
embun pagi kembali menyapa. Ara selalu memulai harinya dengan sholat subuh dua rakaat. setelah itu Ara membantu rekan rekannya yang sudah sibuk di dapur yang mewah tempat ia bekerja.
hingga tepat pukul 06.00 Ara akan beranjak melaksanakan tugasnya.
"Bik. Ara mau melaksanakan tugas Ara dulu bik ya" kata Ara ketika melihat jarum jam menunjuk angka 06.00
" yaa ra... terima kasih ya sudah membantu kita.." kata Bik sari pada ara
" okee Bik.." jawab Ara dengan langkahnya menuju kamar kenzo
Ara langsung membuka pintu kamar itu.yang seperti biasa ara akan selalu di sambut aroma maskulin yang sangat menenangkan menurut Ara.
"Tuan Tuan muda" kata Ara lembut sambil menepuk nepuk pipi kenzo perlahan.
"sebentar lagi " jawab kenzo yang masih setia memejamkan matanya.
"Baiklahh.." jawab Ara yang memilih untuk menyiampan air hangat dan aromatherapi terlebih dahulu.
"Tuan .... tuan... " ara kembali membangunkan kenzo
"10 menit lagi" kata kenzo lagi
"aiiiishhhhh kenapa tuan muda ini .." gerutu Ara sedikit kesal.
Ara memilih menyiapkan baju kantor kenzo setelah 10 menit Ara kembali membangunkan kenzo.
"Tuan... Tuann... " Ara kembali meneput pipi kenzo sedikit keras
"Huhhhh kau ini kenapa mengganggu begini.." kata kenzo kesal dan segera beranjak ke kamar mandi
"dasar majikan garang. di bangunin salah gc dibangunin salah dasarrrrr"
__ADS_1
"hey aku mendengarmu nona" teriak kenzo yang mendengar celoteh Ara.
"aiiiiis kenapa dia mendengarnya sih" bisik ara sambil membetulkan tempat tidur kenzo
ceklekkk
suara pintu terbuka membuat Ara menoleh dan mendapati kenzo yang tengah berjalan dengan haduk sebatas pinggang menanpakkan tubuh kenzo yang atletis
"wajah yang tampan tubuh berotot yaa ampun perut kotak kotak seperti roti sobek hahhhh aku ingin memakanya." batin ara
"Hey nona cepat hapus air liurmu itu" kata kenzo sambil tersenyum Devil pada ara.
" aaah hmm " ara tersenyum kikuk wajahnya bersemu merah
"apa kau mau mencicipinya Nona..."goda kenzo sambil terus mendekati Ara.
"Ti... tidak tuan.. terima kasih tuan" jawab Ara gelagapan
"apa maksud anda tuan.."
"aku sudah tau semuanya Nona Naira felisya Aditia..
bahkan aku sudah tau kau bukan lagi seorang Gadis yang polos seperti kelihatannya.." kata kenzo yang membuat mata Ara terbuka lebar.
"bahkan aku sudah tau tentang Anak harammu itu Nona.."
plassss
"kau menamparku Nona" kata kenzo dengan wajahnya yang merah padam
"maafkan aku tuan aku tidak bermaksud menamparmu" jawab Ara dengan tubuhnya yang bergetar
__ADS_1
"Lalu" kata kenzo dengan senyuman Devilnya
" aku hanya tidak terima kau mengatakan putraku anak haram tuan. dia hanyalah balita yang suci tak berdosa tuan."
"Benarkah .... kalau begitu mari buat Balita yang suci itu denganku nona Ara.." kata kenzo lagi dengan membawa paksa Ara ke ranjangnya yang empuk
"apa yang ingin kau lakukan tuan "kata ara yang sudah berada di bawah tubuh kenzo.
kenzo sudah ******* bibir ara yang ranum membuat ara kesulitan bernafas.
api gairah sudah menjelah di tubuh kenzo.
junior kenzopun sudah tidak bisa di kendalikan lagi.
Ara memberontak sekuat tenaga agar lepas dari cengkraman Kenzo tapi kekuatan kenzo lebih kuat dari Ara.
tubuh Ara semakin tegang saat junior kenzo yang terbalut oleh handuk terasa keras menyentuh pahanya.
"yaaa tuhan apa dia akan memperkosaku..? tidak... tidakkk aku tidak akan membuat kesalah yang kedua kali..!!! maafkan aku tuan...." kata hati Ara.
"Aaaaaarghhhhh" teriak kenzo memegangin bibirnya yang berdarah oleh gigitan Ara.
"maafkan aku tuan " kata Ara sambil mendorong kuat tubuh kenzo hingga terjatuh dilantay dengan handuk yang terbukaaa
"ahhhhhhh tuan kenapa besar sekali tuann aaaaa.." Ara menjerit histeris sambil berlari ke luar pintu kamar kenzo dengan wajah yang sudah merah merona dan rambut acak acakan.
sedangkan kenzo kembali memakain handuknya dan berlari ke kamar mandi .
"wanita sialan ituu menggigitku" kata kenzo yang melihat bibirnya yang terluka di cermin
"sialllll kenapa aku bisa hilang kendali saat berdua dengan gadis itu." kata kenzo sambil menenangkan kenzo junior.
__ADS_1
Kenzo kembali melakukan ritual mandinya dengan Air dingin😊