
Setelah kurang lebih satu jam dia membereskan semuanya dan menyiakan kopi, dan telur mata sapi di atas meja untuk Refal sarapan dia melangkah ke arah kamar Refal.
Tok tok tok.
Ceklek..
" Tuan, semua sudah selesai tuan bisa sarapan dulu." ucap Arini saat Refal muncul dengan pakaian jaket jins nya.
Visual mas Refal biar bisa mengkhayal Indah 😂
" Hemmm... " jawab Refal dengan singkat.
Melangkah meninggalkan Arini yang masih terpaku melihat Tuan nya dengan penampilan yang berbeda. Karena, biasanya Arini melihat Refal dengan setelan kemeja dan celana bahan.
Tapi, yang buat Arini bingung dengan sikap Refal yang berubah menjadi dingin.
" Ada apa sama Tuan Refal.. mendadak aneh gitu.. " batin Arini.
" Kamu mau terus jadi patung disitu, ayo cepat.. kita harus ke rumah utama..!! " seru Refal dengan sefikit meninggikan suara mengagetkan Arini tentunya.
" Ehh.. tuan sudah selesai sarapan?? " tanya Arini karena perasaan baru beberapa saat lalu Refal menuju dapur.
" Nggak sempet Rin, oma sudah telpon aku terus.. " jawab Refal dengan memakai sepatunya.
" Tunggu sebentar tuan.. saya ambil tas saya..!! " ucap Arini .
Arini bergegas mengambil slim bag nya dan melewati. meja makan terlihat roti yang dia siapkan belum sama sekali di sentuh tuannya.
Dengan cepat Arini mengabil kotak makan nya yang tertinggal di dapur dan menyiapkan dua lembar roti yang dia siap kan tadi,dan menaruhnya di kotak bekalnya.
" Ariniiii...!!!! " teriak Refal
" Iya sebentar..!! " seru Arini dengan sedikit berlari menghampiri tuannya yang sudah melenggang terlebih dulu.
Sampai di basement Apartemen mereka menuju sebuah mobil berwarna putih dan segera mereka masuk.
" Pasang seatbelt nya.. ribet amat sih kamu, bawa apa lagi tuh? " tanya Refal melihat Arini yang kerepotan memegang kotak makan.
" Roti, tuan kan belum sarapan.. nanti masuk angin. " jawab Arini enteng.
" Hahh... nggak usah, emang saya anak kecil... kalau saya lapar bisa makan sendiri.. " ucap Refal dengan nada datarnya.
__ADS_1
" Lahhh... kan memang saya maid tuan,siapa juga tadi bilang mau sarapan roti.. giliran disiapin boro di makan di colek aja nggak. " gerutu Arini dengan memanyunkan bibirnya.
" Kalau saya makan gimana, kan..kamu lihat saya lagi nyetir.. " ucap Refal masih fokus dengan pandangan tetap ke depan.
Arini dengan senyuman penuh arti akhirnya, dia memberanikan diri menyodorkan makanan yang di tangannya ke arah Refal.
" Aaaa... ayo cepet ,mumpung lampu merah.. " Arini menyodorkan makanan itu ke depan mulut Refal. " Ayo ..tuan, pegel nih..!! " seru Arini dengan sedikit ragu Refalpun mengikuti arahan Arini.
Refal menerima suapan dari tangam Arini, ada rasa yang berdesir di hati Refal, namun... dengan cepat dia tepis karena mengingat jika dia sudah memiliki Dinda.
Selama perjalanan keduanya diam dalam pemikiran mereka masing-masing.
" Aduhhh... Rin, kamu berani banget sih.. sampe mau suapin tuan Refal, astaga... kalau Ayu tahu apa kata dia.. pasti dia bilang aku gatel.. haisssttt.. " batin Arini meruntuki kebodohan nya tadi.
" Jantung..ya Allah, kenapa jantung gw..baru di suapin Arini roti aja jedag jedug kaya nari disco.. huftt.. " batin Refal bingung dengan apa yang terjadi pada jantungnya yang selalu berdetak kencang saat Arini melakukan hal manis padanya.
Empat puluh menit mereka sampe di rumah yang begitu besar bak istana, mobil milik Refal masuk dalam pekarangan rumah mewah itu.
" Ingettt..., jangan ngomong aneh-aneh sama orang disini, kamu cukup bantu masak saja." ucap Refal dengan mengingatkab Arini supaya tak sembarangan bertingkah.
" Iya.., tau nggak tuan... karena tuan ngajak saya kemari,saya batal ketemu sama Oma saya.. " keluh Arini dengan mengerucutkan bibirnya
" Kan kamu mata duitan, demi duit kamu rela nggak ketemu oma kamu ." ucap Refal dengan senyuman tipisnya
"Terserah.. sudahlah, sekarang kita turun." ucap Refal dengan membuka seatbelt nya begitu juga dengan Arini.
Refal melangkah menuju pintu utama dan diikuti Arini dengan terus melihat bawah melihat langkah tuannya.
Namun, sialnya saat Refal dengan tiba-tiba berhenti melangkah dan Arini yang tidak siap untuk berhenti alamat menabrak punggung kokoh Refal.
" Aisssttt.... tuan, kalau mau berhenti ngobrol dong..!! " tegur Arini dengan mengusap keningnya yang terasa sedikit sakit karena menabrak punggung Refal.
" Lagian siapa suruh kamu jkalau jalan nunduk mulu, trus.. kalau saya berhenti itu kan urusan saya.. bukan kamu..." jawab Refal dengan tatapan gemas pada maid nya itu yang sedang memanyunkan bibirnya.
" Iya.. boss selalu benar.. " ucap Arini pasrah.
" Nah... itu tahu?? udah ayo, lagian kalau jalan lihat depan jangan nunduk ..." ucap Refal melanjutkan langkahnya.
Saat masuk ke dalam rumah besar itu Refal langsung masuk begitu saja, namun.. beda dengan Arini.
" Assalamu'alaikum.. " seru Arini sedikit mengencangkan suaranya.
" Rin.. apa-apa-an sih kamu..!! " tegur Refal yang melihat tingkah gadis di sampingnya.
__ADS_1
" Yahhh... kan Rini biasa begitu tuan, ucapin salam nggak ada salahnya." bela Arini
" Wa_ Wa'alaikum salam.. den Refal, lho.. non...!! " ucap seorang wanita paru baya saat menyambut Arini dan Refal.
" Bii... di mana yang lain?" tanya Refal dengan cepat pada bi Siti.
" Ehh.. iya den, tuh di ruang tengah. " jawab Bi Siti yang masih memperhatikan Arini.
Arini tersenyum ramah pada Bi Mar dan menyalami Bi Mar seperti biasa. Bi Mar pun nampak senang melihat Arini ada di istana Kesuma.
" Non Arin kan? " ucap Bi Siti pelan seperti berbisik.
" I_iya bi ,kok bibi disini.. jangan bilang kalau Oma Sukma itu...
" Arin.....!! " panggil seseorang yang sedang berdiri tak jauh dari Arini dan Bi Siti berdiri.
" Omaaaa...!! " seru Arini dengan senyuman bahagia.
" Kamu kesini sama siapa..? " tanya Oma Sukma langsung memeluk sayang Arini dan seperti biasa menciumi gadis itu.
" Arin kesini sama....
" Oma kenal sama Rini dimana? " tanya Refal dengan pandangan yang terlihat bingung karena baru kali ini Omanya akrab dengan wanita muda kecuali Zaskia adik Refal.
" Bu... jangan bilang ini Arin, yang ibu ceritakan sama aku..? " tanya seorang wanita cantik walaupun tak muda lagi.
" Yah..benar,dia Arini gadis baik dan pekerja keras." ucap Oma Sukma.
" Trus kamu Fal... dari kapan kamu kenal Arin?" tanya mama Refal yang bernama Dewi.
" Arini itu, maid Refal.. " jawab Refal santai.
" Maid...????!!!" pekik Oma Sukma dan Mama Dewi.
" I_iya ,Arini maid di apartemen tuan Refal Oma, trus Arini juga OG di kantor Kesuma Group." jelas Arini jujur.
" Ibuuu...
" Rin, kamu kesini jauh-jauh suruh ngapain sama Refal." potong Oma Sukma.
"Suruh bantu masak, karena katanya disinu mau ada acara oma.. " jawab Arini dengan senyuman manisnya
Oma Sukma dan Mama Dewi saling pandang dan menatap Refal dengan penuh dengan tanda tanya.
__ADS_1
Bersambung