
Aku menyukai mu Anin,,,
Aku kaget saat pak Ghian berkata seperti itu pada ku.
Tatapan nya sangat dalam pada ku.
Jantung ku rasa nya berdetak begitu cepat,seolah-olah aku baru saja berlari begitu cepat.
Tenang Anin,,tenang kamu tidak boleh kelihatan salah tingkah seperti ini.
"Ya tentu saja bapak menyukai ku,karena Aku adalah karyawan terbaik bapak kan."Ucap ku sambil tertawa mencoba mencairkan suasana.
Tetapi pak Ghian semakin dalam menatap ku.
"Aku benar-benar menyukai mu Anin,dan Aku rasa aku sudah jatuh hati padamu saat pertama kali kita bertemu di taman."Ucap nya lagi pada ku.
"Bapak pasti bercanda kan??bapak pasti sekarang lagi ingin menghibur saya kan?"Ucap ku lagi sambil tertawa.
Aku merasa seperti orang bodoh sekarang yang salah tingkah di depan pak Ghian.
"Saya tidak bercanda Anin,kamu boleh tatap mata saya jika kamu tidak percaya."Ucap nya pada ku.
"Apa bapak lupa jika aku adalah istri orang.Dan seharus nya bapak tidak boleh ada perasaan seperti itu pada ku."Ucap ku pada nya.
"Tidak ada seorang pun yang bisa melarang perasaan seseorang,Aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menyukai mu."Ucap nya lagi.
"Tapi status saya adalah istri orang pak."Ucap ku mencoba mengingatkan lagi.
__ADS_1
"Sebentar lagi kamu bukan istri orang Anin.Kamu dan Pras akan berpisah."Ucap nya lagi pada ku.
Kenapa pak Ghian jadi seperti ini,aku menjadi kaget dengan sikap nya yang seperti ini.
"Walaupun saya tidak lagi menjadi istri mas Pras nanti,mungkin saya belum terpikir untuk membuka hati saya lagi pak.Saya masih ingin sendiri."Ucap ku pada pak Ghian.
"Aku akan menunggu mu Anin,,"Ucap nya lagi.
"Menunggu maksud nya pak?"Tanya ku pada nya.
"Menunggu sampai kamu mau membuka hati kamu untuk ku."Ucap nya lagi.
Aku tersenyum melihat nya.
"Kenapa kamu tersenyum?apa ada yang lucu?"Ucap nya pada ku.
Pak Ghian pun tertawa juga.
"Akting ku bagus kan nin?sudah boleh belum Aku ikutan casting sinetron?Ucap pak Ghian pada ku sambil tersenyum.
"Sudah pak,bapak sudah cocok ikutan main sinetron."Ucap ku sambil tersenyum.
"Apa kamu tadi mengira itu benar Anin?"Tanya nya pada ku.
"Tentu saja tidak pak,saya tahu bapak hanya bercanda."Ucap ku pada nya.
"Ternyata kamu pintar Anin."Ucap nya pada ku sambil tersenyum.
__ADS_1
Ternyata Ia benar-benar cuma bercanda.Ada sedikit rasa kecewa yang aku rasakan saat ini.
Hei Anin,kenapa kamu malah menjadi kecewa?bukan kah kamu tadi yang menyadarkan pak Ghian.Kenapa malah kamu yang kecewa saat ini.
Entah kenapa seperti ada rasa kecewa dalam hati ku saat mengetahui jika Pak Ghian cuma bercanda bilang suka pada ku.Apa aku menyukai dia??
Anin sadar Anin,,dia itu adalah atasan mu.Kamu tidak bole mempunyai perasaan seperti itu.
Apa kamu lupa jika proses perceraian mu belum selesai.Terlalu dini untuk membuka hati.
"Anin,,kenapa kamu diam?kamu melamun?"tanya pak Ghian pada ku.
"Tidak apa pak,kepala saya hanya sedikit pusing lagi."Ucap ku berbohong.
"Apa kita ke rumah sakit saja Nin?biar kepala mu bisa di cek sekalian."Ucap pak Ghian lagi.
"Tidak usah pak saya seperti nya butuh istirahat saja."Ucap ku lagi
"Baik lah jika begitu ayo kita pulang."Ucap nya sambil tersenyum pada ku.
Aku hanya mengangguk kecil.
Aku sebenar nya tidak mau pulang,aku masih ingin mengobrol dengan pak Ghian.Tapi aku tidak mungkin mengatakan nya.
Entah kenapa aku tidak mau mengakhiri perjalanan ini.Aku seperti tidak ingin cepat berada di kost an.
Anindya,,jangan bilang jika kamu menyukai pak Ghian!!!!
__ADS_1
*****