
tuuttt tuuttt tuuttt
pagi pagi sekali sebelum membangunkan kenzo ara menyempatkan untuk melakukan vidio call bersama uminya
"halooo nak assalamualaikum" suara umi ara dengan senyumnya yang has
"waalaikum salam umi. ara kangen banget sama umi "
"sama nak umie jugak kangen banget sama kamu nak..gmna pekerjaan kamu disana..??"
"ara baik baik aja di sini umi... willy mana mie..?"
"willy masih tidur nak ..."
"oochhh ya sudah kalok gitu mi nantik ara telpon lagi eaa mi... ara pengen ngobrol sama willy mi.."
" oooch ya sudah kamu hati hati nak disana . jaga kesehatan ."
"ea umi sayang . umie juga eaa.. assalamualaikum'
"waalaikusalam."
tutt tuut tuut
panggilan berakhir
#06.00
ara berjalan menuju kamar kenzo dengan sangat pelan dan hati hati ara membuka pintu. aroma maskulin kembali manyapa ara seperti hari kemarin.
cahaya lampu lebih terang dari yang kemaren
mata ara tertuju pada sosok manusia yang berada di atas kasur
__ADS_1
"ya ampun kenapa tuan muda ini sangat tampan sihh " lirih batin ara melihat wajah kenzo yang memang sangat sempurna
dengan perlahan ara mencoba membangunkan kenzo
"tuan tuan " kata ara sambil menggoyang goyangkan bahu kenzo tapi kenzo hanya mengeratkan pelukan gulingnya saja.
"Tuuuan tuuuuan" ara mengeraskan suaranya sambil meneput nepuk pipi kenzo
"heyyy kenapa kau menamparku " bentak kenzo pada ara
"astagaaa tuan muda siapa yang menampar anda aq cuma mau membangunka anda itu saja.." jawab ara dengan sedikit kesal karna kenzo lagi lagi membentaknya
"apa kamu gak bisa membangunkanku dengan lembut hahh" kenzo memasang wajah arogannya ke pada ara
"baikkklah maafkan aku tuan muda " jawab ara lagi sambil melangkah pergi
"heyyy looo mau kemana . gue belom selesai bicara." teriak kenzo pada ara. tapi ara memilih mengacuhkannya ara terus berjalan kekamar mandi untuk menyiapkan air hangat.
"air hangatnya sudah siap tuan" kata ara pelan pada kenzo.yang masih tak beranjak dari tempat tidurnya.
ara terus berjalan kearah yang berbeda untuk mengambil pakaian kenzo. ara memilih setelan jas dan celana bahan yang cerah dan membawanya ke arah ranjang. tiba tiba
"selamat pagi nona" sapa seorang pria yang tengah memasuki pintu kamar kenzo
"pagi tuan "jawab ara dengan senyumnya yang manis
"aaahhh panggil Billy saja jangan terlalu sungkan. aku bukan bos disini" kata billy dengang nada suaranya yang khas.
"baiklah Billy...anda harus memanggilku ara saja kalau begitu" kata ara lagi dengan semyumnya yang memang manies
ceklekkk
bunyi pintu kamar mandi terbuka ara dan Billy reflek menoleh pada kenzo yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandi.
__ADS_1
"selamap pagi tuan muda" sapa Billy ramah namun tak ada jawaban dari kenzo.
"selamat pagi Billy.." jawab ara yang merasa kasihan pada Billy
Billy tersenyum menoleh kearah ara. begitupun ara yang membalas senyuman billy dengan sangat manies.
kenzo yang melihat pemandangan itupun mangerutka kening"apa yang terjadi pada mereka berdua.?? " bisik kenzo dalam hati melihat ara dan billy
"Billy ada apa pagi pagi kau kemari..?" tanya kenzo pada billy
"saya hanya mau memastikan tentang acara pesta nantik malam tuan..?"kata billy sambil duduk di sofa
sedangkan kenzo memakain pakaiannya
"hadiri seperti biasanya??" jawab kenzo singkat
"tapi sekertaris anda hari ini harus meninjau proyek kita yang di luar kota tuan. dan mungkin baru kembali lusa.."
"yaaa sudah kau saja yang datang "
"tapi tuan..."billy menggantung kata katanya "bagaimana kalau kita ajak ara saja tuan" usul billy dengan tersenyum lebar
ara yang merasa namanya disebut langsung menatap Billy sedangkan tangannya terus bergerak memakaikan sepatu untuk kenzo
"hey kau mau mempermalukanku .." teriak kenzo yang mebuat ara mendongakkan kepalanya melihat kenzo. ara mengikuti tatapan mata kenzo ke arah sepatu
"ya ampunn maafkan saya tuan hehe" kata ara sambil cengar cengir menyadari sepatu kenzo yang terbalik.
Billy yang melihat intraksi kenzo dan ara hanya tersenyum. Billy semakin yakin untuk mempersatukan kenzo dan ara.
Billy yakin ara adalah wanita yang baik dan lembut walau sudah jelas jelas ara pernah hamil bahkan di luar nikan.
"setiap luka pasti ada penyebabnya .rasanya tidak mungkin jika luka itu tiba tiba muncul. seperti jalankung ." kata hati Billy 😊😊😊
__ADS_1