~Tentang Kita~

~Tentang Kita~
Di Taman


__ADS_3

Sesampainya di Taman...


""Za loe duluan aja gue mau jajan yang itu dulu" ucap Arya sambil menunujuk gerobak yang ada disana


"baru juga makan udah lapar lagi, itu perut apa gentong" Eza


"loe baru tau yaa lambung gue kan luas apalagi cacing gue tipe cacing rakus...jadi makanan yang tadi langsung ludes tak tersisa" Arya


"yaudah gue disitu yaa tempat biasa" Eza


"okey" Arya


Di tempat Arya...


"mas beli itunya dong" sahut Arya


sedangkan penjual yang salah tangkap dengan ucapan Arya


"maksud dek apaanya..enak aja mau beli ANU aku sorry ini nggak dijual, emangnya kamu nggak punya yaa" Si Penjual


sedangkan Arya yang tidak ngeh malah melanjutkan perdebatan yang unfaedah dan pastinya nggak ada nyambungnya sama sekali...


" yaaa...nggak adalah mas kalo ada mana aku mau beli ANUnya mas" Arya


"tapi maaf dek ANU saya nggak dijual ini tuh modal saya, masa depan saya" Si Penjual


"Tapi saya mau mas, berapaan sih harganya sampe segitunya nolak pembeli" Arya


"Tapi saya tetap nggak jual dek berapapun uang yang ade punya saya nggak akan jual, aset nih" Si Pembeli


"Terus saya harus gimana mas..saya mau beli ANUnya" Arya


"tapi saya nggak jual ANU saya" Si Pembeli


"tapi saya mau mas" Arya


"nggak" Si Pembeli


"mau" Arya


"enggak" Si Pembeli


"mau" Arya


"enggak" Si Pembeli


" STOOOPPPP" teriak seorang gadis disamping Arya


sedanghkan Arya dan Si Penjual spontan terkejut dengan sambil megucapkan sumpah serapah dengan kata yang berbeda


"kodok..kodok ehh kodok" Arya latah


"ayamm..ayaamm..eh ayaamm" Si Penjual


"kalian kenapa sih dari tadi nggak jelas gitu, dari tadi nungguin nggak kelar-kelar saya kan juga mau beli" si gadis


"itu dia..saya juga dari tadi mau beli tapi kata masnya nggak jualan" Arya


"tapi beneran saya juga nggak jual ANU saya dek" Si Penjual dengan penuh penekanan

__ADS_1


" tuh kan" ucap Arya


sedangkan si gadis yang baru ngeh arah pembicaraan mereka hanya geleng-geleng kepala..


"loe ngapain geleng-geleng gitu pusing pala ebiy yaa" Arya


"gini yaa saya rasa disini terjadi salah paham dia antara kalian berdua" si Gadis


"maksudnya" ucap Arya bebarengan dengan Si Penjual


"gini ya mas maksud cowok ini mau beli gorengannya mas" Si Gadis menjelaskan


"oohhh...kirain yang itu" Si Penjual dengan malu


"memangnya mas ini pikir apaan" Arya


"masnya kira kamu mau beli ANUnya yang itu tuhh alah kamu ngerti ajalah" Si Gadis


setelah cukup berpikir Arya pun connet...


"ohh mas pikir saya mau beli TUTUTnya yahh...hahahaha...mas pikir saya apaan, lagian saya juga punya kali mas terus kalo aku beli mau ngapain cobah" Arya


"udah-udah aku duluan dari tadi nungguin capek tau" Si Gadis


setelah beli yang diinginkan si gadis itupun berlalu pergi....


"saya juga mas GORENGANNYA yahh" Arya penuh penekanan dengan kata gorengan


"okeyy" Si Penjual


Dan Arya pun berlalu pergi ke tempat Eza berada. Di perjalan tak sengaja netranya melihat Gadis yang Tadi


"haii..." spa Arya


"iyaa hehehe...kamu ngapain disini sendiri aja" Arya


"wahh ini cewek cantik juga yah...wah nggak boleh dibiarin nih..gue harus pepet truzz" guamam Arya membatin


"ohh..ini lagi motret-motret kok" Si Gadis


Dan basa-basi pun terjadi


................Rz...............


Disisi lain Eza yang sedari tadi menunggu Arya yang hilang pergi entah kemana ingin menyusul mencarinya


"wahh jangan-jangan Si curut itu hilang lagi...tapi kan dia udah gede nggak mungkin hilang yang ada pencurinya nyesel tuh udah culik tu anak"


"tapi kalo iya gimana..."


setelah bediri dari duduknya hendak mencari Arya..Arya pun datang sambil melambai tangan dengan wajah tanpa dosanya


saat melihat Arya yang melambai padanya tak sengaja nerta Eza menangkap sosok gadis pemilik kerudung yang ia cari selama ini...


saat ingin menghampiri si gadis itu, Arya pun lekas memegang tangan pemudah itu untuk menghentikannya..sesaat membuat pandangan Eza menuju pada Arya


"loe mau kemana sih buru-buru nggak jelas gitu, kebelet yaa?" Arya


"ituu...ituu..gadis itu" jawab Eza sambil menunjuk arah sosok yang dimaksud

__ADS_1


sesaat pandangannya mencari sosok yang dimaksud tapi sayang gadis itu sudah hilang membaur ke kerumunan pejalan kaki yang ramai itu


sedangkan Arya celingak-celinguk mencari sosok yang dimaksud Eza pun hanya bingung sendiri


"mana.." Arya


"tadi disitu gue lihat kok dsn gue yakin itu dia" jawab Eza


"tapi disitu banyak orang dia yang mana" Arya


"aaargggg...gagal lagikan gue yasudah lupain aja" Eza frustasi


"kalo gitu kita duduk aja dulu masih sore nih atau mau langsung balik aja" Arya


"sini aja dulu gue masih mau disini" jawab Eza lesu


"okey loe duduk lagi gih...nggak cepek apa berdiri terus nanti tuh betis berakar baru tau rasa loe" Arya


................Rz..............


" Za kalo gitu gue pamit yaa..mami papi udah kangen katanya" Arya


karena nggak ada jawaban dari sahabatnya itu maka Arya pun mengehntikan aktivitas mengemasnya...


" Za loe nggak usah kayak gini terus dong..gue yakin kok jika memang tuhan ada tulis takdir loe sama dia pasti loe akan ketemu kok sama dia...entah itu secara dadakan atau penuh dengan perjuangan jika takdir loe ketemu sama tuh cewek pasti ketemu..loe hanya perlu berdoa aja semoga waktu itu segera tiba. Dan jangan lupa sekalian berdoa supaya pertemuan loe nanti dengan si DIA itu nggak singkat, sekalian doain gue juga supaya ketemu jodoh..hihihih" Arya


"alah..loe kan punya mulut ngapain juga nebeng doa ke gue" Eza


"nahhh gitu dong Eza nyebelin balik lagi" Arya


"maksud loe apaan" ucap Eza sediki kesel


"nggak gue tadinya berpikir karna loe dari tadi diam aja mungkin rohh loe keluar dari raga loe dan cariin tuh si cewek" Arya


t


"kalo roh gue keluar dari badan gue...gue MATI lah Pe'a..uhhh" Eza yang langsung lempar bantal ke arah Arya


"tangkap uwluukk" Arya yang menjulurkan lidahnya mengejwek Eza


"udah-udah gue mau pulang, mami papi dah nungguin kangen katanya sama anak yang ganteng dan imut ini" tambahnya lagi


"dasarrr anak MAPI...udah sono akhirnya gue bebas juga" Eza


"okeyy gue pulang dulu byee" ucap Arya berlalu


"ohhh iya jangan lupa" sahutnya lagi


"apaan" Eza


"mimpiin gue hahahaha" Arya


"idihhhhh najong" Eza


saat sudah mau menutup pintu tiba-tiba


"ohh iya Za" Arya


"apaan lagi sih...kalo soal mimpiin loe gue nggak mau ada hal yang lebih penting gue mimpiin dari pada lo, yang ada gue mimpi buruk lagi" Eza

__ADS_1


" yeeeee....bukan itu somplak....besok aja dech di sekolah, oh iya salam sama Bi Mira yaa"


"hmmm." Eza


__ADS_2