
"permisi tuan muda" sapa Billy saat melihat kenzo duduk di sofa ruangannya.
"kenapa perasaanku gak enak" Billy menelan salivanya melihat kenzo memasang tatapan tajamnya.
"kau tau kesalahanmu Billy..??" kata kenzo datar dengan tatapan membunuh.
"aku rasa tidak tuan " jawab Billy datar
"huhhhf " kenzo menghela nafasnya panjang.
"apa otakmu sudah tidak berfungi dengan baik Billy " ucap kenzo datar
"astagaaa apa maksud si tuan ini."bisik Billy dalam hati
"kau tau momy datang..?" kata kenzo datar menyandarkan kepalanya ke sofa
" iya tuan muda. orang kita memberi kabar sesaat setelah anda brangkat ke desa Ara." jawab Billy
"kenapa kau tidak memberitahuku bodoh.." kenzo mencengkram krah kemeja Billy dengan tangang kiri sedangkan yang kanan sudah siap melayangkan tinjuannya.
"bosss ayolahh... jangan seperti ini . kita bisa bicara baik baik hmmm" ujar Billy dengan memasang wajah polosnya.
"huhhhhf" kenzo melepas cekramannya dengan kasar
"apa kau sudah memeriksa ponselmu tuan muda" ujar Billy sambil merapikan kembali kemejanya.
__ADS_1
" ponselku saja aku lupa ada dimana . siallll gadis itu sudah membuatku hilang akal" maki kenzo dalam hati
"apa kau sudah memeriksanya bos..??" tanya Billy tersenyum puas.
"sambungkan semua CCTV di mansion dengan laptopku kau pastikan Ara selalu aman. aku yakin momy dan pricilia akan terus mengganggu Ara." printah kenzo
"baik tuan muda" jawab Billy menggangukkan kepalA.
####
sedangkan dimansion Ara sudah merasa kesal dengal nyonya besarnya yang sedari tadi menyuruh Ara kesana kemari.
"asstagaa nyonya besar ini tega sekali mengerjaiku seperti ini" gerutu Ara yang sedari tadi di suruh berlarian kedapur ke kamar dan kedapur lagi hanya untuk mengambil sesuatu yang bahkan tidak diinginkan.
"pelayan kau ikutlah denganku " kata nyonya besar melihat sinis ke arah Ara sudah kelelahan
Ara mengikuti langkah nyonya besar menuju keluar mansion.
"heyyyy kau mau kemana..?? teriak nyonya besar melihat Ara yang akan ikut masuk ke dalam mobil pribadinya.
"tadi nyonya..."
"duduk di depan "kata nyonya besar memotong pembicaraan Ara
"huhhhf baiklah" jawab Ara kesal.
"dasar orang kayaaaa. gc tau apa gue juga manusia .. ohhhh umi Ara capekk" gerutu Ara kesal
__ADS_1
####
"Billy mereka mau kemana Bill" tanya kenzo yang tengah melihat CCTV mansion yang sudah terhubung langsung dengan laptopnya.
"sepertinya ke pusat perbelanjaan tuan muda orang kita sudah mengikuti mereka" jawab Billy sambil fokus melihat berkas yang ada dihadapannya.
" sore ini kita ada pertemuan dengan pemilik perusahaan stargroup yang akan meminta suntikan dana dari perusahaan kita tuan." kata Billy datar
"baiklah kau pastikan pemiliknya sendiri yang akan datang." kata kenzo memperingati Billy
"saya mengerti tuan" jawan Billy lagi.
"sekarang bawa Ara kemari" kata kenzo menghadap Billy
"tapi tuan... Ara sedang bersama nyonya besar " ujar Billy memperlihatkan foto Ara yang sedang berjalan di belakang nyonya besar dengan kedua tangan yang menenteng begitu banyak paper bag.
"mommyy sangat keterlaluan" geram kenzo mengepalkan tangannya melihat Ara kesusahan.
"cepat bawa gadis itu kesini Billy !!!!" printah Kenzo menahan emosinya.
"baik ... baik tuan muda " jawan Billy gugup melihat expresi kenzo.
"huhhhhf menyeramkan sekali kau tuan muda. aku yakin sebentar lagi kau akan bertekuk lutut di hadapan Ara tua" bisik Billy menggeleng gelengkan kepalanya
"Halo.. kau bawa nona itu ke kantorku sekarang" kata Billy pada seseorang yang berada di sebrang telfon.
"huhhhhfff smoga kau berhasil nyonya muda" bisik Billy lagi mengingat tingkah dan wajah polos Ara yang membuat siapapun jatuh hati.
__ADS_1