"Bukan Janda" Hanya "Gadis Bukan Perawan"

"Bukan Janda" Hanya "Gadis Bukan Perawan"
perfeck


__ADS_3

Ara berjalan mengitu seorang pengawal yang membawanya kabur dari nyonya besar smith.


"tuan apa kau yakin nyonya besar akan baik baik saja" tanya Ara pada pengawal itu


"iya" jawah pengawal itu singkat.


"aiiis orang ini dingin sekali" maki Ara dalam hati


"permisi tuan " sapa pengawal itu pada Billy yang sedang duduk di ruang kursi kerjanya


"oh yaa kau sudah datang " sahut Billy tersenyum pada Ara. " kau boleh pergi" kata Billy datar pada pengawal itu


"kak Billy kenapa aku di bawa kesini..??"


"entahlahhhh. tuan muda yang menyuruh " jawab Billy datar kembali fokus ke berkas yang di siapkan untuk miting sore nanti


"aiiiisss apa aku kesini hanya untuk berdiri melihatmu saja kak Billy" kata Ara kesal menghentakkan kakinya


"ohhh ya aku lupa silahkan masuk nona" ujar Billy membukakan pintu ruang kenzo.


"ckkk kau itu" sahut Ara kesal


kenzo langsung menoleh mendengar pintu terbuka lalu mengembangkan senyumnya melihat Ara sudah berada di depan pintu


"kau senang sekarang tuan muda" kata Billy dalam hati melihat kenzo tersenyum


"masuklah.. dan kau boleh pergi Billy " kata kenzo datar


"ckkk baik lah tuan muda kau nikmati saja waktumu" ujar Billy ketus dan berlalu dari ruang kenzo.


"duduklah " kata Kenzo tersenyum manis pada Ara.


"assstagaa apa yang terjadi pada tuan muda.. perasaan tadi pagi dia sangat dingin ."


"apa anda baik baik saja tuan muda..?" tanya Ara heran melihat kenzo yang terus tersenyum menatapnya.


"entahlahh " jawab kenzo sambil berjalan menghampiri Ara



Deg deg deg


jantung ara berdetak lebih cepat melihat pesona Kenzo yang sudah sangat dekat


"huhhhf" kenzo menghembuskan nafasnya kasar sambil duduk di sofa samping Ara.


"yaaa ampun cobaan apa lagi ini tuhan.." bisik Ara dalam hati


"jangan tegang. rilexs...." kata kenzo mengusap bahu Ara dengan lembut


"bagaimana aku bisa rilexs tuan. tidak terkena serangan jantung saja sudah bersukur " teriak Ara dalam hati yang membuat wajahnya pucat pasi

__ADS_1


"hey kau terlihat pucat sekali Ara. apa kau sakit " kata kenzo khawatir memegangi dahi Ara yang dingin


"tuan tolong menjauhlah.... bisa bisa aku sakit beneran tuann" kata Ara lagi yang merasa tubuhnya sudah kaku


" Ara... ara..."


"apaa..?? dia memanggil namaku ya ampun dia manis sekali" bisik hati Ara lagi sambil memejamkan matanya.


"Ara apa kau baik baik saja " kata kenzo memegangi pipi Ara yang sudah berubah merah merona.


"ahh ya emm iya Ara baik baik saja tuan." kata Ara gelagapan baru sadar dari imajinasi batinnya.


"kau yakin .?? kelihatannya kau sangat lelah . atau kauu....." ujar kenzo menggantung ucapannya menyadari sesuatu dengan tersenyum devil


"atau.." tanya Ara penasaran


"kau pikir aku akan menyentuhmu hmm" goda kenzo mendekati Ara lagi


"tuan mesuum" teriak Ara menjauh dari kenzo.


"ha ha ha ha kau tenang saja aku mesum hanya padamu saja nona" goda kenzo lagi yang membuat Ara berlari menuju pintu


"aiiis kenapa tidak bisa" kata Ara kesal berusaha membuka pintu yang ternyata terkunci.


"kau tenang saja kita aman disini . tidak ada seorangpun yang mengganggu kita " kata kenzo mendekati Ara yang sudah ketakutan


"jangan tuan jangan seperti ini tuan tolong " kata Ara menyilangkan kedua tangannya di depan dada. membuat kenzo semakin bergejolak ingin mengodanya.


"bibir itu sangat manis "bisik kenzo dalam hati mengingat ciuman pertamanya.


cuup


kenzo ******* bibir Ara dengal lembut hingga beberapa saat .


Ara diam tanpa expresi merasakan hisapan demi hisap yang di buat oleh kenzo membuat tubuhnya berdesir hangat.


kenzo mengigit pelan bibir Ara mebuat kedua bibir ara sedikit terbuka. dengan lihai kenzo menjelajahi seluruh rongga mulut Ara tanpa terlewat sedikitpun.


Ara sangat menikmati momen itu hingga suara ketukan pintu menyudahi permainan panas mereka


"cukup untuk saat ini sayang " bisik kenzo di dekat telinga Ara dengan suaranya yang serak.


pipi Ara langsu memerah mendengar kata sayang dari kenzo kepalanya menunduk dengan tubuh yang kaku.


" jadilah wanitaku " bisik kenzo mencium leher Ara dengan lembut. membuat tubuh Ara semakin menegang.


tokk tokk tokk


suara pintu kembali di ketok


"brengsek siapa yang berani menggangguku " kata kenzo kesal membuka pintu yang tengah terkunci

__ADS_1


"hemmm" Billy tersenyum lebar melihat kenzo dengan wajah yang frustasi


"apa aku mengganggumu tuan muda " goda kenzo yang melihat sekilah ke Arah bibir Ara yang sudah memerah denga pipi yang merona.


"ada apa ..?" jawab kenzo kesal menutup pintu ruangannya membiarkan Ara didalam sendirian.


"kita harus bertemu dengan tuan rafki aditia sekaranga tuan muda beliau sudah menunggu kita" kata Billy datar


"baiklah tunggu sebentar " ujar kenzo kembali kedalam


"kita harus pergi sekarang" kata kenzo datang menghampiri Ara yang sedang duduk di sofa


"pergi.."


"yaa aku akan bertemu rekan bisnis. aku tidak mungkin membuat wanitaku menunggu " kata kenzo menatap Ara


"baiklah " kata Ara beranjak dari duduknya.


####


"Billy kita mampir di butik sebentar" printah kenzo


" baik tuan muda " jawab Billy membelokkan mobilnya tepat di depan pintu salah satu Butik milik kenzo .


Billy turun lalu membuka pintu mobil untuk kenzo.


"aku tunggu disini saja 10 menit. kau ajak nona ini kedalam berikan dia pelayan terbaik. " printah kenzo datar.


sedangkan Ara mengernyitkan keningnya mendengar perintah kenzo.


"baik tuan muda " jawab Billy menutup kembali pintu mobilnya.


"ayo nona" kata Billy membuka pintu untuk Ara.


Billy mengajak Ara kedalam butik.


"berikan pelayanan terbaik pada nona ini buat dia secantik mungkin. tuan kenzo menunggunya dalam waktu 10 menit" kata Billy dingin pada manager Butik


"tapi tuan...."


"satu.... "


"baik tuan" manger butik itu segera membawa Ara ke dalam sedangkan Billy duduk di ruang tunggu.


10menit terakhir


" Ara " kata billy pelan melihat Ara yang sangat cantik dengan polesan make up yang tipis


"Ayo cepat" kata Billy melangkah keluar. menyadarkan dirinya dari pesona Ara.


sedangkan kenzo yang berada didalam mobil tertegun melihat Ara yang sedang berjalan di belakang Billly

__ADS_1



"perfeckkk" kata kenzo pelan dengan bibir yang tersenyum lebar.


__ADS_2