~Tentang Kita~

~Tentang Kita~
Eza Dan Arya #1


__ADS_3

"pagi Bi....." sapaku


"hmmm...sarapan dulu" ajaknya


"okey"


Beberapa menit kemudian


"Bi aku duluanya..takut telat soalnya"


"hati-hati dijalan"


"ashiaaappp" jawabku sambil lari kecil menuju gerbang luar


Terus melangkah sampai ditempat dimana Arya sering menuggu untuk barengan ke sekolah


(ohh ya rumah rumah Eza dan Arya sejalur ya..dengan arah kesekolah..jadi biasanya mereka janjian kesekolah bareng terus dan Arya selalu menunggu Eza dibawah pohon ketapang pinggir jalan)


"heiii...jom" Eza


"jom" Arya


sambil berjalan beriringan...


"Za" Arya


"hmmm" Eza


"loe ingat nggak" Arya


"apa" Eza mengernyitkan dahinya

__ADS_1


"alah...belum juga tua udah lupa" Arya ketus


"emangnya apaan sih" Eza yang belum mengerti


"gini yaa...elo itu hutang penjelasan ke gue" Arya


" Tentang" Eza


"yaaa...tentang elo yang suka ke taman itu...gue kan kepo pengen tau" Arya


"ohhh...itu, emangnya harus ya" Eza


"iya dong..gue kan sahabat elo, jadi gue harus tau semua tentang elo dari kesukaan, yang tidak suka,tempat fovorit loe juga harus gue tau jadi kapan-kapan kalo elo hilang jadi gue ada temoat buat nyariin elo..oh iya termasuk Rahasia elo juga harus gue tau" Arya yang oanjang lebar


"ya..ya..ya.." Eza manggut-manggut


"tapi sialan juga loe doain gue hilang dasarrr sahabat nggak tau diuntung..oh yaa yang namanya Rahasia yaa Rahasia lah kalo dicerita bukan Rahasia dong" jawab ku yang sedikit emosi


"alah...nggak ada namanya Rahasia-rahasian diantara kita, kita ini sahabat rasa saudara jadi kita harus tau satu sama lain baik suka dan dukanya" Arya penuh penekanan


"emangnya kenapa" Arya yang nggak ngerti


Eza berhenti sejenak, menghadap Arya yang sedang memandang ke arahnya dengan bingung, seolah mengerti tatapan Arya. Eza segera menangkup wajah pemuda kepo itu dan mengarahkan pandangan pemuda tersebut kearah depan..


"noh liat noh..kita udah nyampeh didepan gerbang" Eza


"ohhh iya..kok gue nggak sadar ya.."Arya yang cengengesan sambil menampakkan deretan giginya yang putih rapi


"makanya jangan terlalu kepo..kepo kok dipelihara" Eza


"okey..tapi janji yaa..loe harus jelasin ke gue tuntasin hutang loe itu supaya lunas, mau kalo mati kena azab yang bilang KARENA TAK BAYAR HUTANG PENJELASAN PEMUDA MENINGGAL DI TABRAK GEROBAK ES CENDOL... mau..kan nggak lucu" Arya panjang lebar

__ADS_1


"alah ada-ada aja itu sih karna jiwa kepo elo yang sudah mendarah daging tuh...okey nanti sepulang sekolah kita ke taman tempat gue sering kunjungi" Eza yang menyerah dengan si Arya


"ashiaaappp" Arya penuh semangat 45


Seperti biasa saat memasuki gerbang sekolah, mereka selalu menjadi pusat perhatian ciwi-ciwi sekolah..maklum 2 pemuda tersebut memang tampan bak pangeran di negri dongeng. kalau Eza yang cuek dan risih dengan tatapan serta suara -suara ciwi-ciwi yang memanggilnya justru berbeda dengan si Arya yang notabanenya memang ramah dan royal dengan siapa pun, melambaikan tangan, senyum ramah dan menjawab setiap panggilan fans-fansnya..


"OMG mereka kok ganteng banget sihh.." ciwi A


"iya aduhh..apalagi si Eza walaupun cueknya minta ampun tapi tetap gagah tak bercela" ciwi B


"itu si Arya juga nggak kalah..aduhh senyumanya mengalihkan duniaku" ciwi C


"wahh meleleh aku tuhh" ciwi D


"itu si Eza kalo senyum kayak apa yaaa...penasaran pasti tambah tuh kadar ketampanannya pasti" ciwi E


dan masih banyak lagi suara-suara halus lainnya...


Setelah sampai di kelasnya dan duduk dikursi masing-masing sambil menunggu guru mapelnya masuk Eza sedikit melamun memikirkan tentang mimpinya semalam..


" kenapa gue bisa mimpi kayak semalam yaa...sepertinya gue pernah ke tempat itu deh nggak asing banget menurut gue tapi kapan...dan sosok itu siapa" Eza dalam batin dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan sampai Arya mengagetkannya


"woiii...ngelamun aja masih pagi tau.. kalo kesambet hantu demit baru tau rasa loee" ucap Arya yang sedikit mengagetkan Eza


"dasar lue kutu kupret, kalo gue jantungan gimana..untung nih jantung nempel ko enggak udah jatuh nih di perut" Eza yang sangat terkejut


"yaa maaf...elo sih ngelamun aja, emangnya kenapa sih pagi-pagi main ngelamun aja" Arya yang mulai duduk di kursi samping Eza


"gue kepikiran aja sama mimpi gue semalam..seolah-olah mimpinya tuh nyata banget kayak pernah ngerasain gitu" Eza


"emangnya apaan mimpi loe itu?" Arya

__ADS_1


dan Eza pun mulai menceritakan mimpinya panjang lebar sampai guru mapel masuk ke kelasnya


Selamat pagi Anak-anak...baiklah pelajaran kita mulai.......


__ADS_2