Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 42


__ADS_3

Aku bukan perempuan lemah!!!


Mungkin kalian berpikir Aku akan diam saja setelah apa yang kalian perbuat pada ku.


Aku terus melajukan mobil dengan kecepatan tinggi,Aku takut mas Pras menyusul ku di belakang.


Tadi Aku sempat mendengar mas Pras berteriak memanggil nama ku,saat Ia melihat mobil nya ku bawa kabur.


Ia mencoba mengejar ku,tapi Aku sudah langsung menancap gas dan pergi meninggal kan rumah.


Aku tak menghirau kan teriakan nya,yang ku ingin kan saat ini adalah menemui wanita itu.


Aku harus memberi kan Davina pelajaran,karena Dia yang sudah membuat mas Pras jadi berubah pada ku.


Ponsel ku terus berdering,tak ada satu pun yang Ku angkat,,


Aku yakin itu mas Pras yang menelpon ku,,,


Masa bodoh dengan telepon itu,Aku hanya ingin cepat tiba di kantor wanita itu.


Akhir nya Aku tiba tempat pemrotretan Davina.Aku langsung menuju ke dalam.


"Saya mau bertemu Davina,saya sudah janji dengan nya."Ucap ku pada security


Aku sengaja berbohong kepada security dengan mengatakan Aku sudah ada janji dengan Davina.


"Silahkan masuk Nona,,nanti langsung saja ke ruang pemotretan di pojok koridor ini."Ucap security pada ku.


"Baik terima kasih."Ucap ku sambil berlalu.


Aku tak tahu yang ku lakukan saat ini benar atau tidak.Tapi hati ku sudah terlalu sakit di buat oleh mas Pras dan Davina.


Aku tiba di depan pintu,terlihat para model sedang berkumpul di sana.Seperti nya mereka lagi mendengar arahan dari seorang pria.


Itu dia Davina,,,


Ia ada di pojok ruangan ini.


"Maaf nona,,mau mencari siapa??"ucap seorang wanita pada ku.


"Aku ingin bertemu dengan Davina."Ucap ku pada wanita itu.


"Tunggu sebentar Nona."Ucap nya pada ku.


Tak lama Ia masuk ke dalam dan memanggil Davina.


Davina pun keluar.Ia kaget melihat ku datang menemui dia.


"Mau apa Kamu??"Tanya nya pada ku.


"Aku ingin bicara."Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Bicara apa lagi??"Tanya nya lagi pada ku.


"Apa kamu yakin mau bicara di sini??"Tanya ku lagi.


"Ya katakan saja,Aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni mu."Ucap nya pada ku.


Sombong sekali wanita ini.Aku rasa nya benar-benar ingin memberi Ia pelajaran.


"Aku ingin kamu meninggalkan mas Pras."Ucap ku pada nya.


Ia tertawa mendengar perkataan ku.


"Memang Kamu siapa nyuruh-nyuruh aku??"Ucap nya pada ku.


"Davina,Kamu juga seorang wanita kan.Tolong gunakan hati nurani Kamu."Ucap ku lagi.


"Kamu tidak berhak melarang ku untuk mendekati Pras,karena Pras itu milik ku.Kamu yang mengambil nya dari ku."Ucap nya pada ku.


Apakah Ia tidak malu berkata seperti itu??kenapa jadi Aku yang Ia salah kan.


"Bukan nya Kamu yang meninggalkan mas Pras??Lantas mengapa seolah kamu yang tersakiti??"Tanya ku pada nya.


"Tau apa Kamu Anin,,Pras itu menikahi mu karena kasihan melihat mu bukan karena mencintai mu!!!"Ucap nya pada ku.


Plak,,,


Aku menampar pipi Davina.Untuk kedua kali nya Aku harus mendengar kan kata-kata ini lagi.Tega nya mas Pras mengatakan hal itu juga pada Davina.Sehingga Davina bisa berkata seperti ini pada ku sekarang.


Terlihat orang-orang mulai memperhatikan Aku dan Davina.Mungkin mereka bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dengan kami berdua.


"Itu memang pantas Kamu dapat kan."Ucap ku sambil tersenyum sinis pada nya.


"Dasar wanita gila!!!Pras itu tidak mencintai Kamu,Ia menikahimu karena kasihan melihat mu karena Kamu yatim piatu."Ucap nya berteriak pada ku.


Semua orang melihat ke arah ku.


Plak,,plak,,


Aku menampar pipi Davina lagi untuk kedua kali nya.


Tampak Ia kaget melihat apa yang ku lakukan pada nya.


"Kamu,,berani nya Kamu."Ucap nya mendekati ku sambil ingin menampar ku.


Dengan cepat aku menangkap tangan nya.Aku genggam tangan nya dengan sangat kuat.


"Lepas kan sakit,,Kamu sudah gila Anin."Ucap nya pada ku.


"Ya Aku sudah gila,dan bahkan bisa lebih gila lagi jika Kamu terus menganggu ku!!!"Ucap ku teriak pada nya.


"Security,,tolong panggil security,,wanita ini gila,Ia menyakiti ku!!!"Teriak Davina pada orang-orang.

__ADS_1


Aku tak perduli dengan teriakan nya,Aku terus memegang tangan nya dengan sangar kuat.


Walaupun badan ku kecil boleh di katakan tubuh ku sangat kuat.Mungkin karena sedari dini Aku sudah mandiri dan sering membantu ibu panti.Aku jadi kuat.


Aku bukan anak manja yang apa-apa di layani oleh pembantu seperti Davina.


"Lepas kan tangan ku sakit!!!Kamu gila!!"Ucap nya pada ku.


"Berjanji lah untuk tidak mendekati mas Pras lagi."Teriak ku pada nya.


"Tidak akan!!Aku tidak akan meninggal kan Pras!!!"Ucap nya pada ku.


Wanita sialan,,Ia benar-benar membuat Aku marah.


Aku pun menjambak rambut nya dan menarik nya dengan sangat kuat.Terdengar teriakan Davina.Ia pun melakukan hal yang sama pada ku.


Ia pun menjambak rambut ku,Aku pun menjambak lagi rambut nya dengan sangat kuat.


Aku tidak boleh kalah dengan wanita sialan ini.


Orang-orang di sekeliling Kami berteriak mencoba memisahkan Aku dan Davina.Tapi Kami tidak menghirau kan nya.


Tiba-tiba security tiba dan langsung menarik ku.


"Tolong nona jangan membuat keributan di sini."Ucap nya membentak ku.


"Bawa wanita gila itu keluar dari sini pak!!Dia sudah gila."Ucap Davina sambil merapikan rambut nya yang sudah acak-acakan.


"Ayo nona saya antar keluar."Ucap Security sambil menarik ku.


"Saya bisa keluar sendiri,jangan tarik saya!!"Ucap ku pada nya.


Security pun melepas kan tangan ku.


Aku melihat ke arah Davina dan tersenyum.


"Ini baru permulaan,,Saya bisa melakukan hal yang lebih gila lagi dari ini jika Kamu masih juga mendekati mas Pras."Ucap ku pada nya.


"Dasar wanita gila!!lLihat saja Aku akan melaporkan mu ke polisi."Ucap nya mengancam ku.


"Silahkan saja,,Aku juga bisa melaporkan mu dengan tuduhan perusak rumah tangga orang!!"Ucap ku lagi sambil tersenyum.


"Dasar wanita gila!!Wanita tidak berpendidikan!!!"Ucap nya sambil meninggal kan ku dan masuk ke dalam ruangan.


Aku pun tersenyum melihat nya,,


Ini baru permulaan,,,,


Aku pun menuju pintu keluar kantor.Semua mata tertuju pada ku.Aku tidak perduli itu.Yang penting Aku sudah memberi pelajaran pada wanita itu.


Rasakan Kau Davina,,,,

__ADS_1


******


__ADS_2