
Eza, Arya,Justin dan satu-satunya perempuan adalah Inara, Kini mereka berempat tengah duduk di posisi masing-masing mengitari meja bundar itu.
"ngapain bengong aja Za" tanya Arya
"nggak..nggak papa" jawabnya
"bohong banget loe Za"cibir Arya membuat Inara dan Justin yang sedari tadi menikamti kentang goreng itu menoleh kearahnya
"pasti tentang tante Mira yaa" tebak Justin dan 100% benar adanya
"hmm" jawabnya lesu
"sama... om Fadil juga sama" Justin
"ngapain om Fadil ke Ausy Just"tanya Eza
"entahlah aku juga nggak tau" jawab Justin dengan kedipan bahunya
"aroma-aromanya mereka kek nya jodoh yang tertunda deh" sahut Arya sambil menyomot kentang goreng
"hmm...gue setuju" ucap Eza
Swdangkan Inara hanya diam sambil menikmati makanan yang ada di depannya itu, sayang kalau dilewatkan pikirnya.
__ADS_1
"agak-agaknya berat sih Za, satu sisi om Fadil udah ngaku cinta ama tante Mira tapi....." ucap Jistin yang menggantung
"iya...Bibi masih belum yakin Just ama perasaannya sendiri tapi ia juga merasa kehilangan sejak om Fadil pergi" jawab Eza
"terus gimana dong...mau buka biro jodoh?" sahut Arya
"husst...sok-sok an buka biro jodoh orang jodoh kamu aja nggak ada yang nyampe-nyampe" kali ini Inara buka suara
"masih di packing Ra..hehehe" jawab Arya dengan cengengesannya membuat Inara memutar bola mata jengah
"menurut aku ni ya....biarlah seperti ini dulu dengan mereka berjauhan, maka tantenya Eza akan sadar bahwa sebenarnya ia cinta ama om itu" ucap Inara yang masih belum mengerti persoalan tapi sudah memberikan nasehat
"seerti kata bang haji roama...semakin lama mereka berpisah maka....."ucap Inara kepotong
"SEMAKIN MESRA SAAT BERJUMPA" sahut Eza, Arya dan Justin bebarengan
"isss...menyebalkan" ucap Inara membuat mereka semua tertawa dan melanjutkan acara hangoutnya lagi
...........Rz22............
tak tetasa kini waktu cepat berlalu...
dimana hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun..
__ADS_1
1 tahun telah terlalui tanpa terasa berlalu begitu saja. Meninggalkan suka duka di belakangnya
tahun terakhir dalam menempuh pendidikan di bangku kuliahan, siapa yang tak gembira akhirnya tak lama lagi gelar yang di tunggu-tunggu akan tersemat di balik nama masing-masing
berbicara mengenai hubungan....
semakin erat saja jawabannya...walaupun begitu banyak badai yang menerpa hubungan itu,tapi nyatanya semakin erat saja
soal Marcella dan Tiara, tentu saja tak ada henti-hentinya mengejar Eza, tqpi sayang usahanya tetap sia-sia
Dan Dirga...walaupun seoalah diri tak peduli tapi nyatanya cinta itu semakin tersemat saja dalam hatinya dan jalan terbaiknya lebih baik diam dari pada pertemanan anatar ia dan Ianar lenyap begitu saja
Terus gimana hubungan Eza dan Inara?
nyatanya Eza tak berani mengungkapkan, ua takut Inara tak memiliki rasa padanya, sedangkan Inara tak begitu menunjukkan gelagat-gelagat orang yang tengah jatuh cinta, hanya saja ada satu perasaan yang lebih condong nyaman antara ketiga sahabat cowoknya itu.
Arya...yup makin kesini Inara lebih menjodoh-jodohkan ia dengan Eca, sedangkan Arya hanya cuek bebek menghafapinya membuat Inara merasa bosan sendiri mengganggunya
Justin...? siapa sangka primadona satu ini jatuh cinta pada Ifa sahabat Inara berkat perjuangan keras Inara menjadi makcombalangnya, dan tentunya Ifa menjadi salah-satu perempuan yang super beruntung mendapatkan Justin.
Bi Mira? Om Fadil?
nyatanya 1 tahun ini mereka semakin renggang saja, tak ada komunikasi sama sekali, kecuali saat terakhir kali Fadil pamit padanya.
__ADS_1
dan Mira....waktu panjang ini membuatnya mengerti dan sadar ternyata rasa kehilangan, kekosongan dan kehampaan itu adalah CINTA, tapi sayang membuat ia harus menyesal dan menunggu dalam waktu lama juga untuk menanti Fadil kembali...entah kapan...
Eps selanjutnya mulai berkonflik