
"selama siang ada yang bisa saya bantu nona..? "
"ya selamat siang. bisa saya bertemu dengan tuan kenzo." kata Ara pada resepsionis di perusahaan kenzo
" apa anda sudah membuat janji nona..?"
"ya. dia yang mehnyuruhku kemari." jawab Ara datar
resepsionis itu segera menghubungi seseorang.
"silahkan tunggu disana nona.tuan Billy sendiri yang akan menjemput anda." kata resepsionis itu mempersilahkan Ara duduk di sofa.
"Ara" tiba tiba seseorang datang menghampiri Ara yang sedang duduk di sofa.
"Pricilia " jawab Ara yang melihat pricilia menghampirinya
"sedang apa kau disini ra.?" tanya pricilia
" tuan muda memintaku untuk mengantar makan siangnya.." jawab ara memperlihatka bekal di tangannya.
" benarkah kalau begitu kita bareng aja kalok gitu. lihat aku jugak membawa bekal untuk tuanmu itu" jawab pricila lagi sambil memperlihatkan bekal yang di bawanya.
" ayoo ra " ajak pricilia melihat Ara masih diam
" baiklah " ujar Ara singkat
" kau tau hari ini aku masak sendiri khusus untuk kenzo " kata pricilia ketika sudah berada di dalam lift
" benarkah.." ujar Ara merespon kata pricilia dengan baik
" tentu saja..." jawab pricilia tersenyum lebar " kau tau kemarin dia menciumku untuk pertama kalinya kau tau. aku sangat bahagia " kata pricila lagi
"jadi ternyata kemarin dia juga mencium wanita ini. ciiiihhh dasar singa sialan. awaskau tuan muda," umpat Ara dalam hati
ting pintu lift terbuka
"hay kak Billy.."sapa Ara yang melihat Billy di depan Lift
"hay ra ternyata kau sudah disini. kalau begitu ayooo" ajak Billy pada Ara.
"Heyyyyy apa kalian melupakanku" kata pricilia ketus
__ADS_1
"maaf pricila bukan begitu maksudku . ayooo" ajak Ara selembut mungkin. sedangka Billy terus berjalan memasuki ruangan kenzo.
tapi pricilia berlari cepet memasuki pintu ruangan kenzo terlebih dulu
"hemmm" kata Ara dan Billy melihat kelakuan pricilia
ckleek
"hay sayang.." sapa pricilia pada kenzo
"hmmm" jawab kenzo datar melihat pricilia sekilas lalu kembali fokus ke laptopnya.
" sayang.. aku membawakanmu makan siang loh.." pricila mengoda sambil duduk di pangkuan kenzo.
kenzo hanya diam tetap fokus pada file file di laptopnya. tanpa mempedulikan tingkah pricilia yang selalu saja mengganggu kenzo seperti bocah kecil dari dulu.
Ara yang baru pertama kali melihat adegan itu melebarkan matanya.
"astaagaaaa wanita itu kenapa bisa bertingkah seperti itu." bisik Ara yang hanya bisa dikatakan dalam hati.
sedangkan Billy hanya diam berada di ambang pintu persis di belakang Ara yang masih bengon tak percaya.
" dasar wanita penggoda " bisik Ara lagi dalam hati yang merasa kesal melihat pricilia terus menggoda kenzo
"Baiklah kita makan siang bersama tunggulah di sofa. aku akan menyelesaikan pekerjaanku dulu"
kata kenzo datar tanpa sadar ada dua pasang Mata yang terus menatap mereka sedari tadi.
sedangkan pricilia tersenyum mengejek menatap Ara yang masih tertengun di ambang pintu.
"kak Billy sepertinya makanan ini sudah tidak dibutuhkan lagi disini. bagaimana kalau kita makan berdua saja di ruangan kak Billy." kata Ara membalikkan badannya menghadap Billy.
kenzo yang mendengarkan suara Ara langsung menoleh ke arah suara. sedangkan pricilia menatap Ara dan Billy kesal.
"ahhhh kenapa aku tidak sadar ada gadis itu disini" bisik batin kenzo
" Baiklahh ayoo kita nikmati masakanmu bersamaku saja" kata Billy memprofokasi kenzo.
"hey kalian mau kemana..." kenzo mencoba mengejar Ara dan Billy tapi Pricilia menahan tangannya
" sudahlahh sayang kau sudah berjanji makan denganku" kata pricilia dengan wajah memelas
__ADS_1
"huuuhhff" kenzo menghembuskan nafasnya kasar.
"kita makan di ruangan Billy." kata kenzo lagi
"tapi sayang..."
" jika tidak . bawa kembali makananmu itu" kata kenzo tegas memotong ucapan pricili.
###
ceeklekk.
Ara dan Billy menoleh ke arah pintu yang terbuka.
"tuan muda.." sapa Billy sambil tersenyuum
"mana makananku" kata kenzo datar sambil duduk di sofa sebelah Ara.
sedangkan Ara dan Billy saling pandang sambil menahan tawa.
"sayang kau akan makan masakanku kan.." kata pricilia duduk di tengah tengah kenzo dan Ara.
"ciiihhhh wanita ini " kata batih Ara sambil memanyunkan bibirnya
"gadis itu suka sekali menggodaku dengan bibirnya itu. huhhhf pricil kau menghancurkan hariku hari ini" batin kenzo yang terus menatap bibir Ara yang cemberut.
"hey kenapa dengan wajah kalian itu" kata Billy melihat wajah kenzo Ara dan pricilia masam
"aku baik baik saja" jawab ketiga orang itu yang membuat Billy tertawa
"astaga apa ini yang namamya sakit hati masal" celetuk bisa sambil tertawa yang mendapat tatap tajam dari ketiga orang itu.
" aiiiisss salah lagi huufff" kata Billy menghembuskan nafasnya kasar.
Billy memilih makan makannan yang telah di bawa Ara
kenzo memakan makanan yang telah di disiapkan oleh pricilia
sedangkan Ara hanya dia melihat tingkah pricilia yang menurutnya sangat memalukan.
tidak ada percakapan di antara mereka hanya pricilia yang terus mengoceh dengan kata katanya yang terus membuat kenzo dan Ara kesal.
__ADS_1