7 Hari Mencintaimu

7 Hari Mencintaimu
# Firman yang selalu Sayang Arini


__ADS_3

Flashback On


Hari ini Firman mengantar keluarganya ke Bandara untuk pergi ke Surabaya, dalam perjalanan pulang kerumah Intan menghubungi Firman untuk meminta Firman beli Roti kesukaan nya di Toko kue Arini.


Akhirnya Firman pun menyetujui, sampai tragedi kecelakaan Arini .


Saat segala kepanikan dan ke khawatiran Firman dengan kondisi Arini, Intan sempat menghubungi Firman untuk menanyakan pesanan roti kesukaan nya yang Firman beli di Toko Arini.


Firman mengungkapkan bahwa sekarang dia di Rumah Sakit untuk membawa Arini karena kecelakaan. Intan pun percaya dan turut mendoakan semoga Arini baik-baik saja. Sampai akhirnya Putri Arini yang baru di lahirkannya meninggal dunia.


Firman merasakan hancur karena tak dapat menyelamatkan Arini dari kecelakaan itu. Walaupun sudah tak bisa memiliki Arini,Firman ingin tetap melindungi Arini jika dia dekat Firman tapi ,Firman merasa gagal akan hal itu.


Sampai pemakaman Disha pun Firman ikut membantu mengurus pemakaman itu dengan keluarga Kesuma, bersyukurlah karena Refal menerima bahwa dia ikhlas membantu dan bilang ke Refal jika dia sudah menganggap Arini jadi bagian keluarganya apalagi ibunya sangat menyayangi Arini lebih dari menyayangi dirinya.


" Kamu tahu penyakit Arini? " pertanyaan yang diajukan Refal sesaat setelah mereka mensucikan baby Disha.


" Tahu, tapi..aku pun nggak sengaja." jawab Firman santai.

__ADS_1


" Maksudnya? "tanya Refal dengan pandangan penuh selidik.


" Aku nggak sengaja lihat Arini keluar dari ruang Praktek Dr Kinan, aku sempat berpikir kenapa bisa Arini disana,,setahuku Kinan dokter spesialis Jantung, karena ibu ku juga pasien beliau. Untuk mengetahui bahwa apa yang aku pikirkan salah, aku ke bagian apotik, dan kebetulan aku juga akan mengambil obat buat ibuku, disana aku lihat Arini membawa kantong obat dan aku sempat merampasnya,, dan aku tahu dalam kantong itu, obat yang sama dengan obat jantung ibuku, akhirnya setelah aku desak dia cerita kalau memang dia mengidap Aretmia dan aku juga sarankan untuk jujur ke kamu bagaimana pun kamu suaminya,, tapi.. dia menolak,,dan memintaku merahasiakan dari siapa pun. Dia bilang kamu sedang banyak proyek sampai dia melahirkan, makanya dia nggak mau menambahkan beban pikiran kamu. Dia sangat cinta sama kamu Fal, jangan pernah sia-siakan dia seperti aku menyiakan dia dulu, aku sangat menyesal telah melukai hatinya,, dia orang baik, sabar dan juga terlalu tenang, dia pintar menyembunyikan amarahnya juga lebih mementingkan orang yang dia sayangi melebihi dirinya sendiri." terang Firman dengan panjang lebar


" Kamu masih mencintai Arini? " tanya Refal


" Cinta,, mungkin sayang iya.. tapi porsinya sekarang beda. Aku sayang sebagai bagian dari diriku artinya bagian dari keluargaku. Dia aku anggap jadi adikku,, Aku cuma ingin melihat dia bahagia, itu aja. Kalau dia tersenyum, aku merasa paling bahagia. Tapi,, dia sedih aku akan berkali lipat merasa sedih, dia adikku sekarang, Disha pun juga aku anggap jadi bedadari kecilku..,jika nanti Arini sudah sembuh tolong,, jangan abaikan dia. Dia akan selalu butuh kamu. " ungkap Firman dengan menepuk bahu Refal dan hanya anggukan yang bisa Refal berikan karena ke khawatiran dirinya saat ini tentang pendonor jantung untuk Arini.


Proses pemakaman Disha sudah selesai, dan Firman pamit untuk pulang karena dia belum istirahat sama sekali, karena besok paginya dia akan masuk kuliah juga.Sebenarnya Oma Sukma menyuruh Firman menginap namun, dua menolak. Walaupun hujan deras dia tetap pulang, dan untung saja dia membawa mobil sang ayah.


Sampai rumah, Firman mengingat tugasnya belum dia kirim ke dosennya dan akhirnya dia mengerjakan tugas kuliahnya sebelum dia tidur, jam Satu malam dia baru menyelesaikan tugasnya dan lanjut dia istirahat, pagi jam 5 dua bangun kebetulan di luar masih hujan namun karena terbiasa pakai motornya untuk ke kampus, dia memutuskan untuk memakai motornya yang dia beli bersama Arini. Dalam perjalanannya dia ingin menemui Arini sebelum kuliah ,saat lihat jam pun baru jam tujuh pagi akhirnya dia memutuskan untuk ke Rumah Sakit dulu. Pagi itu masih dalam keadaan hujan rintik-rintik dan saat melalui jalan lurus dia menambahkan kecepatannya,, Naas nya tiba-tiba karena medan jalanan licin dan mengalami slip Firman tak dapa yg mengendalikan motornya akhirnya tergelincir dan terlempar sampai menghantap pembatas jalan dan kepalanya menghantam pembatas dengan kerasnya ( bayangin aja Pembalap dalam sirkuit yang kena insiden) .


" A.. rin.. ni,,Re..fa.. fal." kata pertama yang di ucap Firman saat tersadar.


" Tenang pak, tenang dulu yaa.. " ucap salah satu perawat.


Dan dokter yang menangani di IGD pun akhirnya mengecek kembali keadaan Firman.

__ADS_1


" Dok.. dokter.. " panggil Firman dengan nafas tersengal.


" Iya pak,ada yang anda mau sampaikan? " tanya Dokter dan ada dua orang suster juga yang sedang mengecek Firman


" Jika saya,, tidak bisa di selamat kan,, saya ingin mendonorkan ,,mendonorkan jantung saya,, pada Arini,, yang ada,, di ICCU. " ucap Firman dengan nafas yang sudah tersengal.


" Bapak mau bicara sesuatu,biar saya rekam" ucap Dokter.


" Tolong rekam suara saya saja. " ucap Firman dengan terbata.


Akhirnya dokter itu pun merekam suara Firman yang sudah sedikit susah.


" Rin,, aku,, minta ,,maaf,, semua,, kesalahan yang,,selama,, ini,, aku,, buat,,jaga dirimu,, percaya,, aku akan,, selalu ada,, selalu satu,, dalam dirimu,, kamu hidupku,, kamu bahagiaku,, aku,, akan,, mengikuti kamu,, sampai nanti,, sampai dia,, tak bisa,, berdetak lagi,,jaga dia,, aku ikhlas,, karena satu,, satu hal,, yang bisa,, buat aku,, selalu,, ada dengan,, mu. jangan sedih,, Ikhlaskan,, semua,, sudah takdir,, aku bahagia,, bisa berguna,, buat kamu,, buat orang,, yang selalu,, memberiku,, semangat,,sekarang,, tugasku,,memberikan,, hidupku,, untuk bahagia,, mu,, aku janji,, aku pun,, akan menjaga,, bagian dari,, dirimu,, disana,,jaga Refal,,dia sangat mencintaimu,,I love u my Pritty girl ,,aku sudah,, punya yang lebih cantik dari kamu dia my Baby ."


Ucapan Firman pun terhenti dan di cek kesadarannya pun sudah tidak bisa. Saat itu jam delapan lebih Firman dinyatakan meninggal.


Flashback Off.

__ADS_1


Arini mendengar rekaman suara Firman pun tak kuasa menahan air mata nya. Bagaimana pun Firman pernah ada dalam hidupnya,, dia sangat baik pada Arini sebelum kisah masa lalunya kembali, Firman tak pernah menolak jika Arini menginginkan sesuatu. Firman adalah laki-laki pintar dan juga penyayang.Sangat ambisius karena dalam hidupnya dia punya planing dan dia tak mau dalam hidupnya tak ada progres.


Bersambung.


__ADS_2