
" Pak Rahmat dan keluarga,, saya dan istri saya Yani,, datang kemari ingin meminta maaf karena saya sadar,, kesombongan saya tidak baik untuk semua orang dan terutama bagi keluarga saya sendiri,,Arini... terima kasih sudah sudi mengingatkan kami kemarin,, dan menampar kami dengan caramu,, maaf sudah membuat susah keluargamu selama ini,, saya tidak bisa memaksakan kehendak jika Pak Rahmat dan keluarga belum bisa memaafkan kami." ucap Karman.
" Juragan Karman,, kita hanya manusia biasa,, tempat salah silap dan dosa duniawi. kami Insyaallah ikhlas memaafkan kesalahan yang kalian sudah perbuat pada kami,,hiduplah berdampingan dengan warga dan semoga kita bisa selalu silaturahmi dengan baik nantinya." jawab Abah Rahmat pada Karman dan Yani.
Setelah menyampaikan segala sesuatunya dengan perasaan lega Karman dan Yani kembali kerumah mereka.
Begitu mudahkah, memaafkan.. itu cuma ada di novel 😂😂
.
.
" Karman tadi bilang kamu sudah ngingetin dia Rin,,maksudnya apa? "tanya Jenar saat mereka masih berkumpul di ruang tamu.
" Aku cuma bilang,, apa yang kita lakukan apa yang ada dalam diri kita,, mencerminkan siapa pribadi kita,, kalaupun seorang istri itu,, bertindak tak baik itu salah suaminya tak bisa mendidik istrinya,, karena setelah seorang laki-laki mengucap janji suci atas nama kita dikatakan Sah detik itu juga istrimu adalah tanggung jawabmu segala-galanya ,,juga dengan dosa tentunya." ungkap Arini dengan menatap suaminya sekilas.
" Mungkin kata kamu itu buat dia sadar. " Ucap mak Dijah.
Semua nya pun membenarkan,, kita tak akan tahu dengan proses apa seorang yang dikatakan jahat itu,,kembali menjadi baik. Sejatinya manusia semua baik,, tergantung dia bisa mengendalikan diri dari godaan setan atau tidak. Begitupun Karman,, dia dan Yani dengan berbesar hati meminta maaf pada keluarga Arini,, sebelumnya kesombongan nya yang terlampau tinggi.
Karena Melihat rahasia Yani terbongkar olehnya Arini berinisiatif untuk memperbaiki keadaan tanpa memberi tahukan pada keluarga nya.
Arini mendatangi Karman dan Yani,, memberikan sedikit saran pada dua orang yang sedang tersesat jalan itu. Pada dasarnya Karman dan Yani adalah orang baik,,maka dari itu Arini dengan beraninya mendekati mereka dengan perlahan,, bicara dari hati ke hati,,Yani melakukan kesalahan karena ingin menjadi milik Karman,, dan Karman dengan keegoisannya ingin memiliki Arini waktu itu, nurani kelakiannya tercabar kala mendengar Arini yang banyak di sukai para pria d Ooiii kampungnya,,dari situ Karman dengan nekad mendekati Arini dan melamarnya. Namun, Jika belom jodoh dia tak akan pernah jadi milik kita walau kamu sudah memeberikan dia gunung emas pun akan gagal juga.
.
.
Keesokan hari nya, Arini dan Refal serta para sahabat mereka pun, berpamitan untuk kembali ke Jakarta.
Namun,, semenjak Tommy dan Ayu di jodoh-jodohkan oleh para sahabatnya,, mereka sedikit menjaga jarak.
Sepanjang perjalanan dari rumah ke bandara Ayu terlihat banyak diam begitu juga dengan Tommy. Arini yang melihat sahabatnya sikapnya berbeda, dengan cepat mendekatinya.
" Haii.. kenapa diem aja sih,, kamu marah sama aku yah? " tanya Arini dengan wajah terlihat murung.
__ADS_1
" Aku nggak papa Rin, jangan khawatir.. cuma pengen diem aja,, capek." ucap Ayu memeberikan alasan.
" Oke,, aku bisa paham alasan kamu,,tapi.. jangan lupa kamu sama aku sudah dari kecil sama-sama,,jadi aku tahu kamu sedang tidak baik atau sedang baik-baik saja." tutur Arini merangkul bahu sahabatnya.
" Sayanggg.. yuk,, kita harus masuk." ajak Refal dengan menarik tangan Arini pelan dan menggandengnya.
Sementara Ayu pun mengikuti langkah Arini dan juga Refal.
Setelah masuk di pesawat,, ternyata Tommy dan Ayu satu bangku.
" Bagus.. tukeran tempat duduk yaa?" ucap Ayu pada Bagus.
Bagus yang mendengar permintaan Ayu tersenyum kaku." Maaf nih Yu,, bukan nggak mau masa lo tega pisahin gw sama ayang gw.." ungkap Bagus.
" Anj*r...kalian jadian, kapan,,kok gw nggak tahu." sungut Ayu.
" Semalem,, sorry ya yuu.. tenang lo duduk sama Tommy nggak ngapa-ngapa kok,, dia sudah jinak." canda Bagus.
" Nggak lucu.." sahut Ayu.
" Sealergi itu,, lo duduk sama gw? " bisik Tommy pada Ayu. " Kenapa,,jijik banget lo duduk sebelah gw?" tanya Tommy lagi
" Biasa aja, sudahlah diem nggak usah banyak omong." jawab Ayu dengan ketus.
" Gw perhatiin sikap lo beda ke gw setelah waktu itu nggak sengaja lo ketemu gw di..
" Bisa diem nggak,, nggak usah repot-repot ngingetin gw soal yang nggak penting." potong Ayu membuat Tommy terdiam .
Flasback on
Malam itu ,,di sebuah club Ayu , Fitri dan Jaenap sedang menikmati malam minggu mereka. Dan Tommy Cs pun ada ditempat yang sama. Setelah membereskan urusan dengan Sonya Tommy Cs ke club dan juga Marco juga Geon pun tak ketinggalan.
" Fit, Jee.. aku ke toilet dulu yaa.. " ucap Ayu pada dua sahabatnya.
" Oke.. " jawab kedua gadis itu.
__ADS_1
Ayu melangkah ke arah toilet, namun,, belum sampai toilet dia di kejutkan dengan penampakan seorang pria yang sedang menikmati kemesu*annya bersama seorang gadis.
Glutakkkk..
Tas Ayu terjatuh di lantai karna saking kagetnya. Mendengar suara benda jatuh otomatis dua insan yang sedang melakukan adegan vulgar di koridor toilet itu pun menoleh pada sumber suara.
" A_ayu..kamu..?!" Ucap Tommy dengan tatapan terkejut.
" Sorry gw nggak sengaja. " ucap Ayu dan cepat mengambil tasnya dan berlalu pergi.
Tommy seolah seperti kepergok selingkuh oleh kekasihnya.,, Tommy buru-buru menyusul Ayu.
" Yu,, Ayu,, Ayu tunggu..,, tunggu Yuu,,biar gw jelasin." ucap Tommy dan meraih tangan Ayu. Dengan kasar Ayu melepaskan genggaman tangan Tommy.
" Mau jelasin apa,, lagi pula gw bukan siapa-siapa lo .. lo pria single. jadi,, lo bebas melakukan apapun yang lo mau,, dan nggak ada hubungannya sama gw sama sekali..Permisi.!!" Ayu dengan cepat berlari menghindari Tommy dan bergabung lagi dengan sahabatnya
Sejak itu,, Tommy merasa Ayu berubah sikap padanya,, dan cenderung menampakkan wajah tak suka bahkan melihat Tommy sinis.
"Lo pasti Jijik deket gw kan? " tanya Tommy dengan fokus menatap ponsel di tangannya .
" Nggak,, gw cuma nggak mau orang mengharapkan kita sama-sama tapi,, nyatanya nggak bisa." ungkap Ayu.
Tommy mendengar ucapan Ayu pun beralih melihat ke arah Ayu." Kenapa, apa karena aku seorang pecinta ONS,,jadi nggak layak buat kamu wanita baik-baik yang sukanya Clubing? " ucap Tommy sinis.
" Iyaa,, aku suka Club tapi...bukan untuk menjajakkan diri,, aku kesana cuma menjaga dua bocah itu,, apa wanita yang ke Clubing nggak berhak ingin punya suami yang bisa membuat dia lebih baik,,bukan hanya memikirkan sel*ngk*ngan saja." ucap Ayu melirik sinisTommy.
" Semua itu aku lakukan juga ada alasannya." kilah Tommy tak mau kalah
" Alasan nafsu?? sudahlah,, nggak usah repot-repot mencari pembenaran,, hidupku hidupku dan hidupmu pilihanmu sendiri.
Tanpa sadar,, selama pembicaraan mereka berdua penyebutan kata GW, Lo,, berubah jadi Aku,, Kamu yang terkesan mereka sepasang kekasih yang sedang berantem.
" Kamu dengar nggak Je,,Tommy sama Ayu panggolnya sudah aku,, kamu... satu step lagi pasti kita akan berhasil." ucap Rizal yang sedari tadi memasang kuping untuk menguping pembicaraan Ayu dan Tommy.
Bersambung
__ADS_1