"Bukan Janda" Hanya "Gadis Bukan Perawan"

"Bukan Janda" Hanya "Gadis Bukan Perawan"
pms bareng bareng


__ADS_3

"baiklah pangeran " jawaba ara mengedipkan sebelah matanya pada Bily


"ciiihhhh dasar ganjen" desis batin kenzo yang melihat kedipan ara.


"ayoo kita nikmati hidangan disana.." kata pricili pada ara.


ara hanya tersenyum dan melangkah mengikuti pricilia dan mengambil sepoto


g cake coklat dari meja hidangan yang berada di tengah tengah pesta itu.


"Hey kita belum berkenalan kan... namaku pricilia .." kata pricilia sambil menyodorkan tangannya ke hadapan ara


"saya ara nona.." jawab ara sambil menjabat tangan ara


"kenapa kau panggil aq nona ..??" tanya pricilia lagi


"iya karna anda kekasih majikan saya nona.." jawab ara


"ohhh benarkah ..??" tanya pricilia tak percaya


"benar nona saya pelayan di rumah tuan kenzo yang kebetulan di ajak kepesta ini oleh tuan Billy" jawab ara lagi


"jadi gadis ini cuma pelayan kenzo. tapi gue harus hati hati sama ini cewek jangan sampai kenzo malah tertarik sama dia. huhhhhf " bisik hati pricilia lemas


"nona nona... apa kau baik baik saja.??" kata ara yang menghancurkan lamunan pricilia


"ahhh yaaa aku.. aku baik baik saja kok.." jawab pricilia sambil meminun minuman yang sedari tadi dipegangnya.


"oiyyy ra liat tuhhh si kenzo dia tampan sekali kan..."


kata pricia lagi pada ara. yang ikut melihat arah yang dilihat pricilia



"tuan kenzo memang tampan nona" jawab ara yang memang mengagumi tuannya itu.


"heyy ayolahhh jangan panggil gue nona. panggil saja pricilia oke.."


"baiklah... pricilia..." jawab ara pada pricilia dengan senyumnya yang manis.


"oohhh ya Ara apa kau menyukai kenzo..?" tanya pricillia berbisik yang membuat ara melotot tak percaya "iya siapa tau kau menyukai majikanmu ara..?" sambung pricilia lagi


"tidak tidak pricilia itu mustahil.."jawab ara menggelengkan kepalanya. "kau tau pricilia kekasihmu itu sangat menyeramkan" bisik ara di dekat telinga pricilia.

__ADS_1


"benarkah ara. huhhhfff aku jugak berfikir begitu. aq kekasihnya tapi kau tau dia bahkan memperlakukanku seperti adik kecilnya.."kata pricilia menundukkan kepalaya.


" kenzo selalu ada untukku selalu memberiku smuanya. apapun yang aku minta tak pernah terlewatkan dia selalu memanjakanku bahkan sampai saat ini kenzo belum pernah menciumku bahkan dia tak pernah menyatakan perasaannya secara langsung..."bisik pricilia dalam hatinya


ara dan pricilia terdiam membisu . kedua gadis itu tenggelam dengan lamunannya masing masing.


🌝🌝🌝


pesta sudah selesia


kenzo dan pricilia berjalan keluar dari aula pesta


yang di ikuti Billy dan ara yang berjalan tepat dibelakangnya.


mereka menuju arah mobil yang berbeda.


kenzo dan pricilia ke arah kanan sedangkan Billy dan ara ke arah kiri.


mobil Billy terparkir agak jauh di sudut tempat parkir itu.


Ara dan Billy berbincang sambil berjalan .


hingga terdengar suara tawa dari keduanya yang membuat kenzo kembali kesal.


"terima kasih pangeran.." jawab ara dengan senyumnya yang manis.


"khemmmm kheemmm"


Billy dan ara langsung menoleh ke arah asal suara. yang ternyata kenzo dan pricilia yang sedang menatap mereka.


"tuan muuda.." kata Ara dan Billy bersamaan yang membuat pricilia tartawa


"aiischh kalian kompak sekali.. sangat cocok saaangat cocok..."kata pricilia sambil mengacungkan dua jempolnya


"Diamlah " kata kenzo kesal dengan mengeraskan suaranya


"astaaaga apa yang salah dengan ucapanku" bisik pricilia yang langsung mendapat tatapan mematikan dari seorang kenzo


"aiiish knpa dia tiba tiba marah tampa alasan atau jangan jangan dia cemburu melihat Billy dan Ara." batin pricilia mencoba menerka nerka


"apa kau sudah lupa pada atasanmu .... sampai kau memperlakukan pelayan seperti nyonya besar Billy.." kata Kenzo lagi dengan aura yang sulit dipahami


"maaf tuan muda. Bukankah....." jawab Billy yang langsung di potong oleh kenzo

__ADS_1


"aku akan ikut dengan mu..." kata kenzo lagi sambil melangkah masuk ke dalam mobil yang telah dibuka Billy.


"Baiklah tuan Muda " kata Billy lagi sambil menutup pintu mobil kembali


ara dan pricilia terdiam melihat tingkah dan expresi kenzo yang mendadak aneh.


sedangkan Billy hanya tersenyum geli melihat tingkah Tuan mudanya yang terlihat bodoh tapi lucu.


"ara ayo masuk "kata Billy mempersilahkan ara tapi yang masuk malah pricilia.


"astagaaaa kenapa orang orang ini mendakan aneh " lirih Billy yang membuat ara tersenyum simpul.


"baiklah ayO." Billy langsung menarik tangan ara kepintu sebelah dan membukanya lagi untuk ara.


"silah masuk my princess" kata Billy lagi yang menekan katanya hingga bisa didengar kenzo dan pricilia yang ada di dalam.


"terimakasih pangeran kau memang yang terbaik." jawab ara lagi yang membuat hati kenzo tambah panas.


"Billy apa kau sudah bosan hidup" teriak kenzo yang membuat ara dan Billy tertawa kecil.


Ara sudah duduk tenang di dalam mobil bersama pricilia yang terus memandang keluar jendela dengan wajah yang di tekuk .


sedangkan kenzo duduk di depan bersama Billy yang sedang fokus mengemudi.


suasa sepi senyap di dalam mobil itu membuat ara sesekali melihat wajah orang orang di sekitarnya yang 7⁷memancarkan aura yang berbeda


"yaaa ampun suasana macam apa ini huuuhhhhhf" garutu batin ara sambil memghembuskan nafasnya kasar


"Princess kau knpa..?? apa ada yang membuatmu tak nyaman princesss" kata Billy yang melihat ara kesal dan Billy jugak ingin menggoda kenzo. alhasilll benar saja kenzo langsung menoleh ke arah Billy dengan tatapan menbunuh.


"aahhhh tidak pangeran. aku baik baik saja." jawab ara tersenyum manis.


"heyyyy kenapa kalian bertingkah seperti bocah yang sedang jatuh cinta. apa kalian tidak memikirkan perasanku apa." tiba tiba pricilia ikut mengeluarkan suara oktafnya


" yaaa ampun pricilia kenapa dengan perasaanmu. apa perasaanmu terluka atau ada yang menyakiti perasaammu." tanya ara hawatir sambil memegangi kedua bahu pricilia.


"asstagaaaa araaaaaaa . kenapa kau menyebalkan huhhhhhh" teriak pricilia lagi yang membuat ara menjauh.


" ya ampun ada apa dengan sepasang kekasih ini. masak iya mereka PMS bareng bareng " kata ara dengan pelan namun masih bisa didengar .


"Diiam" kata kenzo dan pricilia bersamaan .


"*aissshhh mereka kenapa sihhhhh . kenapa mendadak aneh "bisik ara dalam hati.

__ADS_1


"tuan muda kenapa anda harus bodoh seperti ini. anda harus siap mental .ini baru permulaan tuan muda*" kata Billy dalam hati.


__ADS_2