7 Hari Mencintaimu

7 Hari Mencintaimu
# Ungkapan Tommy


__ADS_3

" Yu, are you okey? " tanya Refal pada sahabat istrinya.


Refal yang menanyakan hal itu tentu saja membuat para sahabatnya fokus menatap Ayu yanh sekarang sedang menangis


Tommy mendekati Ayu, dan menurunkan tinggi tubuhnya dengan menekuk kakinya memegang pundak Ayu yang bergetar.


" Yu.. bisa ikut aku? " ucap Tommy dan Ayu pun mengangguk.


Ayu dan Tommy akhirnya kini duduk di kurs yang ada di taman Rumah Sakit.


" Sekarang kamu bisa nangis sepuasnya di sini, kalau tadi kamu disana,, kasihan Refal. tambah lagi pikiran." Ucap Tommy terdengar lembut.


" Hiks ..hiks..hiks.. aku nggak tau ucapan Firman jadi kenyataan,dia memberikan Jantungnya untuk Arini, hari itu dimana kita berdua membawa Arini kesini, Firman sangat kacau melebihi aku sahabatnya,, Firman bilang hidupnya dalam penyesalan,, dan sekarang dia merasa mencintai tapi, tak mungkin memiliki, seandainya waktu dapat di putar dia nggak mau kuliah dan menyusahkan Arini dia ingin merubah menikahi Arini dan hidup sederhana, ternyata hidup mengalir apa adanya membuat Firman menikmati. hidupnya beberapa bulan ini, itu karena dia mengingat kata-kata Arini, hidup nggak usah ngoyo.. nikmati, syukuri, jangan lupa selalu berbuat baik itu yang selalu Arini katakan baik dengan ku atau Firman, aku sempat membencinya karena dia sudah melukai hati sahabatku,, tapi.. sebenarnya Firman orang yang sangat baik dan pekerja keras hiks.. hiks.. hiks" ungkap Ayu dengan isk tangisnya.


" Kamu begitu kenal dengan sosok mantan kekasih Arini, bisa menilai orang itu.. apa kamu nggak pernah liat kebaikan dari seorang Tommy Wibisana?" tanya Tommy dengan menatap ke arah depan tanpa melihat Ayu yang sedang berusaha menenangkan dirinya.


Mendengar ucapan Tommy otomatis otak waras Ayu On dan menoleh ada Tommmy, melihatnya dengan sinis.


" Pleyer ,Cassanova, Baj*ngan tengik, Brengs*k..Pecun.... dnnjmmmmmhhh"umpat Ayu.


Namun,Tommy yang mendengar saat Ayu mengimpat dirinya merasa gemas dengan gadis itu dan dengan tanpa aba-aba Tommy meraup bibir manis Ayu tanpa sisa.


Mel*mat nya dengan penuh dengan perasaan. Ayu yang merasakan hal ituingin melawan tapi,di kalahkan dengan rasa nyaman dan merasa lembut saat Tommy melakukannya. Tanpa sadar Ayu memejamkan matanya dan mulai membalas perbuatan Tommy dalam sela kegiatan menikmati lembutnya bibir Ayu, Tommy tersenyum tipis. Setelah dirasa bibir Ayu yang sudah mulai kebas dan terlihat sedikit bengkak Tommy melepas pagu*an mereka.


" Gimana, ciu*an Cassanova Brengs*k buat kamu basah sayang..." bisik Tommy


Bugh.. Bugh.. Bugh..

__ADS_1


" Kamu..!! " seru Ayu memukul mulul dada Tommy dengan kencang.


" Auchh... heiii.. heiii hentikan yang... sayang.. look..!!"


Tommy menangkap tangan Ayu yang memukul dadanya, dan menangkupkan kedua tangannya diantara pipi Ayu dan mengarahan untuk menatapnya..


" Kamu jahat Tom.. jahat tau nggak..!!" bentak Ayu dengan air mata yang sudah menetes.


" Sorry.. I Love you.. I love you so much Ayu Habsari." ucap Tommy dan membawa tubuh Ayu kedalam dekapannya.


Ayu yang hanya bisa menangis dan merasakan pelukan ternyaman dari orang yang selama ini dia hindari setelah kejadian di Club malam .


" Maafin aku,, selama ini mengacuhkan kamu,, membuat kamu membenciku,,maaf.. aku akan memperbaiki semuanya dan aku akan menikahimu. " ucap Tommy mencium pucuk kepala Ayu bertubi-tubi.


Flashback On.


Ayu yang sedang menikmati malam itu, walaupun ke club masih dengan prinsip hidupnya tanpa alkohol. Sementara di sudut club terlihat seseorang yang sedang menghilangkan penat nya dengan menyambangi club teman karibnya.


Tommy melihat Ayu di masuk ke dalam club danTommy mengenali Ayu sebagai sahabat Arini istri Refal. Mata Tommy tak lepas dari sosok cantik yang membuat jantungnya berdetak kencang saat pertama kenal, namun.. Tommy yang notabenenya seorang pemain tentu saja tak percaya akan hal namanya Cinta.


Tangan nya mengepal kala melihat Ayu yang mulai di perlakukan kurang ajar oleh laki-laki asing, Tommy yang sedang setengah sadar.Akhirnya dia melangkah mendekati tempat dimana Ayu berada.


" Lepas..!! jangan kurang aja ya...!!"bentak Ayu tanpa takut .


" Ayolah cantik,, nggak usah jual mahal,, pasti lo kesini juga ingin kenikmatan... hahaha.. " ucap seorang pria dengan beberapa temannya.


" Heii.. bro,, lepasin cewek gw..!! " teriak Tommy dan mendorong tubuh laki-laki yang memegan tubuh Ayu.

__ADS_1


" Tommy..!! " seru Ayu melihat orang yang dia kenal


" Woiii.. sabar bro,, gw belum apa-apain cewe lo..!! " ucap laki-laki itu dengan menahan Tommy yang akan menghajarnya.


Siapa yang nggak kenal Tommy Wibisana, seorang Cassanova yang sangat digilai wanita.


" Ikut gw..!! " ucap Tommy dengan kasar Tommy menarik tangan Ayu, dan membawanya ke satu tempat.


" Kita mau kemana Tom, aku mau pulang." ucap Ayu yang terlihat bingung dan juga takut saat Tommy membawa dirinya ke sebuah lorong yang di sisi kanan kirinya terdapat pintu-pintu seperti kamar kost.


" Kamu harus dapet hukuman karena sudah berani ke tempat seperti ini dan tidak akan pernah menginjaknya lagi nanti." ucap Tommy dengan menatap sekilas Ayu dengan pandangan yang aneh.


Tommy mendorong Ayu ke satu kamar, dan langsung menguncinya.


"Tom,, kita ngapain disini,, aku mau pulang." ucap Ayu dan akan melangkah menuju pintu namun dengan cepat Tommy menangkap tubuh Ayu dan tanpa aba-aba Tommy ******* habis bibir Ayu.


Ayu yang pertama kali mendapatkan serangan dari Tommy tentu kaget,, karena Tommy memaksanya membuka mulutnya dan tak banyak basa basi Tommy men eksplor bagian dari mukut Ayu. Bagai candu Tommy merasakan bibir Ayu. Beda sangat beda,,Ayu yang tadi berontak dan berusaha kabur tenaganya sudah habis untuk melawan Tommy.


" Kamu sudah berani kesini,, aku nggak akan biarin siapa pun milikin kamu..,,kamu milikku baby.. " ucap Tommy di kuping Ayu.


" Kamu mabuk Tom, lepasin aku ..ini salah..!! " Ucap Ayu.


Namun, apa yang terjadi Tommy meruntuhkan semua yang Ayu katakan, Tommy memberikan sentuhan terbaiknya pada Ayu, sampai setan, jin iprit pun ikut menggoda mereka, dan Ayu terbuai dengan perlakuan Tommy dan terjadilah penyatuan tanpa ikatan dan status pacaran antara mereka. Tommy merasa bersalah dengan apa yang dia perbuat pada Ayu.


Namun,saat Tommy ingin mempertanggungjawabkan apa yang dia perbuat pada Ayu, dia melihat Ayu yang dekat dengan seseorang,, Tommy menganggap wanita sama Saja. Sampai di malam dimana Ayu memergoki Tommy yang sedang bermain dengan seorang wanitanya, disana terlihat wajah Ayu terlihat sedih, marah, kecewa,terlihat Ayu yang pergi dengan menangis. sejak itu Tommy tak lagi melakukan ONS,setiap akan melakukannya selalu melintas bayangan Ayu.


Setiap hari tanpa Ayu tahu Tommy selal memperhatikannya, Refal yang sudah tahu dengan kejadian Tommy yang sudah kurang ajar dengan sahabat istrinya tentu kecewa dan mendorong Tommy untuk menjadi laki-laki bertanggung jawab,makanya waktu di Kampung Arini, Refal melihat semangat untuk membantu Tommy bersama Ayu namun ,Ayu menolaknya.Dari saat itu, Tommy meyakinkan dirinya jika dia sudah jatuh cinta dengan sosok Ayu yang judes namun, manis .

__ADS_1


Betsambung


__ADS_2