kau sudah mencium wanita lain ken..??
kenapa kau melakukan itu ken..!! hikkkzz hikkzzz" kata pricilia lirih dengan airmata yang mengalir dengan deras
"hey kenapa kau menangis.." kata kenzo bingung melihat pricilia yang sudah ia anggap adik kecilnya itu menangis
"kau mencium wanita lain ken. kau sangat jahat ken bahkan aku belum pernah merasakan ciumanmu hikkzzz hikkzzzz" kata pricilia di sela tangisnya
Cuuppp
pricilia terkejut tidak percaya merasakan Bibir ken yang sudah beradu dengan Bibirnya.
isak tangis pricilia langsung terhenti pipi yang tadi dialiri air mata kini berubah menjadi merah seperti tomat.
"benarkah kenzo menciumku.." kata hati pricilia tak percaya.
"pergilah aku sedang banyak pekerjaan" kata kenzo datar kembali duduk di kursinya.
sedangkan pricilia hanya mengangguk dan keluar dengan tangan yang terus memegang Bibirnya.
hati pricilia berbunga bunga merasakan ciuman pertamanya dengan ken wajah merah merona memancarka sinar cinta♥️♥️♥️.
__ADS_1