
Mira dan Restu berjalan beriringan mengelilingi mall bak sepasang kekasih yang tengah menghabiskan waktu weekend bersama, tidak sesekali pula mereka saling melempar canda dan tertawa bersama seolah-olah mereka berdua sudah kenal sangat lama
"oh iya Mir, aku baru ingat sedari tadi kita cuma keliling-keliling doang loh kamu nggak ada niat beli sesuatu mungkin"
"oh... nggak ada sih niatnya emang cuma mau muter-muter doang, sumpek rasanya di rumah doang Restu"
"emang kamu dirumah sendiri" tanya Restu lagi
"untuk sekarang iya pasalnya ponakan aku lagi liburan di luar kota" balas Mira membuat Restu manggut-manggut mengerti
"kita makan yuk, aku yang traktir" ajak Resatu membuat Mira menoleh kearahnya
"nggak-nggak ( Mira melambaikan kedua tangannya di depan wajah menolak ajakan Restu ) kali ini aku yang teraktir, bukannya waktu itu kamu udah teraktirin aku yah"
"oke deh terserah kamu" balas Restu dengan senyum manis di bibirnya yang lagi-lagi membuat Mira terpanah
sedikit salah tingkah, Mira melangkah lebih dulu menuju Resto yang dekat dimana tempat mereka berdiri. Sedangkan Restu lagi-lagi terseyum gemas melihat tingkah Mira itu
Mira melambaikan tangan saat melihat Restu memasuki Resto dan Restu melihat itu segera menuju tempat dimana Mira duduk
"kamu dah pesen" tanya Restu sembari membolak-balikkan lembar menu di tangannya
"belum nunggu kamu dulu" blas Mira
setelah memesan makan, Mira ijin ke toilet sebentar
__ADS_1
"emm Restu, aku ke belakang dulu yaa" ijin Mira di balas nggukan oleh Restu
Mira menuju toilet belakang setelah menanyakan dimana tempat tersebut pada pelayan yang ada disana
selesai akan hajatnya, Mira di buat terpekik saat tiba-tiba seseorang mencekal tangannya dan membawanya menuju tempat yang lumayan sepi
Mira yang masih memberontak di buat diam ketuka sosok itu tiba-tiba memeluknya erat
"aku merindukan mu Mira" bisiknya lirih membuat Mira diam terpaku saat mengetahui siapa pemilik suara itu
deg
"Fadil" lirih Mira
"sangat menenangkan" batinnya
beberapa saat dalam posisi itu, barulah Fadil melepaskan pelukannya dan memandang manik indah milik Mira
"aku merindukan mu Mir" ucapnya lagi sambio mengekus lembut pipi Mira membuat Mira yang tadinya masih diam membuku menoleh kepadanya
"bullshit" ucapnya menjauhkan tangan Fadil dari pipinya
"apa maksud mu Mira" tanya Fadil heran membuat Mira tersenyum sinis
"justru akunya yang harus tanya, apa maksud mu mengatakan itu pada ku sedangkan kamu sendiri bersama perempuan lain" ucap Mira membuat Fadil mengernyit heran
__ADS_1
"ahhh... sudahlah apa peduliku, aku permisi seseorang sedang menunggu ku" lanjutnya lagi dan berbalik pergi meninggalkan Fadil yang masih berdiri di tempatnya
"Mira.... kamu salah paham" teriak Fadil namun Mira hanya acuh
"kok lama" ucap Restu yang kini di depannya sudah ada pesanan mereka berdua
"di toilet ngantri soalnya" balas Mira dengan senyumnya
•••••••
"setelah ini kamu mau kemana" tanya Restu
kini mereka berdua berdiri di depan mall, Restu sedari tadi mengajak Mira puoang bareng namun Mira menolaknya
"nggak kemana-mana sih, mungkin setelah ini pulang"
"bareng aku aja yuk, aku anterin kamu" kesekian kalinya Restu mengajaknya
"nggak usah Restu aku bisa sendiri kok, laguan Jack ( asistennya) sebentar lagi nyampe kok"
"ohhh yaudah, aku duluan yaa" pamit Restu kemudian berlalu pergi
sedangkan Mira nyatanya alasannya tadi hanyalah sebuah kebohongan belaka
Mira menaiki taksi yang di pesannya menuju sebuah taman yang tak jauh dari mall
__ADS_1